Identitas Tersembunyi Menantu

Identitas Tersembunyi Menantu
bab 12


__ADS_3

tak berapa lama setelah para saudara masuk tiba lah para saudari dirinya beserta Dion serta Rembulan bersama mereka. mereka semua pun langsung masuk karena telah mengetahui apa yang sedang terjadi.


"Draka tempest aku akan selalu menemanimu sampai akhir kehidupanku nanti jadi mohon berbagi cerita lah dengan diriku tentang apa yang sedang kau lakukan maupun kau lalui selama ini. Aku Noor Rembulan white pengen mendengarnya." ucap Rembulan seraya dengan senyum memohon kepada draka


Draka yang melihat hal tersebut ia pun merasa tersentuh akan tetapi ia seperti ada yang salah dengan sifat Rembulan seperti ini terhadap dirinya ia pun lantas langsung bertanya.



"Rembulan mungkin aku akan bakal menceritakan semuanya setelah kita bertiga berkumpul kembali dan juga kau bakal mengetahui sendiri tanpa aku ceritakann nanti kalau tentang soal apa yang bakal kulakukan nanti itu bisa ku ceritakan nanti oke.ouyah tentang sikap mu ini apa yang sudah terjadi ?". ucap Draka bersamaan dengan dirinya menyentil dahi Rembulan dengan pelan


"tadi saat kami semua nenuju jalan pulang shizu mendapat telepon dan setelah menerima telpon tersebut ia meminta diriku untuk membantu kamu mengurangi pikiran masalah yang dihadapi nanti dan setelah shizu mengucapkan hal itu yang lain sama meminta kepada diriku yang hampir semua tujuannya sama untuk memani dirimu. " ucap Rembulan dengan polosnya



setelah mendengar hal itu iya pun merasa lega karena mengetahui apa yang sedang terjadi sekarang. Setelah mendengar hal itu ia pun bersama Rembulan masuk kedalam rumah dan langsung masuk kekamar serta mereka pun bersih bersih secara bergantian dalam kamar tersebut dan langsung rebahan, sampai akhirnya mereka pun tertidur setelah saling berbagi cerita dan rencana.


sementara diruang tamu



" hey kalian bohong pada kami yah katanya kakak bakal memberikan kita buku ilmu beladiri untuk kita kembangkan dan pelajari ". ucap shizu


"tidak serius kami tidak bohong saat kami sampai disini kita semua disuruh untuk bersih bersih dan kakak bilang pengin memberikan buku ilmu beladiri terhadap kita semua." ucap leon

__ADS_1


para saudari yang tak percaya akhirnya mereka semua mau tak mau semuanya mengeluarkan masing masing aura yang dimiliki diri mereka. hal itu akhirnya hampir menggangu waktu tidur draka yang pulas tersebut yang mengakibatkan tanpa sadar Draka menghentikan pertengkaran mereka dan memberi tahu bahwa buku yang sedang dicari itu ada berada di halaman diatas pohon.


setelah mengetahui ada aura yang menekan mereka akhirnya mereka mendengar informasi tersebut dari aura yang menekan mereka tersebut. mereka pun langsung pergi kehalaman dan mengambil buku yang sesuai dengan diri mereka. setelah hal itu mereka pun masuk kekamar melakukan aktivitas yang mereka inginkan.



Pagi harinya setelah mereka sarapan semuanya pun pergi dengan urusan masing masing serta ia pun menitipkan Rembulan kepada saudarinya yang tidak ada urusan yang hanya bermain main. setelah melakukan hal itu draka pun pergi kesuatu perbatasan yang sangat terpencil tanpa ada yang mengetahui tempat tersebut karena setiap orang yang memasuki tempat tersebut bakal disambut dengan para binatang buas disana.


tapi entah mengapa setiap kami Draka datang para binatang buas tersebut hanya terlihat seperti hewan imut yang menggemaskan untuk meminta pelukan terhadap tuannya tersebut.


Setelah Draka masuk ia disambut dengan dua orang yang memakai baju seperti jubah yang menukupi seluruh tubuh mereka. akan tetapi dua orang tersebut setelah melihat siapa yang datang mereka pun melepas seluruh penyamaran mereka tersebut.


terlihatlah seorang pria yang memiliki dua pedang unik yang menggantung dipunggung belakang dirinya serta terdapat satu pisau dan pistol dipinggang pria tersebut.


"selamat datang tuan ditempat kami". ucap mereka serempak


Draka pun mengangguk dan masuk dengan diiringin dengan dua orang tersebut . setelah mereka masuk Draka pun bertanya tentang informasi kematian keluarganya kepada mereka.



"tuan untuk informasi tersebut kami sudah mendapatkannya. menurut informasi yang kami dapatkan bahwa ayah serta saudara dan saudari tuan itu benar ditekan oleh seseorang dan ayah tuan dipaksa untuk menembak para saudara dan saudari tuan dan akhirnya orang tersebut menyuruh ayah serta ibu tuan untuk saling menembak akan tetapi entah alasan apa ayah tuan langsung memberontak dan membantu ibu tuan untuk melarikan diri dan akhirnya ibu tuan jatuh kesebuah lubang yang berada disebuah hutan yang entah dimana itu tuan". ucap wanita mesterius tersebut


"tuan tahun lalu saya mendapatkan info bahwa ibu tuan sudah melahirkan serta ibu tuan menurut informasi tersebut ibu tuan mengalami kejiwaan setelah melahirkan tersebut dan untuk saudara kandung tuan sekarang sudah berada ditempat sini karena saudari tuan tersebut selalu dibuli dan hampir selalu kena pemerasan dan pemerkosaan tuan dan untuk saudari tuan tersebut sudah mengetahui cerita ini tuan karena kalau kami tidak menceritakannya ia selalu bertanya dan setelah mengetahui cerita tersebut ia pun berlatih ilmu bela diri yang lumayan hebat tuan sampai para elite yang kami latih belum ada yang bisa mengalahkannya kalau saat latih tanding tuan. " ucap sang pria mesterius terbebut

__ADS_1


"baiklah informasi kalian saya ambil alih serta sekarang aku pengen bertemu dengan saudariku itu dan untuk ibuku nanti setelah ini kucoba bakal apa bisa disembuhkan atau tidak nanti." ucap draka


"baik tuan kalau begitu ikuti kami untuk menemui saudari tuan tersebut". ucap wanita tersebut


tak berapa lama akhirnya mereka sampai pada aula latihan khusus disana dan untuk para elite disana yang melihat siapa yang datang mereka pun memberi hormat dan salam sedangkan seorang gadis yang berumur 18 tahun kebingunan karena ia tidak tau siapa yang sudah datang.


Draka yang melihat saudarinya itu kebingungan akhirnya ia pun menantang saudarinya itu.


terjadi duel tersebut akan tetapi setiap kali saudarinya itu menyerang Draka hanya menahan dan menangkis dan sampai akhirnya setelah melihat gadis tersebut kelelahan draka pun saat gadis tersebut menyerang draka pun memeluk erak dan menyebut "Adik kecilku maafkan kakak karena tidak bisa melindungi keluarga kita sampai keluarga kita dimusnahkan oleh seorang penghianat.


sang gadis yang mendengar hal itu iya pun sadar dan langsung memeluk balik kakaknya tersebut dan langsung menangis keras. Draka yang melihat hal itu hanya bisa tersenyum dan menggendong adiknya itu keruang miliknya untuk mendengar cerita adiknya nya tersebut tentang apa yang sudah ia alami dan menanyakan nama adiknya tersebut.


dan akhirnya adiknya itu hanya menggelengkan kelapanya yang menandakan dirinya tidak memiliki nama. Draka yang mendengar hal itu ia pun memikirkan nama yang tepat untuk adiknya tersebut.


"baiklah apakah adik kecilku ini mau diberi nama oleh kakak besarmu ini ? " ucap Draka


dan mendapatkan anggukan dari gadis tersebut.


"Baiklah sekarang namamu adalah Nor Aulia Tempest yang berarti cahaya kemuliaan bagaimana" ucap draka


"nama yang bagus baiklah sekarang namaku adalah Nor Aulia tempest". ucap gadis tersebut


...----------------...

__ADS_1


__ADS_2