
ia yang mendengar ketukan tersebut pun langsung membuka pintu dan terlihatlah seorang wanita dengan pakaian khas kantoran yang penuh dengan bercak darah dipakaiannya.
"hei anak nakal sana masuk dulu ganti pakaian dulu baru bertemu dengan bibi atau ibumu".ucap draka
"baik kak dan terima kasih".ucap wanita tersebut
"baiklah aku pergi dulu untuk menemani istri istriku".ucap draka sambil berbalik pergi
akan tetapi saat draka sudah pergi selangkah ia merasa ada yang memeluk dirinya dari belakang dengan suara tangisan pelan didalamnya.
"kak makasih telah menerima diriku saat terpuruk dulu mungkin kalau tidak ditolong akhirnya aku bakalan mati didunia ini".ucap wanita tersebut
"sudah sudah kamu yang tenang apa kamu lupa bahwa dirimu itu sekarang memiliki nama keluarga besar baru serta sampai kapan pun kamu itu tetap keluargaku".ucap draka
"baik kak tapi apa yang bisa aku lakukan bukan kah ibu serta diriku bukan lah anggota keluarga tempest tapi malah kakak mau menerimaku".ucap wanita tersebut
"sudah aku bukan lah anggota keluarga tersebut karena semenjak diriku pergi saat itu juga nama keluarga tersebut bukanlah keluarga ku jadi kamu tak perlu memikirkannya serta apa kamu lupa bahwa dibelakang nama kita semua bakal menggunakan nama keluarga besar disaat waktu yang tepat".ucap draka
akhirnya draka pun bisa pergi setelah melihat anggukan dari wanita yang bisa dibilang sebagai sepupunya. ia pun langsung menuju kamar sedangkan wanita tersebut masuk kesebuah kamar yang ada ditempat tinggal milik sikembar tersebut.
dalam kamar draka pun melihat kedua istrinya sedang tertidur dikasur sedangkan satu nya lagi tertidur disebuah kain yang digunakan oleh Ulfah untuk beribadah.
ia pun dengan pelan melepaskan pakaian ibadah sang istri yang belum ia ketahui namanya. setelah selesai draka pun langsung menggendong istrinya ketempat tidur.
setelah meletakan tubuh sang istri kekasur draka pun membereskan alat yang digunakan sang istri untuk beribadah tersebut.
saat ia melipat pakaian ibadah Ulfah tersebut entah kenapa ia berpikir apakah nantinya dirinya masuk kedalam agama sang istri harus menggunakan pakaian tersebut saat beribadah.
__ADS_1
hingga ia akhirnya menggelengkan kepalanya entah karena bingung mau pun pusing saat memikirkan hal tersebut.
setelah selesai merapikan alat ibadah tersebut ia pun membersihkan dirinya dan mengganti pakaiannya serta langsung tidur ditengah sebagai guling mau pun bantal untuk sang istri.
...----------------...
draka yang tertidur pulas berbeda lagi sama wanita yang berada disebuah kamar yang sedang membersihkan diri dan berpakaian dan tak lupa ia menggunakan parfum untuk menghilangkan aroma darah ditubuhnya sekarang karena sebelum menuju ketempat sang kakak.
ia sudah menyiksa orang orang yang sudah melakukan percobaan pemerkosaan terhadap sang ibu.
ia juga sudah sangat geram saat berada dipertemuan keluarga beserta para anggota besar dalam perusahaan milik mereka.
hingga akhirnya sang ibu pun bebas dan untuk merayakannya ia melakukan penyiksaan terhadap pengawal pengawal yang sudah melecahkan sang ibunda.
ia akhirnya bisa bernapas lega dengan keamanan ibunya serta ia yakin dengan kekuatan keluarga besar baru nya hanya masalah kecil akan tetapi ia masih belum mengetahui apa yang menyebabkan sang kakak tidak menyerang keluarga tersebut.
wanita tersebut pun akhirnya keluar kamar dan menuju kamar sang ibu yang sudah ia ketahui.
ia pun langsung mengetuk pintu dan sampai akhirnya ada yang membuka pintu tersebut.
terlihatlah seorang wanita paruh baya yaang terlihat ketakutan serta secara bersamaan bingung dengan situasi tersebut.
"mohon maaf ada siapa yah dan ada keperluan apa kemari".ucap bibi selena
wanita tersebut hanya diam tanpa menjawab hingga akhirnya ia langsung memeluk wanita yang dihadapannya itu.
bibi selena yang melihat kalau wanita tersebut mendekati dirinya langsung mengundurkan dirinya karena ia pernah melihat wanita tersebut saat pertemuan keluarga dan orang orang yang berada diperusahaan milik keluarga.
__ADS_1
bibi selena pun hanya bisa berdiam karena melihat wanita yang memeluk dirinya tersebut menangis hingga wanita itu menyebut hal yang membuat ia ikut menangis bahagia.
"ibu maafkan anakmu ini karena sudah membuatmu menderita tanpa bisa menolong engkau".ucap wanita tersebut
"tidak tidak harusnya ibu yang meminta maaf padamu karena telah menelantarkan dirimu dan pasti kehidupanmu menderita bukan diluaran sana".ucap bibi selena
"tidak bu harusnya aku yang meminta maaf saat engkau dihina dan dipermalukan dihadapan ku dan orang lain anakmu ini malah tak bisa menolongmu".ucap wanita tersebut
"gak sekarang lebih baik kita memikirkan masa depan saja dan apa boleh ibu tau siapa nama kamu nak karena semenjak kamu lahir ibu tak pernah melihat dan membesarkanmu".ucap bibi selena
"nama anakmu ini adalah maina storm bu dan juga nama tersebut pemberian dari kakak saat sudah bertemu dulu".ucap maina
"tunggu nama akhiran kamu itu apakah hanya sebuah nama sambung atau keluarga".ucap bibi selena penasaran
"nama keluarga besar yang baru ibu masuki ini dan juga kita tak bakalan bisa keluar dari sini kecuali kecacatan atau pun kematian".ucap maina
"mai anak ku apa maksud dalam kecacatan dan kematian dari aturan tersebut".ucap bibi selena
"maksudnya adalah bahwa memang kita bisa bebas akan tetapi karena kita termasuk keluarga dekat dari kakak akhirnya hanya bisa bebas dengan syarat".ucap maina
"sampai kapan hal itu terjadi terhadap kita".ucap bibi selena
"tidak hanya saja sampai musuh besar dari kakak sudah menghilang dari dunia ini dan juga sekarang keberadaan ibu sedang dicari termasuk diriku".ucap maina
"jadi dirimu juga ikut dicari akan tetapi kenapa kamu malah masuk kedalam keluarga tersebut".ucap bibi selena
"karena tugas dari sang kakak untuk mempelajari sistem bisnis milik keluarga tersebut".ucap maina
__ADS_1
akhirnya karena banyaknya pertanyaan dari sang ibu ia pun menceritakan tentang hidupnya dari mulai pertemuan sama draka sampai sekarang yang menyebabkan keduanya tanpa sadar tertidur dengan sendirinya.