Identitas Tersembunyi Menantu

Identitas Tersembunyi Menantu
bab 34


__ADS_3

didalam kamar draka pun membaringkan tubuhnya dan tak selang lama saat draka yang sudah hampir memasuki alam mimpi ia pun terbangun karena kehadiran kedua calon istrinya yang terlihat penasaran akan apa yang dilakukan oleh dirinya nanti malam.



"mas apa kamu sudah tidur".ucap ulfah sambil menepuk nepuk pipi draka dengan pelan


"mas apa kamu sudah tidur atau baru bangun dan pura pura tidur".ucap Rembulan yang curiga sambil ikut menepuk pelan pipi draka sebelahnya


"hoaam.ada apa kalian membangunkan ku manis dan cantikku ini".ucap Draka yang pura pura baru saja bangun dari tidur


"Gini mas aku mau nanya boleh ".ucap Ulfah dengan sopan


"tentu saja boleh manis mau nanya apa".ucap Draka sambil mengelus lembut pipi ulfah


"gini aku nanya siapa sih yang telah merencanakan pembunuhan dari keluarga Andini itu ".ucap Ulfah


"bibinya Sendiri yang telah merencanakan serta yang melakukannya dan sesuai apa yang kuceritakan diluar tadi serta sebenarnya suami dari bibinya itu dari dulu adalah seorang gangster kecil yang menguasai wilayah yang berdekatan dengan perusahaan milik Ayah Andini itu dan karena hal itu juga ia pun berniat untuk mengambil kekuasaan kakaknya tetsebut dan terjadi hal yang sudah dibahas".ucap Draka yang membuat keduanya tercengang dan membungkam mulutnya sendiri


"jadi apa yang ia dapat setelah melakukan rencana tetsebut bagi dirinya itu".ucap Rembulan

__ADS_1


"setelah melakukan pembunuhan tersebut pamannya tersebut mengambil alih perusahaan sang kakak serta sekarang ia sudah menjadi gangster yang ditakuti diseluruh wilayah tersebut dan lingkupnya pun lumayan dan juga pasti kalian sedikit penasaran kenapa aku menyerahkan tugas untuk mengurus keluarganya pada narazu kan".ucap Draka


"betul emang karena apa jadi Narazu yang melakukannya bukan dirimu saja".ucap Rembulan


"gini tadi saat kami dirumah Andini bibinya itu datang dan mencoba menagih hutang serta melakukan kekerasan pada Andini akan tetapi saat itu juga aku menghentikannya karena hal itu juga aku melihat bahwa Narazu sudah hampir lepas kontrol emosinya jadi biar dia saja yang mengurus orang orang yang membuat Andini tidak tenang itu".ucap Draka


"tapi apakah Narazu mengetahui siapa dalang dari kematian orang tua Andini itu dan juga apa yang ada ditubuhnya jadi sampai harus dikeluarkan agar tak berbahaya".ucap ulfah


"gini untuk apa Narazu audah tau atau belum itu mungkin sekarang ia bakal memikirkan kode apa yang kusampaikan padanya saat menceritakan kejadian yang menimpa keluarga Andini dan untuk apa yang ada didalam tubuh Andini itu adalah sesosok makhluk yang berupa harimau hitam dan hal itu juga masalahnya unsur dari makhluk tersebut adalah energi negatif bukan positif yang melindungi sang tuannya dan ini sebaliknya saat melihat tuannya menderita ia bakal malah bahagia ".ucap Draka


"ooo begitu jadi karena hal itu mas menyebut bahwa ini bebahaya untuk mereka kalau sudah menikah nanti".ucap Ulfah


"bisa dibilang begitu karena bisa dibilang lebih tepatnya kalau mereka menikah bakal menjadi seperti bawahan dan majikan bukan menjadi pasangan suami istri".ucap Draka


"oke oke. ayo sekarang mau melakukan apa nih sambil menunggu makan malam tiba karena juga kalau kita tidur pun sudah telat dan kalau dipaksakan pun hanya buang buang waktu saja yang tinggal setengah jam saja lagi itu" ucap Draka sambil menunjuk jam dinding dikamar


"hem.bagaimana kalau bicara tentang apa rencananya kedepannya kan perusahaan serta keperluan lain sudah terpenuhi ".ucap Ulfah


"kak bagaimana kalau kita berjualan saja kan lumayan buat mengisi waktu luang kita".ucap rembulan

__ADS_1


"kalau hal itu kau coba tanya dulu pada orang yang sedang rebahan itu".ucap Ulfah sambil mengisyaratkan menuju draka


"emang kalian mau usaha apa dulu siapa tau salah satu dari bisnisku ada yang sesuai dengan apa yang kalian inginkan".ucap Draka


"gini kami itu pengin membuat suatu pakaian dengan desain kami sendiri".ucap ulfah


"kalau soal itu begini saja kalian coba buat desain desain yang kalian rasa bagus dan kalau bisa 1 minggu setelah ini sudah dikumpulkan padaku apakah memang bisa menarik nantinya".ucap Draka yang mendapat anggukan dari keduanya


tak berapa lama waktu makan malam pun tiba draka pun turun menuju ruang makan yang sudah ada semuanya yang tinggal dirinya saja lagi yang belum muncul.


"Andini kau bersiap lah nanti dan coba tahan rasa sakitnya dan itu juga nanti hanya rasa sakit dan tidak bakalan mengalami luka sedikit pun hanya saja rasa sakit itu bakal sangat menyakitkan".ucap Draka disela sela makannya


"baiklah mungkin aku sudah siap merasakannya karena juga sudah menyetujuinya".ucap Andini setelah meneguk makanannya


mereka semua pun makan dengan lahap. setelah selesai ia pun langsung bicara pada yang lain.


"zu kau nanti tugas mu adalah melindungi yang lain dengan Aura mu untuk keselamatan Andini aku sendiri yang bakal menekan rasa sakitnya".ucap Draka


"ela kau pun sama dengan Narazu dan sedangkan Rafael bakal menekan makhluk tersebut agar menurut untuk keluar dqn berpisah nantinya".ucap draka

__ADS_1


"baiklah kami siap".ucap ketiganya serempak


mereka semua pun mwnuju ruang keluarga untuk melakukan hal itu.


__ADS_2