
tak berapa lama draka menjalankan mobilnya hingga sampai ditengah hutan dengan kondisi ketiga wanita yang sedang tertidur pulas.
sampai didepan gerbang draka pun disambut sama ketiga hewan kesayangannya yang sedang diam karena melihat kedua istri tuannya yang sedang tertidur pulas.
draka pun keluar dari mobil saat didepan pintu ia pun langsung menggendong Rembulan dengan lembut menuju kamarnya setelah meletakkan tubuh istri di kasur.
ia pun kembali lagi menuju mobil dan langsung menggendong Ulfah secara lembut dan perlahan , sesampai dikamar ia pun meletakkannya disamping rembulan yang sedang tertidur pulas. sebelum keluar kamar ia pun mengecup kedua kening istrinya.
"selamat tidur sayang".ucap draka setelah mengecup kedua istrinya
keluar dari kamar ia pun menghampiri bunda nya yang kebetulan sedang bersama adiknya.
"bunda draka datang bersama bibi anggun".ucap draka sambil mengecup pergelangan tangan sang ibunda
"selamat datang kapan sampainya kok tidak beri kabar mau kesini serta apa maksud mu kalau bibi mu sedang bersamamu".ucap ibunda dengan sedikit bingung
"kak emang siapa yang datang bersama kakak kok bunda terlihat terkejut".ucap Aulia
"benar bunda sebenarnya bibi hampir diperkosa sama situa brengsek itu masa adiknya mau diperkosa"ucap draka
"apa jadi bibimu anggun benar bersama mu terus kenapa sampai bisa bertemu dengan anak bunda ini".ucap bunda
"sebenarnya sebelum bibi pernah berkunjung ke tempat tinggal ku sekarang yang belum penuh selesai dengan apa yang draka inginkan dan karena saat itu bibi bersama si brengsek yang lain akhirnya hanya punya waktu sebentar akan tetapi sesuai apa yang draka duga hal itu lah yang terjadi".ucap draka
"jadi kamu sudah memprediksi bahwa bakal terjadi sesuatu kepada bibimu dan bagaimana kamu menyelamatkannya".ucap bunda
__ADS_1
"mudah draka hanya mengirim bawahan draka kesana serta bukan sudah tahu hal itu bakal terjadi. akan tetapi lebih tepatnya bahaya itu cepat atau lambat datang menghampiri bibi karena itu lah saat bertemu kembali draka melakukan sesuatu untuk mencegahnya".ucap draka
"begitu rupanya baiklah ayo antar bunda kehadapan bibimu".ucap bunda
"oke bunda serta Aulia ayo ikut menemui bibi adik dari ayah".ucap draka sambil berjalan pergi diikuti oleh keduanya
didalam mobil draka Bibi Anggun yang sudah terbangun dari tidurnya pun keluar dari mobil akan tetapi ia ketakutan karena telah disambut oleh ketiga hewan kesayangan keponakannya.
tak selang lama hal itu terjadi terdengarlah tawa dari arah pintu.setelah bibi anggun melihat kearah dari asal suara ia pun bingung kenapa keponakan kesayangannya itu malah tertawa saat bibinya sedang dalam bahaya.
"kalian bertiga boleh bermain sama bibi dalam batas wajar oke".ucap draka
setelah draka mengucapkan hal itu terdengar lah suara auman kecil dari ketiga hewan tersebut.
ketiga hewan kesayangan draka itu pun langsung menjatuhkan tubuh bibi anggun ketanah yang sudah disambut oleh bara ketiganya pun mengelus ngeluskan tubuhnya pada bibi anggun ada juga yang menjilat wajahnya.
"bunda bisa antarkan bibi ke salah satu kamar disini agar bisa membersihkan dirinha".ucap draka pada sang ibunda saat ketemu diruang tamu
"baiklah nak dan juga tolong bilangin sama kedua istrimu bahwa bunda tak bisa bantu masak makan malam ".ucap ibunda sambil menarik bibi anggun menuju salah satu ruang
draka yang ditinggal sendirian akhirnya pergi kekamar dan tidur memeluk tubuh ulfah yang kebetulan yang paling dekat sama posisi tidur yang pas.
draka yang tertidur itu pun cukup pulas karena saat sore hari ia baru terbangun dengan sendiri tanpa ada yang menemani.
setelah menyegarkan tubuh draka pun masuk kekamar mandi untuk mandi hingga ditengah tengah saat ia mandi terdengarlah ketukan pintu.
__ADS_1
tok.tok.tok
"suamiku makanan sudah siap dan cepat keluar yah karena yang lain sudah menunggu di ruang makan".ucap Ulfah
"iya bidadariku tapi emang sekarang jam berapa".ucap draka dari dalam
"udah jam 06 sore loh sampai hampir gelap itu langitnya masa tak kelihatan".ucap Ulfah
"apa jadi aku tertidur sangat pulas sampai lupa waktu baiklah aku segera selesai".ucap draka
tak menunggu lama baru saja Ulfah selesai menyiapkan pakaian untuk suaminya. draka pun keluar kamar mandi hanya menggunakan handuk yang melihat bagian bawahnya.
terlihatlah tubuh miliknya yang berisi dengan perut sit pix nya tanpa ada otot ditangan nya.
saat draka keluar dari kamar mandi ia melihat Ulfah yang sedang menutup matanya dengan tangan akan tetapi entah mengapa telapak tangan tersebut hanya menutupi wajah miliknya saja bukan matanya yang masih bisa melihat disela sela jarinya.
draka yang melihat hal itu ia pun terlihat santai dengan menahan tawanya. ia pun tanpa mempedulikan istrinya berada langsung saja menggunakan seluruh pakaian yang sudah disiapkan oleh istrinya.
Ulfah yang melihat hal itu ingin pergi dari sana akan tetapi tubuhnya seolah membeku ditempat tak bergerak.
Draka yang sudah selesai berpakaian akhirnya langsung mendekati istrinya dan langsung memeluknya dari belakang tanpa disadari oleh ulfah.
"bidadariku bagaimana kita nanti bertiga kencan bersama nanti ".ucap draka
"aaa anu suamiku apakah bisa kita makan malam bersama lebih dahulu biar nanti dibicarakan sama rembulan ".ucap ulfah
__ADS_1
"baiklah ayo Bidadariku".ucap draka sambil menggandeng tangan istrinya
akan tetapi saat draka menggandeng tangan istri nya tetap tak bergerak hingga akhirnya ia menggendong Ulfah menuju ruang makan.