
dipagi harinya draka terbangun lebih dahulu serta ia langsung saja keluar dari kamar hotel dan memesan makanan dan minuman untuk sarapan mereka bertiga.
setelah memesan makanan ia pun kembali masuk kedalam kamar serta draka langsung mendekati istrinya.
sesampai dikasur ia langsung saja memposisikan dirinya ditengah dan draka pun mengelus sekaligus menepuk pelan pipi masing masing istrinya.
"sayang bangun udah pagi apa kalian tak beribadah seperti biasa".ucap draka
kedua istrinya pun hanya mengeliat dari tidurnya serta terlihat bahwa kedua masih memejamkan matanya.
draka yang mulai iseng akhirnya menggelitiki tubuh istrinya hingga membuat keduanya terbangun tiba tiba dan tertawa keras.
"hahahahahah. udah sayang berhenti dong please".ucap ulfah sambil terus ketawa
"hahahahaahahah.ya sayang udah cepat berhenti nih kami sudah bangun".ucap rembulan
"gak mau berhenti sebelum kasih hadiah pagi dulu".ucap draka sambil terus menggelitiki istrinya
"iya iya sayang ini udah bangun".ucap ulfah sambil duduk setelah berhenti digelitiki oleh suaminya
"baiklah sekarang sana mandi dan bersiap siap biar kita jalan jalan lebih dulu".ucap draka
"oke suamiku yang tampan".ucap rembulan sambil menarik ulfah karena ia merasa bahaya sedang menghampirinya
dan benar saja sesaat setelah kepergian keduanya draka langsung mengetuk pintu kamar mandi dan meminta haknya karena tiba - tiba saja dirinya jadi bergairah entah sebab apa.
draka yang mengetahui ia tak mendapat jatahnya pun hanya berjalan kembali ketempat tidur sambil menunggu istrinya selesai mandi serta makanan yang ia pesan.
akhirnya saat kedua istri draka selesai mandi pun langsung saja berpakaian kembali sekaligus melihat bahwa suami mereka ternyata tertidur kembali.
keduanya pun beribadah terlebih dahulu serta setelah selesai baru membangunkan draka akan tetapi saat ingin membangunkan suaminya terdengar ketukan pintu kamar hotel tersebut.
ulfah pun disuruh rembulan untuk membangunkan draka sedangkan dirinya membukakan pintu.
setelah sampai didepan pintu ia pun membukakan nya dan terlihat staf hotel tersebut yang sedang membawa makanan.
__ADS_1
"mohon maaf ada keperluan apa yah".ucap rembulan
"maaf apa benar ini kamar atas nama Tuan draka".ucap staf tersebut
"ya benar dan ada urusan apa yah dengan suami saya".ucap rembulan
"begini nona saya dari staf hotel ini membawakan makanan yang sudah dipesan sama tuan draka".ucap staf hotel sambil sedikit menundukkan kepalanya
"oh begitu mari silahkan masuk dan makanannya bisa ditaruh dimeja yang ada".ucap rembulan
staf itu pun tetap diam ditempat sampai rembulan masuk setelah melihat hal tersebut.
setelah rembulan masuk ia pun langsung menuju draka yang sudah terbangun dan ingin beranjak kekamar mandi.
rembulan pun memberitahukan makanan yang sudah dipesan sudah datang dan ulfah pun langsung menyiapkan pakaian untuk suaminya dibantu dengan rembulan.
sedangkan staf hotel itu pun langsung kembali ketempatnya setelah meletakkan makanan dimeja yang tersedia.
kedua istri draka yang sudah selesai menyiapkan pakaian pun langsung menunggu suaminya dimeja yang sudah tersedia makanan yang dipesan.
sesampai disana draka langsung saja duduk dan menyuruh istrinya untuk meminum pil yang sudah ia buat.
kedua istrinya pun langsung saja meminum pil yang dikasih oleh draka karena keduanya percaya bahwa suami mereka memberi pil tersebut dengan niat baik untuk keduanya.
setelah meminum pil buatan draka langsung terlihat khasiat pil tersebut yang membuat keduanya menambah ketenangan dalam diri mereka.
draka pun langsung mengajak keduanya makan setelah melihat bahwa pil yang ia buat sudah bereaksi.
setelah selesai makan ketiganya pun berkeliling kota untuk menghabiskan waktu bersama sekaligus menunggu acara yang pesta yang bakal ia datangi.
selama berjalan jalan ketiganya selalu berhenti pada tempat yang diinginkan oleh istrinya disinggahi.
tak terasa malam pun menunjukkan dirinya draka yang mengetahui hal tersebut langsung saja mengajak istrinya untuk makan malam terlebih dahulu sebelum kembali kehotel.
sesudah makan malam ketiganya langsung kembali kehotel dan tidur akan tetapi ternyata draka mendapat telepon dari warung yang pernah ia singgahi.
__ADS_1
ia pun langsung saja menjawab panggilan tersebut sedangkan istrinya lebih dahulu membersihkan diri dan merebahkan tubuh kekasur dan mengobrol ringan sambil menunggu draka.
draka yang mengetahui itu pun langsung mempercepat urusannya agar istrinya tak lama menunggu dirinya.
setelah selesai ia pun langsung berbaring ditengah istrinya yang sedang mengobrol tersebut dan tertidur.
kedua istrinya pun ikut tertidur dan memeluk tubuh draka layaknya sebuah boneka atau pun bantal guling.
......................
ditempat lain diablo sedang menyiksa para perampok yang telah membuat kakak iparnya hampir trauma.
diablo terus memotong bagian tubuh dari perampok tersebut tanpa ada niatan untuk dibunuh karena permintaan dari sang kakak.
akan tetapi bukan berarti ia langsung melepaskan perampok tersebut akan tetapi saat melihat latar belakang para perampok sekaligus mengetahui siapa pemimpin dari perampok itu pun tersenyum.
akhirnya diablo pun membiarkan perampok lain lepas dengan meninggalkan satu lengan mereka serta memperpendek kejantan para perampok tersebut.
setelah melepas perampok lain diablo langsung menyiksa pemimpin perampok tersebut.
ia sangat mengetahui sekali tato yang berada dipunggung perampok tersebut melambangkan apa.
diablo terus menyiksa perampok tersebut hingga rimuru datang akan tetapi perampok yang mengira bahwa ia bakal selamat tak bisa bernafas lega saat rimuru ingin memukul diablo.
ia melihat tato dipunggung perampok dan malah ikut menyiksa dari mulai mencabut kuku kuku sampai kegigi milik rampok tersebut.
keduanya terus melakukan penyiksan sambil bereksperimen dengan tubuh rampok tersebut.
perampok itu pun hanya seperti boneka percobaan dari kedua pria tersebut.
kedua nya pun terus terusan menyiksa dan saat berhenti rimuru langsung memberi obat penyembuh yang ampuh agar cepat pulih.
akan tetapi perampok yang mengetahui hal itu merasa senang sebentar akan tetapi saat melihat pria didepannya malah tersenyum malah merinding.
ia merasa bahwa senyum yang keluar tersebut bakal berbahaya bagi dirinya dan benar saja perampok itu mendengar pembicaraan diablo yang protes sama rimuru karena menyembuhkan luka perampok tersebut.
__ADS_1
akan tetapi saat mengetahui bahwa itu hanya untuk perpanjangan waktu diablo paham mengenai hal tersebut dan langsung tersenyum sambil menatap perampok.