Identitas Tersembunyi Menantu

Identitas Tersembunyi Menantu
bab 108


__ADS_3

Walaupun anak tersebut sudah memiliki fisik dan kekuatan ekstrem tetap saja dia tetap babak belur saat berhadap sama trio monster atau pun trio iblis yang secara tidak langsung belum terbentuk.


Anak yang entah kenapa ia pun merasa bingung sebab dirinya sudah merasakan fisik serta kekuatan yang sangat kuat berada dalam dirinya waktu sekarang akan tetapi saat berhadapan sama orang didepan matanya dirinya malah tak berdaya.


"hahahah.bingung bocah baiklah Rapael suruh para kawanan serigala ini untuk berburu sana".ucap Draka remaja sambil menendang serigala yang masih tertidur


"baik kakak besar akan tetapi setelah ini apa yang akan kita lakukan".ucap Rapael


"tenang saja kamu fokus pada berburu saja dulu biar tujuan setelah ini dipikirkan oleh Aku sama Rapaela".ucap Draka remaja


Rapael pun langsung pergi setelah menganggukkan kepalanya serta langsung membawa kawanan serigala tersebut kecuali dua serigala yang dijadikan sandaran duduk atau pun bantalan rebahan oleh Rapaela dan Draka.


Kedua bersaudara itu pun membahas rencana kedepannya tanpa menganggap keberadaan anak yang masih babak belur tersebut.


"baiklah sudah diputuskan kita bakal pergi ke berbagai tempat berbahaya dan keramat menurut masyarakat sambil mengumpulkan anggota yang lain".ucap Draka remaja


"oke siap. Sekarang kita memiliki tujuan yaitu membangun sebuah kelompok maupun keluarga yang sangat ditakuti oleh seluruh belahan dunia".ucap Rapaela yang diangguki oleh Draka


Setelah pembahasan keduanya mengalihkan tatapan kearah anak yang sudah diselamatkan mereka seperti mata mereka dapat berbicara , keduanya pun langsung mendekat sambil tersenyum.


Setelah dekat keduanya pun langsung menatap tajam sang anak sambil tetap tersenyum.


"bocah gimana kamu ikut kami saja setelah ini kalau kau tidak memiliki tujuan".ucap Draka remaja


"benar apa yang diucapkan kakak apakah kamu tertarik nak"ucap rapaela


"tapi bagaimana diriku bisa pergi begitu saja sedangkan nyawa ibuku terancam ditangan musuh".ucap anak tersebut

__ADS_1


Kedua remaja yang mendengar hal itu pun seketika marah sebab musuh dari anak yang ditolong sedang menyandera anggota keluarga terpenting anak tersebut.


"baiklah setelah rapael datang kita makan dan bersiap pergi untuk memberi makan para kawanan serigala tersebut".ucap Draka


Rapaela pun tersenyum sebab paham apa yang bakal dimaksud oleh remaja didepannya yang sudah ia anggap sebagai kakaknya bukan teman atau pun seorang sahabat.


Sambil menunggu rapael kembali Draka pun menyiapkan sepuluh botol kecil obat racikan miliknya yang bakal disuntikkan pada para kawanan serigala.


Anak itu pun hanya menatap dua remaja didepannya sambil berpikir bagaimana cara nya agar bisa ibunya hidup dengan nyaman kalau setelah dirinya pergi ikut petualangan para remaja tersebut.


Draka yang tak sengaja melihat kearah anak tersebut pun ia tersenyum karena dirinya tahu apa yang sedang dipikirkan oleh sang anak.


"Rapaela kita ubah rencana awal perjalanan kita"ucap draka remaja


"terus ingin seperti apa rute perjalanan yang bakal ditempuh".ucap rapaela remaja


"itu ide yang bagus akan tetapi kak apakah tidak berbahaya memberikan komando sama orang yang tak lama kenal sebab kalau kita terus melakukan perjalanan otomatis tiap pertemuan tidak lah lama".ucap rapaela


"tenang saja begini kota bakal membuat sistem aturan sendiri dengan menduduki tiap wilayah dan kau pasti tahu sekarang hampir seluruh tempat sedang merebutkan tempat untuk kekuasaan mereka yang membuat hampir setiap hari jatuh korban jiwa walau pun jejak yang bersih dibagian luar".ucap draka remaja


tak selang lama disaat rapaela ingin mengucapkan sesuatu rapael pun datang membawa lima ekor rusa dipunggung kawanan serigala.


ketiga remaja itu mun membuat api dengan bantuan ilmu yang mereka miliki serta anak yang sudah ditolong juga ikut membantu dalam memasak daging rusa dan satu rusa dikasih kepada kawanan serigala.


disela makan Rapaela pun melanjutkan pertanyaan yang ingin ia tanyakan sambil didengarkan oleh rapael serta anak yang ditolong.


"benar ucapan kakak kalau kita yang merasakan sakit ini ingin bebas kita harus memegang tiga hal itu serta memiliki aturan sendiri yang tak merugikan orang lain".ucap Rapaela yang diangguki oleh draka

__ADS_1


Draka pun tiba tiba saja mengangkat tangan kanannya yang masih memegang paha daging rusa keatas.


"demi kekuatan untuk kebijaksanaan dan kebebasan".ucap Draka remaja


"demi kekuasaan untuk kenyaman dan ketenangan".ucap rapaela


"demi kekayaan untuk menolong orang yang pantas ditolong".ucap rapael


"demi kehidupan untuk kedamaian dan kekeluargaan".ucap anak yang ditolong


Keempat anak itu pun menyentuhkan keempat daging paha rusa seraya seperti sedang bersulang.


setelah kenyang semua orang sudah bersiap dan draka terus memaksa anak yang ditolong untuk membaca sebuah buku bela diri bernama teknik naga yang berisikan penuh dengan berbagai jurus dan teknik beladiri bertema dan berhubungan dengan seekor naga.


Tak butuh waktu lama hanya satu jam anak itu sudah berhasil mengingat isi buku walaupun masih samar samar.


keempat anak itu pun kembali berkumpul didekat pada serigala dengan memakai sebuah jubah yang sangat tertutup berwarna hitam yang membedakan hanya sebuah garis pada lengan dan punggung mereka yang berwarna berbeda.


"Dimata musuh sebagai iblis,dimata masyarakat sebagai malaikat,dimata dunia sebagai pahlawan".ucap keempatnya serempak tanpa ada komando


Keempat anak itu pun langsung menaik menunggangi para kawanan serigala menuju kota secepat kilat dengan arahan anak yang ditolong tersebut.


Setelah sesampai dikota keempat orang tersebut terus berpencar ke berbagai arah dengan membawa dua ekor serigala yang sudah tak bisa disebut sebagai binatang biasa.


Sebab ukuran para kawanan serigala sudah hampir mendekati 2 meter kisaran 1,5meter. Akan tetapi seluruh kawanan serigala tak ada satu pun yang berani berhadapan sama keempat anak yang mereka bawa.


20 kawanan serigala itu pun berpisah sesuai arahan draka semua kawanan itu layaknya manusia dibawah komando draka seluruhnya bergerak layaknya manusia bukan seperti binatang umumnya yang mengandalkan insting berburu.

__ADS_1


__ADS_2