
tak selang lama muncullah seorang wanita yang datang tergesa gesa menuju draka dan langsung berlutut sujud pada dirinya dengan menangis meminta agar tempat miliknya tidak diratakan dengan tanah.
"ampun lord. jangan hancurkan tempat ini lord".ucap Albert sambil menangis
"saya tidak bakal menghancurkannya dengan syarat kamu harus menuruti apa kemauan ku".ucap Draka
"apakah hanya itu saja lord syaratnya kalau begitu aku setuju".ucap Albert
Setelah mendengar persetujuan Albert muncullah dua pria yang sudah menunggu didekat draka saat ini dengan tatapan wajah tak percaya apa yang mereka lihat.
"rimuru apa benar ini orang yang pernah kau latih yang sampai mendapatkan julukan sebagai silentur darah".ucap diablo
"bukankah juga dia orang yang kamu latih yang juga mendapat julukan yang hampir sama dengan sielastis merah".ucap rimuru
"benar juga apa yang dikatakan oleh abang bahwa kalau kita melihat sendiri bakal tak percaya".ucap Diablo
"dari pada bicara tak menentu lebih baik kita seret ni orang sekarang sesuai apa yang disuruh oleh abang".ucap rimuru
__ADS_1
Setelah berbicara keduanya pun langsung menangkap dan ingin menyeret Albert.
"bang kami permisi dulu untuk melaksanakan apa yang kau perintahkan".ucap rimuru
"bang salam juga untuk angela dan kakak ipar ".ucap diablo berlalu pergi sambil menyeret Albert yang memberontak
setelah kedua saudaranya pergi draka pun meminta kasir disana untuk mengantarnya keruangan yang dimana ada istrinya. setelah sampai disana ia pun langsung masuk dan duduk disofa yang ada didalam ruangan tersebut.
"Angela bagaimana apakah sudah ada desain serta apa penilaian mu tentang kedua calon istriku".ucap draka
"sudah ada kak kalau hanya gambaran mengenai desain gaunnya hanya saja masih belum saya buat kedalam kertas agar kakak bisa melihatnya serta kakak memang luar biasa dalam memilih calon istri".ucap Angela dengan antusias
"makasih kak atas bantuannya serta apa ada yang lain kak yang bisa aku bantu".ucap Angela
"mas apakah tidak papa Angela tinggal sendiri selama suaminya sedang diobati".ucap ulfah
"benar mas apakah nantinya Angela tidak kesepian karena sendirian tinggal dirumah nantinya".ucap Rembulan
__ADS_1
"baiklah gini saja kita ajak ia tinggal sementara di tempat sikembar".ucap draka
"ide yang bagus mas tapi apakah Angela mau mengikuti kemauanmu mas".ucap Ulfah
"betul mas kan tidak tau apakah ia bakal setuju atau tidak. bagaimana Angela apakah kamu mau tinggal bersama kami sementara ini selama suamimu diobati".ucap Rembulan
"maaf kak bukan saya menolak akan tetapi apakah nanti merepotkan sama kalian".ucap Angela menolak dengan halus
"baiklah kalau kau menolak".ucap draka dengan santai
"yah gak jadi dong kamu ikut kami pulang".ucap rembulan
"halo diablo potong kelaminnya Albert yah ".ucap draka saat keheningan terjadi
"kak ampun kakak jangan potong nanti aku pengin anak gimana. ya sudah aku mau ikut sama kakak sementara ini".ucap angela secara spontan
"baiklah kalau kamu mau begitu sekarang kalau kamu tidak sibuk bisa bersiap untuk ikut kami".ucap draka yang mendapat acungan jempol dari ulfah serta menyisakan Rembulan yang masih bingung
__ADS_1
mereka semua pun langsung berangkat menuju mall dan akhirnya draka hanya tidur sambil menunggu ketiga wanita yang ikut dengannya selesai berbelanja.