
setelah duduk ketiganya pun memesan makan yang mereka mau di daftar menu yang ada.
seluruh orang dikantin pun juga kembali makan seperti biasa setelah draka dan sang istri duduk.
setelah melihat makanan yang mereka pesan sudah sampai didepan mata ketiga nya pun langsung memakan makanan tersebut tanpa mempedulikan sekitar mereka.
selesai makan draka pun mengajak istrinya untuk bertemu Narazu terlebih dahulu sebelum pulang.
sesampai didepan ruangan milik Narazu ia pun langsung saja masuk tanpa permisi karena memang mendengar Sepupu angkatnya itu sedang berkomunikasi sama Andini pacarnya.
Narazu yang melihat draka pun kaget sekaligus takut karena ia sangat mengetahui bahwa kalau masih berada dalam wilayah kantor tak diperbolehkan mengurus urusan pribadi selama waktu jam kerja.
Narazu pun mencoba untuk tenang agar tidak ketahuan bahwa sudah berhubungan dengan Andini di jam kerja serta dirinya juga tidak sedang melakukan pekerjaan kantor dan fokus pada Andini saja.
narazu pun kena omelan keras draka karena mencoba lalai dalam melakukan tugas kantor miliknya serta telinga ia pun sudah merah karena dibuat mainan oleh istri sang sepupu.
awalnya kedua istri draka cukup kasian saat melihat Narazu dimarahi oleh suami mereka akan tetapi saat melihat banyaknya berkas berkas kerja yang belum dikerjakan oleh Narazu.
hingga akhirnya membuat keduanya ikut memarahi sambil menarik narik telinga milik sepupu angkat suami mereka tersebut.
dan sekarang wajah Narazu sudah terlihat menyedihkan lebih dari pada seorang pengemis dipinggir jalan.
setelah puas menghukum Narazu draka pun bertanya tentang jadwal penting yang ada karena memang ia tidak terlalu memperlihatkan jati dirinya.
draka ingin hidupnya tenang setelah menghadapi musuh besar dirinya yang sedang bersembunyi entah dimana.
walau pun ia bisa melacak keberadaan musuhnya tersebut entah karena memang sifatnya yang suka menyiksa musuhnya ia malah ingin bermain sama mereka semua.
"tiga hari lagi anda diundang ke acara pesta pernikahan pemimpin kota sparlingcity dan juga acara penetapan secara resmi pimpinan bayangan kota tersebut agar warga kota disana tidak terlalu khawatir saat terjadi sesuatu saat dikota tersebut".ucap Narazu
"bukan kah acara pengangkatan tersebut hanya untuk para warga kota sparling saja kenapa diriku bisa diundang".ucap draka
"entahlah untuk sekarang masih belum jelas alasan tersebut. apakah kau mau datang keacara itu ".ucap narazu
" untuk acara pernikahan mungkin aku bakal datang bersama istriku sekalian ingin melihat reaksi keluarga white ".ucap draka
__ADS_1
"suami mungkinkah pimpinan kota sparling ingin membuat masalah dengan dirimu".ucap rembulan
"dek mungkin lebih tepatnya dia ingin memamerkan kekuatannya pada warga kota sparling".ucap Ulfah
"bisa jadi juga seperti itu akan tetapi apa alasan pimpinan tersebut memilih suami kalian untuk menjadi sarana pamer kekuatan".ucap narazu
saat ketiga orang tersebut sedang berpikir draka pun tiba tiba menjawab pertanyaan yang sedang dipikirkan.
"dia ingin balas dendam sekaligus mendapat sanjungan oleh warga kota tersebut".ucap draka setelah mendapat info dari anak buahnya
"maksud suami bagaimana bukan kah dia saja belum pernah bertemu dengan suamiku ini".ucap ulfah
"kak mungkin dia adalah salah satu anggota keluarga yang berhasil selamat dari pembantaian yang pernah dilakukan oleh suami kita".ucap rembulan
"benar juga mungkin memamg benar seperti itu akan tetapi apakah suamiku ini sudah mengetahui siapa yang bakal menjadi pimpinan bayangan tersebut".ucap ulfah
"Adriel bellzuabab anak terakhir dan terkuat dari keluarga tersebut yang berhasil masuk militer pada umur 15 tahun".ucap draka
"bukan kah anak itu terlalu kuat untuk sekarang yang sudah berumur sedikit dibawahmu".ucap Narazu
"benar juga rembulan sependapat sama kakak bahwa mungkin hanya satu pukulan dari prajurit keluarga besar sudah mampu merubuhkan anak tersebut".ucap rembulan
Narazu yang mendengar pun langsung meneguk ludahnya dalam mulut karena ia juga baru mendapat info dari bawahannya tentang kekuatan Adriel tersebut.
saat ia mendengar perkataan istri dari sepupu angkatnya itu ia sangat tercengang entah harus percaya pada apa yang diucap oleh kedua wanita tersebut.
Narazu sangat tahu kekuatan dirinya miliki kalau ia harus bertarung melawan Adriel maka ia mau tak mau menggunakan kekuatan penuh dan itu pun dirinya bakal mendapat luka serius.
akan tetapi kalau benar yang diucapkan oleh istri sepupunya tersebut. ia sekarang sudah tak bisa membayangkan bagaimana kekuatan pasukan yang dibentuk oleh sepupu angkatnya sekarang.
menghilangkan kecemasan Narazu pun memilih untuk diam sambil mendengarkan apa yang dibahas oleh keluarga kecil tersebut.
setelah sedikit berbicara sama istrinya draka pun memutuskan untuk pergi kedua acara tersebut.
dengan alasan satu untuk menghormati pemimpin kota sparling dan yabg kedua adalah untuk bermain.
__ADS_1
draka pun juga mencoba untuk melihat bagaimana sifat dari Adriel tersebut serta ia juga menentukan apakah harus memulangkan bocah itu ke orang tuanya atau dibiarkan hidup saja.
ia juga sudah mendapat kandidat yang tepat kalau memang harus membunuh Adriel baik didepan umum atau pun dibalik bayangan.
setelah sedikit berbincang draka pun melimpah urusan komunikasi pada orang kota sparling pada Narazu.
draka pun langsung berlalu pergi bersama istrinya menuju mobil dan pulang karena memang pekerjaan yang harus diurus dirinya sudah selesai semua serta hanya menunggu tugas baru.
akhirnya keluarga kecil itu pun pulang menuju tempat tinggal mereka karena permintaan sang istri.
draka sebelumnya berniat membeli pakaian terlebih dahulu untuk kedua istrinya agar digunakan saat acara yang diadakan pada kota sparlingcity.
akan tetapi kedua istrinya tersebut bersih keras untuk tidak mau membeli hingga ingin menjewer telinga suami mereka.
draka yang sudah mengetahui hal itu langsung mundur dan menyerah dalam membujuk kedua istrinya tersebut.
sesampai dirumah ketiganya pun membersihkan diri sebentar secara bergantian serta kedua istrinya pun memasak bahan yang ada membuat makanan yang simple dan mudah.
setelah ketiga selesai bersih bersih tersajilah Nasi goreng dengan telor mata sapi sebagai lauk dari nasi tersebut.
ketiganya pun makan dengan lahap hingga hampir menghabiskan nasi goreng yang ada.
setelah makan ketiganya saling membantu untuk mencuci piring dan alat masak yang sudah digunakan.
akhirnya selesai mencuci ketiganya pun pergi menuju ruang keluarga yang terdapat televisi.
ketiganya menonton sinetron yang ditayangkan akan tetapi draka hanya memainkan ponselnya sambil mengelus kepala kedua istrinya yang sedang rebahan dipaha draka.
hingga secara perlahan kedua istrinya pun tertidur akan tetapi saat ia ingin menggendong istri draka mendapat telepati dari bawahannya tentang masalah yang tak bisa diatasi oleh mereka.
draka pun akhirnya hanya bisa secara perlahan ingin membangunkan sang istri akan tetapi karena tak tega ia pun menggendong istrinya secara bergantian menuju kamar dan menempatkan mereka ditempat tidur.
setelah selesai meletakkan tubuh sang istri ia menyelimuti tubuh sang istri secara lembut serta draka juga memanggil hewan kesayangannya untuk melindungi kedua istrinya tersebut.
akhirnya setelah yang dipanggil datang ia langsung pergi menuju kearah bawahannya.
__ADS_1