
Draka serta sikembar dan didampingi para kekasih dan istrinya pun terbang ke wilayah yang dipegang oleh Veldora untuk menjadi perwakilan dari pihak laki laki.
selama perjalanan semua orang pun terus mengobrol sama pasangan mereka masing masing terkadang berbincang bersama entah apa yang menjadi topik mereka.
Penerbangan mereka pun berjalan lancar tanpa hambatan dan masalah sebab setelah mereka turun banyak pasang mata yang mengintai setiap penumpang.
Akan tetapi saat melihat yang turun adalah draka , mata yang memantau itu pun langsung seperti menundukkan kepala mereka untuk memberi tanda penghormatan.
rombongan draka pun langsung menuju tempat kekuasaan besar wilayah tersebut untuk menemui Veldora yang mereka perkirakan sedang sibuk untuk persiapan pernikahan dirinya.
Sebab terlihat para masyarakat yang sangat antusias disaat mendapatkan bahwa pemimpin mereka ingin melakukan pernikahan.
Berbagai masyarakat menunjukkan berbagai eksperisi ada yang merasa iri dan sebagainya akan tetapi tanpa diketahui oleh semua orang termasuk istrinya dan sikembar.
Draka merasakan firasat lain yang membuat dirinya harus turun tangan saat pernikahan ini yang walaupun acara bakal diadakan esok harinya.
Sesampai ditempat veldora semua orang pun melepas rindu mereka seperti seorang saudara yang baru pulang dari tempat jauh kekampung kelahirannya.
Sesudah itu sempat istirahat Draka langsung meminta Veldora agar mengantarkan mereka menuju tempat calon mempelai wanita.
Perjalanan pun langsung dilakukan dihari itu juga dengan dipimpin Veldora menuju tempat sang kekasih.
Sesampai draka langsung mengetahui apa yang membuat dirinya mendapat firasat buruk setelah turun dari mobil dan menatap kearah tempat tinggal kekasih sang adik.
"sayang tolong panggilkan ibu dong bilang ada permintaan untukku menyembuhkan seseorang".ucap draka sambil menatap kearah Ulfah
"baik suami akan tetapi kenapa harus memanggil ibu".ucap ulfah dengan eksperisi bingung
"sepertinya ada acara nantinya".ucap rembulan
__ADS_1
Draka yang mendengar itu pun tersenyum dan mencubit pipi istrinya tersebut karena merasa gemas.
"benar nanti kalian akan tahu nanti".ucap draka sambil berjalan pergi yang diikuti yang lain
Veldora pun terus bercerita tentang kekasihnya. Akan tetapi disaat kekasih sang adik serta keluarga sudah keluar dan kekasih adiknya tersebut ingin memeluk veldora.
Tiba tiba saja sebuah tendangan melayang kearah tubuh sang kekasih veldora dan semua orang pun terkejut siapa yang telah melakukan tendangan.
Veldora pun seketika marah tak kontrol akan tetapi masih ia berusaha tahan , dia merasa tidak ingin melawan sang kakak.
"apa maksud kamu ini kak menyerang kekasihku".ucap Veldora dengan nada penekanan
"kau akan tahu nanti".ucap draka secara singkat dan ia pun mengeluarkan sebuah pistol yang tersimpan rapih dibalik pakaiannya
Veldora yang melihat hal itu pun terkejut dan langsung mencoba menolong sang kekasih akan tetapi saat dirinya sudah melompat tiba tiba saja dirinya menerima pukulan diperutnya.
Akibat pukulan itu Veldora pun tak sadarkan diri seketika sebab Walau pun tubuh adiknya itu keras akan tetapi disaat berhadapan sama trio iblis fisiknya tidak bakal bisa menolong dirinya.
Draka pun terus masuk kedalam setelah membunuh kekasih sang adik tanpa ada rasa bersalah sekali pun.
Istrinya pun ikut terkejut saat melihat suaminya membunuh kekasih sang adik akan tetapi karena kepercayaan hati mereka tak menghentikan apa yang dilakukan oleh suami mereka tersebut.
Tak berapa lama ibu Ulfah pun datang dan sudah berada ditempat Veldora sedang rombongan draka juga melakukan perjalanan pulang sambil membawa seorang wanita yang direbahkan tepat pada paha veldora yang masih belum sadarkan diri.
Veldora yang tak sadarkan diri pun terbangun saat sudah mengingat apa yang selama ini dialami oleh dirinya baik perjuangan sendiri ataupun bantuan dari Draka dan yang lainnya.
"kau masih terlalu naif dan belum bisa mengontrol kekuatan matamu hingga wajah musuhnya yang menyamar pun kau tidak tahu adik bodoh".ucap draka setelah mengetahui keadaan sang adik
Rapaela pun memukul kepala sang adik karena sudah tertipu dan tidak bisa membedakan kekasihnya sendiri.
__ADS_1
"ingat ini sebagai pelajaran untukmu kalau hari ini kami tidak datang kau bakalan sudah mati kena racun".ucap rapaela
"sekarang yang harus kita lakukan hanyalah kembali membawa kekasihmu pada ibu mertuaku apakah bisa lebih cepat sembuh nantinya".ucap draka
Mobil mereka pun terus melaju dengan cepat hingga sampai pada tempat tinggal veldora dan disana sudah disambut oleh ibu veldora atau sering dipanggil dengan ibu aliya.
Rombongan itu pun keluar dari mobil serta Veldora yang menggendong sang kekasih memasuki kedalam rumah sambil diikuti oleh yang lain.
Diruang tamu sudah ada ibu dari ulfah istrinya pun langsung mendekat disaat insting naluri penyembuhnya tiba tiba aktif.
Ibu mertua draka itu pun mendekat dan dengan sigap langsung melakukan pemeriksaan menyeluruh pada tubuh kekasih veldora.
Raut wajah ibu mertua draka itu pun mengkerut sebab mungkin terdapat hal sulit untuk mengatasi masalah kekasih dari adiknya tersebut.
"drak sepertinya tidak ada pilihan lain kita hanya bisa menggunakan darah veldora untuk menyembuhkan fisik wanita ini".ucap ibu ulfah
"baiklah sekarang Kembar kalian jemput keluarga kekasih veldora dan bawa kemari serta veldora perintahkan anak buahmu untuk mempersiapkan pernikahan secara agama saja terlebih dahulu biar resepsinya menyusul".ucap draka yang langsung mengambil keputusan.
Semua orang dirungan itu pun lantas langsung bergerak menyiapkan segala persiapan yang diperlukan.
walaupun kondisi kekasih Veldora tak sadarkan diri disaat ibu mertuanya menjelaskan kondisi kekasih sang adik ia tiba tiba saja mendapat kilatan gambaran yang bakal terjadi kedepannya.
Oleh sebab itu ia langsung bergerak saat mendapatkan penglihatan serta setelah menyiapkan segalanya pernikahan pun dilakukan dengan lancar.
Setelah sah menjadi suami istri veldora pun membawa tubuh istrinya kerumah terpisah yang bisa dibilang sangat jauh dari rumah utama atas permintaan sang kakak.
walau pun bukan dikamar pengantin Draka serta ibu mertuanya pun berkerja sama dalam memperlancar proses penyembuhan kekasih sang adik.
Ibu mertua draka pun menyuntikkan darah veldora pada tiap urat nadi kekasih veldora yang dibantu oleh Draka yang menyalurkan energi dalam miliknya.
__ADS_1
Tak membutuhkan waktu lama kedua mata kekasih Veldora pun terbuka dan sadar akan tetapi Draka dan ibu mertuanya itu pun langsung menghilang dari rumah tersebut dan muncul kembali pada rumah utama.