Identitas Tersembunyi Menantu

Identitas Tersembunyi Menantu
bab 38


__ADS_3

tak berselang lama setelah kepergian bibi Andini, Narazu pun meminta izin pada sepupu andini agar ia bisa menelpon seseorang terlebih dahulu.


"hei kau sepupu dari pacarkukan ".ucap Narazu


"cih aku tak memiliki sepupu seperti itu yang menjadi wanita murahan".ucap sepupu andini


"terserah kau saja mau kamu anggap atau tidak pacarku itu tapi yang jelas aku hanya meminta waktu untuk menelpon seseorang sebelum aku dihabisi oleh kalian".ucap Narazu


"baiklah terserah kau saja sekalian bilang pada pacarmu itu untuk datang nanti mengambil mayatmu sendiri kesini".ucap Sepupu andini yang mulai tidak sabar


Narazu pun tidak menjawab dan ia langsung menelpon seseorang.


"tut.tut.tut. halo drak apa kau bisa kirim no sikembar kepadaku".ucap Narazu


"boleh nanti ulfah atau Rembulan mengirimkan no nya padamu karena aku sedang menyetir nih".ucap Draka


"baiklah sudah dulu yah aku juga mau menelpon tiger nih".ucap Narazu sambil mematikan panggilan


"tiger kau siap siap pergi hancurkan serta tangkap pemimpin geng diwilayah yang didekat lokasi ku berada".ucap Narazu setelah mematikan panggilan dengan draka dan langsung menghubungi Tiger


"siap bos. apakah ada hal lain lagi yang harus saya lakukan".ucap Tiger


"tidak ada kau bisa bersiap setelah kukirim lokasinya".ucap Narazu sambil mematikan panggilannya serta mengirim lokasi dirinya


setelah melakukan panggilan tanpa menunggu aba aba orang orang sepupu andini itu pun langsung menyerang dengan brutal sampai Narazu terbaring kebawah.


"huh.ternyata benar dugaanku bahwa kau itu hanya pria lemah baiklah sekarang sudah saatnya membunuh serta menyiksaamu"ucap sepupu andini sambil mendekatkan sebuah pisah kewajah Narazu


"hahaha.benarkah kau mampu dan sudah mengira bahwa diriku sudah kalah".ucap Narazu sambil tersenyum devil😈


"hei kau hentikan dan lemaskan bos kami sekarang kalau kau tidak ingin mati lebih mengenaskan dan mengerikan."ucap salah satu bawahan dari sepupu Andini


"cobalah kalau kalian mampu melakukan itu".ucap Narazu sambil memainkan pisau pada wajah sepupu andini setelah ia dengan mudah membalikkan badan dan situasi

__ADS_1


para bawahan dari sepupu andini pun langsung saja menyerang bersama akan tetapi saat mereka mengira bakal menang ternyata semuanya sudah terpental dan sekaligus bersimbah darah serta tewas ditempat karena terkena Aura milik Narazu yang memang dilepaskannya.


"bagaimana apakah kau masih mau melawanku sepupu pacarku yang tampan".ucap narazu


setelah mengucapkan hal itu Narazu pun memukul sepupu andini hingga pingsan. ia pun berdiri dan kembali menghubungi tiger.


"tiger kau atau orang mu suruh kealamat ini untuk membereskan semuanya sekaligus membawa orang untuk ku sekarang" ucap Narazu


"baik bos saya segera menyuruh orang untuk kesana dan bos para pimpinan ini mau dibawa kemana karena saya juga sudah membereskan yang ada dimarkas mereka".ucap Tiger


"kau bawa saja kemarkasmu saja serta kurung mereka jangan sampai bisa kabur"ucap narazu sambil mematikan telpon


"rapael ada 31 orang yang menuju ketempatmu untuk menangkap Andini apakah aku atau kau saja yang membereskannya disana".ucap narazu


"biar para hewan peliharaan abang saja yang mengurusnya dan apa ada hal lain sampai kau menelponku" ucap Rafael


"gak hanya saja disana ada bibinya Andini yang ikut memimpin.aku takutnya nanti Andini melihatnya dan malah merasa kasian".ucap Narazu


setelah memberi kabar pada rapael tak terasa ternyata orang orang dari tiger sudah datang saat dirinya bertelponan dengan Rapael.


"baiklah kalian semua bersihkan tempat ini serta bawa orang ini kemarkas kalian. gabung kan saja sama pemimpin yang ditangkap".ucap narazu


"baiklah segera kami lakukan".ucap salah satu orang disana


"kalau begitu aku pergi dulu kekantor dan kerjakan sesuai apa yang kusebut tadi ".ucap Narazu sambil masuk kemobil yang sudah menunggu dirinya


"sungguh mengerikan sepupu dari bos besar kita coba kalian lihat orang orang ini ".ucap salah satu orang disana


"benar ia bisa melakukan ini tanpa menggunakan sebuah sajam dan malah semuanya yang tewas mengenaskan".ucap orang lainnya


"sudah sebaiknya kita lakukan apa yang ia minta sebelum kita kena marah sama bos maupun bos besar karena tak becus melakukan pekerjaan".ucap orang yang terlihat seperti sebagai pimpinan disana


"siap".ucap semua serempak

__ADS_1


mereka pun akhirnya membersihkan tempat tersebut dari mayat mayat serta darah yang bertebaran disana.


......................


ditempat sikembar


Rafael sudah menunggu bersama Arga dan para pengikut Arga.


"ga nanti untuk seorang wanita kau sisaka dan untuk yang lainnya biarkan saja sebagai makanan mu maupun bawahan yang kau bawa".ucap Rafael sambil berjalan menuju kedalam hutan yang diiringi oleh bahawan arga dan disampingnya ada Arga.


arga yang mendengar hal itu ia hanya menggeram sekaligus menganggukkan kepalanya. tak selang lama mereka pun tiba ditengah hutan.


saat mereka menunggu terdengarlah suara mobil yang menuju kehadapan Rapael. ia pun langsung membidik ban mobil tersebut dengan mudah dan mobil tersebut pun oleng dan hampir menabrak pohon disana.


"hei kau apa maksudmu menembak ban mobilku".ucap Bibi andini setelah kelaur dari mobil yang diiringi oleh para bawahannya.


"membunuhmu".ucap Rafael sambil menunjuk kebelakang


tak berapa lama para anak buah arga pun keluar dan langsung menerkam para bahawan disana dan walaupun mereka membawa senjata tidak ada satu orang pun yang berhasil melukai para harimau tersebut.


"siapa kamu kenapa menyerang sekaligus menghalangi jalan ku".ucap Bibi Andin


"karena kau sudah menyakini calon anggota keluargaku dan juga kau sudah membunuh calon mertua sepupuku".ucap Rafael


"siapa yang kau maksud".ucap Bibi Andini


"kau yang telah membunuh orang tua dari Siti Andini calon istri dari sepupuku serta kau juga sudah menyiksa dirinya dengan kebohonganmu".ucal Rafael


bagai tersambar petir bibi andini pun lemas hampir terjatuh akan saat itu Rafael langsung menembakkan peluru bius kepada bibi Andini.


Rafael pun memanggil anak buahnya untuk mengantar bibi andini kepada narazu dan sedangkan ia pun langaung menuju pulang meninggalkan Arga dan bawahannya yang sedang memakan daging dari orang orang bibi andini.


...****************...

__ADS_1


__ADS_2