
Dibawah sana terlihatlah Aulia yang sedang berhadapan dengan 5 pria dewasa dan mereka juga sudah bersiap untuk menyerang.
"semangat adik kecilku.jangan samapi kalah".ucap Draka dengan keras
"Aulia hati hati jangan sampai terluka nak atau sebaiknya kamu naik saja kesini".ucap sang ibu setelah memukul draka
"iya dik berhenti saja dan naik kesini agar bunda tak sedih".ucap Rembulan
"iya betul dik ayo naik sekarang nanti bunda sedih dan khawatir loh".ucap Ulfah
"Drak kau yakin Aulia bisa mengalahkan mereka semua ".ucap Narazu
"udah kamu lihat saja apa yang bakal terjadi.bawel kamu narazu".ucap Draka sambil menahan sedikit sakit karena dirinya yang sedang dijewer oleh kedua calon istrinya
"iya kak tenang saja adikmu ini gak bakal malu in dirimu dan untuk ibu gak usah khawatir aku masih bisa mengatasinya".ucap Aulia dengan lantang
terjadilah aksi serang tersebut.
"Aulia kau bersiaplah kami gak bakal beri ampunan loh yah karena ini yang minta kamu juga kan".ucap pria 1
"betul jangan ngadu sama kakakmu yah nanti".ucap pria 2
"jangan nangis loh kalau sakit nanti".ucap pria 3
"benar nanti kamu ngadu lagi".ucap pria 4
"kita ini mau berantem fisik apa mulut sih".ucap pria 5
"udah kalian semua bawel dan berisik kali sih jadi pria".ucap Aulia
"ayo mulai semua.serangggggg".ucap lantang pria 3
terjadilah serang menyerang.pria 1 pun menendang Aulia bagian depan dan pria 3 menyerang belakang dirinya akan tetapi serangan itu berhasil dilewati aulia dengan menangkap kaki pria 1 dan melempar kebelakang yang tepat mengenai pria 3.
"gawat ayo kita serang bersama semua".ucap pria 2
"betul akan tetapi serang segala sisi secara acak".ucap pria 4
__ADS_1
"hahahaha ternyata kita sepertinya mendapat lawan tangguh".ucap pria 5
mereka bertiga pun kembali menyerang bersama dan berhasil membuat Aulia terkena pukulan akan tetapi setelah mendapat serangan itu Aulia pun mulai serius melawan mereka.
"semuanya sepertinya kita sudah harus menyelesaikan pertandingan ini karena memakan waktu yang lama juga".ucap Aulia
"benar ayo semua kita akhiri pertandingan ini dengan serangan pukulan kombinasi yang sudah dilatih bersama itu".ucap Pria 5
"ayo bersiap"..ucap pria 4
mereka pun bersiap mengeluarkan jurus pukulan tersebut.
"*sudah saatnya berhenti bermain agar bisa menemui yang lain dengan cepat*".gumam Aulia
Aulia pun mengumpulkan tenaganya dan mencoba hasil dari latihannya dalam mengontrol Aura miliknya. mereka pun menyerang bersama dalam segala arah aulia yang maaih tenang dan diam sitempat.
"rasakan jurus kami Aulia.hiaaaaaa".ucap pria 4
"akhhh sakit dan apa yqng terjadi".ucap pria 1 yang terlempar jauh
"aaaaa sakit.apakah tadi aura yang menyerang kita".ucap pria 5
"semuanya diam.Aulia kami semua mengaku kalah pada mu".ucap pria 1
"betul kami setuju mengaku kalah padamu".ucap pria 4
"dan juga kami permisi dulu untuk mengobati luka kami".ucap pria 3
mereka berlima pun langsung pergi dari sana dengan terpincang pincang karena menahan sakit.setelah kelima orang tersebut pergi Draka pun mengajak turun yang lain untuk menemui aulia.
"kamu ini yah tadi hampir saja loh lepas kontrol auramu yang dikeluarkan dan kalau sampai itu terjadi akibatnya bakal lumpuh tanpa ada yang bisa mengobatinya".ucap Draka sambil menjewer telinga sang adik
"sudah mas berhenti menjewer adikmu atau kami bakal ngambek nih".ucap rembulan sambil memanyunkan bibirnya
__ADS_1
"Ulfah manis tegur tuh adikmu nanti aku kebablasan loh saat malam kalau melihat bibirnya itu".ucap Draka sambil memalingkan wajahnya
"nak kamu tidak papa kan gak ada yang terluka kan".ucap ibu syifa
"gak papa bu. Aulia tidak terluka sama sekali tapi yah memang benar sih apa.yang dikatakan oleh kak draka tadi ".ucap Aulia
"Aulia kenalin ini Narazu pikker dan siti andini yang bisa dibilang sebagai sepupu serta kakak ipar kamu".ucap draka
"halo kakak sepupu dan salam kenal juga kakak ipar ".ucap Aulia sambil memeluk Andini
"salam kenal juga Aulia. semoga juga kita bisa akur yah dalam keluarga ini".ucap Andini
"emang kenapa kakak bilang seperti itu dan terlihat takut dan sedih".ucap Aulia sambil menatap Andini
"mungkin gara gara dikerjain Draka kali Au kan tadi sebelum kesini kami tadi menjemput Andini dulu".ucap Narazu
"emang mengerjain seperti apa nak Narazu".ucap ibu syifa
"itu tadi draka mengerjai Andini dengan merendahkan dirinya serta tak merestui diriku bi sampai Andini menangis tadi".ucap Narazu yang berhasil membuat draka menatap tajam pada dirinya
"kamu mas yah membuat dia menangis sekarang kamu push pup 500 kali disini sebagai hukuman dan kalau kamu tidak mau kamu bakal tidur diluar kamar".ucap Ulfah
"kak jangan hukum mas draka seperti itu dong kan kasian".ucap Rembulan
"udah kalian gak usah seperti itu aku gak papa kok".ucap Andini
"tuh kan kakak dik Andini saja gak mempermasalahkan saja tuh".ucap Rembulan
"kamu belain dia Rembulan yang jelas salah itu apalagi sampai membuat menangis gitu".ucap ulfah
"bukan begitu kak kan Abu belum selesai berkata jadi kalau dihukum push pup jangan 500 kali dong tapi 1000 kali aja kan kamu 500 dan aku 500".ucap Rembulan yang berhasil membuat yamg lain meneguk ludahnya selain draka
"ok.manisku tapi aku syarat dulu sebelum melakukannya".ucap draka
"bawel dan apa syaratnya yang kamu ajukan".ucap Rembulan
"kalian harus menghitung waktu saat melakukannya".ucap Draka yang mendapat anggukan dari mereka berdua
__ADS_1
Draka pun melakukannya dan tanpa terasa ternyata dirinya melakukan hal tersebut hanya selama 5 menit saja dan terlentang dilantai yang akhirnya membuat mereka semua panik.
...****************...