
Setelah pulang dari acara pernikahan Red dan veldora , Draka dan sikembar kembali disibukkan dengan para saudara yang lain.
Para saudaranya meminta untuk dicarikan pasangan yang berhasil membuat trio iblis tersebut pusing tujuh keliling.
Walau pun mereka banyak kenal sama orang akan tetapi lumayan sulit untuk bisa mencarikan pasangan yang sesuai untuk seluruh saudaranya yang belum mempunyai pendamping.
Begitu juga setelah sampai ditempat tinggal sikembar , Narazu datang untuk dinikahkan sama Andini secepatnya sebab dirimya yang tak terima didahului oleh Red dan veldora yang dianggap seorang saingan bagi dia.
Sikembar dan Draka pun langsung bergerak untuk tidak membuang waktu serta ternyata Narazu juga sudah bersiap sebab saat mereka sudah setuju.
Seluruh persiapan pernikahan sudah tersaji hanya menunggu calon mempelai yang datang dan benar saja setelah ketiga saudara itu sampai , Narazu langsung mendekat dan mencoba merangkul Draka akan tetapi gagal sebab Rapael yang menerjang sebab kesal terhadap sepupu angkatnya tersebut.
Draka dan Rapaela yang mengetahui ini pun langsung bergerak untuk menghubungi adiknya yang masih ada dirumah agar bersiap membawa ibu serta istri draka sekaligus ia juga menghubungi pasangannya sendiri.
Tidak lupa pula Rapael juga menghubungi pasangannya serta para bawahan untuk bersembunyi didekat acara sebab ia mendapat firasat buruk sejak bangun tidur dari mimpi buruk.
Acara pernikahan Narazu pun berlangsung dengan meriah dan nyaman akan tetapi hal itu tak berlangsung lama.
Sebab bawahan yang dibawa oleh sikembar memberi info bahwa salah satu wilayah tempat usaha miliknya telah diserang dan ada juga yang dikabar.
Draka yang saat itu bersama sang istri pun mengetahuinya sebab anggota miliknya juga memberi info .
"sayang aku mau pergi mengurus masalah pekerjaan dulu yah".ucap Draka sambil menatap ke wajah kedua istrinya
"baiklah suami kami paham dan hati hati yah".ucap Ulfah
"hati hati dijalan dan jangan pulang terlalu malam".ucap Rembulan yang kebetulan hari sudah mendekati sore
Draka pun menanggukkan kepalanya akan tetapi tepat ia berjalan tiga langkah hatinya mendapat firasat buruk.
__ADS_1
Dia pun hanya pergi kesudut ruangan dan bertemu sikembar yang kebetulan juga ingin pergi.
"mau kemana kalian terlihat tergesa gesa".ucap Draka
"kak tempat usaha kamu ada yang nyerang dan ini kami ingin pergi membereskan masalahnya".ucap Rapaela
"benar kak baru saja ingin berangkat kesana".ucap rapael
"jangan yang bakal kesana kamu rapael dan biarkan Rapaela berada disini dan nanti diriku menyuruh bawahanku ikut membawa dan kamy hanya menjadi pengawas disana".ucap Draka
Sikembar pun kaget dengan permintaan sang kakak yang tak membolehkan kakak perempuannya pergi bersama.
"ada apa kak sampai kamu ingin aku tetap berada disini".ucap Rapaela
"aku mendapat firasat buruk saat baru ingin pergi dan hal ini juga untuk mencegah hal yang tak diinginkan".ucap draka
"joker merah dan As yang bakal pergi kesana ".ucap draka
"kak apa yakin untuk mengirim orang gila itu kesana untuk membereskan masalah".ucap rapael dengan kaget
"yakin ini juga sebagai pencegahan kalau takutnya nanti bakal datang musuh yang menyusahkan".ucap draka
"perpaduan yang bagus kak joker merah sigila dengan As sang pemikir kalau tak ada hal tak terduga mungkin kekuatan mereka sebanding dibawah satu tingkat sama veldora dan Red".ucap Rapaela
Setelah beberapa diskusi Rapael pun pergi dari acara dengan melesat cepat tak terlihat mata biasa.
Sedangkan Draka dan Rapaela menyiapkan pasukan yang sudah mulai mengelilingi tempat acara dengan berbagai samaran.
Keduanya juga telah mempersiapkan jalur aman untuk membawa keluar para tamu kalau hal itu diperlukan.
__ADS_1
Ditempat acara tidak ada satu tamu pun yang sadar akan pergerakkan tersebut kecuali Narazu yang memiliki insting kuat dengan situasi sekitar.
...****************...
Dilain tempat terlihat kepanikan di sebuah gedung perusahan kecil cabang milik draka yang para karyawan sedang berlarian keluar dengan raut wajah ketakutan , cemas dan sebagainya.
Tak bisa digambarkan bagaimana eksperisi yang terlihat pada wajah para karyawan tersebut sebab hanya ada raut wajah campur aduk.
Disamping hal itu terdengar juga suara teriakan didalam gedung tersebut.
suara teriakan minta tolong dan belas kasihan maupun ampun terdengar jelas hampir keluar dari gedung.
......................
Dilain tempat juga terdapat hal serupa hanya saja yang membedakan adalah ditempat itu terlihat sebuah kebakaran besar yang mulai menghanguskan seisi gedung tingkat dua.
Dilantai dua itu pun juga terdengar suara teriakan minta ampun dari seseorang yang bisa ditebak adalah suara orang yang sedang disiksa tanpa ampun.
tanpa diketahui oleh pelaku terdapat sepasang mata yang mulai mengintai kegiatan tersebut diatas langit malam serta dua sosok yang berjalan perlahan menuju tempat pertama yaitu tempat kebakaran.
Kedua sosok itu pun langsung bergegas masuk kedalam gedung sambil mengarahkan kedua tangannya pada api.
Seketika saja api yang awalnya berkobar padam secara misterius serta kedua sosok itu pun terus berjalan perlahan membuat api lenyap menyisakan asap tebal.
Dua sosok itu pun tak terasa telah sampai ditempat pelaku yang berjumlah sepuluh kali lipat dari mereka yaitu dua puluh orang.
Dua sosok itu pun mengatur posisi dengan saling membelakangi dengan porsi tubuh siap menyerang dan bertahan.
Pertarungan besar dua pihak itu pecah yang hampir menghacurkan seluruh tempat dilantai dua yang hanya menyisakan setengah bagian yang masih utuh tak rusak sedikit pun.
__ADS_1