
setelah puas berkeliling diwilayah kera ketiganya pun dibawa oleh kera putih tersebut menuju tempat tinggalnya.
ketiganya pun sebentar dan draka pun langsung memberitahukan tentang teknologi yang lagi dibuat dan dikembangkan oleh rimuru dan saudaranya yang lain.
"begini sun rimuru dan yang lain sedang membuatkan sebuah alat untuk bisa membantu kalian agar bisa berkomunikasi sama manusia terutama kami".ucap draka
kera putih yang dipanggil sun itu pun menganggukkan kepalanya tanda paham tentang apa yang sedang dibicarakan oleh tuan beaarnya.
"baiklah sun saya sama kedua istriku pamit dulu untuk berkunjung ke raja yang lain".ucap draka sambil berdiri
sun pun juga ikut berdiri seperti seorang tuan rumah yang menghantarkan tamunya menuju depan untuk pergi.
ketiganya pun kembali duduk dimobil dan menuju tempat berikutnya yaitu tempat tinggal para badak hewan peliharaan dari zaifa milim saudarinya.
sesampai disana mereka turun dari mobil dan naik kepunggung para badak yang menyambut mereka serta membawa ketiganya menuju tempat tinggal para badak.
sesampai disana ketiganya pun diajak berkeliling diwilayah para badak dan sama halnya setelah selesai draka langsung memberitahukan tentang teknologi yang sedang dibuat oleh para saudara dan saudarinya.
berkeliling pun terus berlanjut hingga sore hari tiba dan itu pun hanya bisa mengunjungi setengah dari hewan peliharaan saudara dan saudarinya.
draka yang melihat hari sudah sore pun akhirnya dirinya membawa kedua istrinya menuju sebuah air terjun .
disamping air terjun sudah terdapat gua yang berisi air panas yang cocok untuk relaksasi tubuh dengan tujuan untuk membantu menyegarkan badan yang sudah lelah dalam melakukan kegiatan dan membantu menenangkan pikiran yang sedang kacau.
__ADS_1
sesampai disana draka pun mengajak kedua istrinya untuk berendam dikolam air panas buatan yang memang dibangun oleh mereka untuk bisa bersantai bersama.
keduanya pun langsung melepaskan pakaian nya dan berendam dikolom air panas tersebut.
selama berendam kedua istrinya pun terus bercerita kepada draka dan ia pun hanya mendengarkan saja isi hati dari kedua istrinya.
sesaat setelah keduanya selesai bercerita draka pun teringat sebuah tempat rahasia yang hanya diketahui oleh diirinya didekat air terjun tersebut.
dia pun langsung keluar dari kolam dan menjelaskan kepada kedua istrinya tentang ia bakal pergi sebentar untuk mengurus sesuatu.
kedua istrinya pun paham dan hanya mengangguk kan kepalanya tanda mengizinkan suaminya untuk menyelesaikan urusan tersebut.
setelah keluar dari kolam draka pun berjalan menuju kesebuah dinding yang penuh dengan batu.
seketika saja dinding batu tersebut terbuka dan terlihatlah seperti mulut gua dari yang sebelumnya yang hanya terlihat sebuah dinding batu.
draka pun masuk dan terus berjalan lurus seperti apa yang dirinya lihat karena dulu ia pernah hampir mati disana disebabkan oleh gua tersebut yang tidak menerima dirinya.
dia hampir mati kelelahan waktu itu namun draka bisa dibilang memiliki nasib baik walaupun juga dirinya mendapatkan sebuah perubahan pada tubuhnya.
draka terus berjalan hingga berhenti disebuah ruangan yang terdapat lima buah pedang yang menancap disebuah batu.
draka terus menatap kelima pedang tersebut dan disaat sudah dekat ia langsung meneteskan darah miliknya keatas gagang pedang tersebut.
__ADS_1
akan tetapi tak ada reaksi sedikit pun dari pedang tersebut hingga akhirnya ia memutuskan kembali dilain waktu untuk menaklukkan para pedang tersebut agar penyakit ditubuhnya bisa disembuhkan.
setelah dirinya keluar pintu gua pun berubah menjadi dinding batu yang berbeda dari sebelumnya.
draka pun tak terlalu memikirkan hal itu ia hanya kembali ketempat istrinya berada.
sesaat setelah ia sampai ternyata istrinya juga sudah selesai berendam dan sedang menggunkan pakaian barunya masing masing yang memang sudah dipersiapkan terlebih dahulu sebelum pergi berkeliling.
"suami apakah sudah selesai urusannya".ucap rembulan
"sudah sayang hanya saja masih belum selesai sepenuhnya ".ucap draka
"suami memang urusan tersebut berhubungan dengan apa".ucap ulfah
"ehmm.baiklah karena kalian istriku sebenarnya ini berhubungan dengan diriku sendiri dan hanya saja urusan tadi belum bisa diselesaikan oleh diriku".ucap draka
"suami yang sabar yah kami bakal selalu ada buat kamu".ucap ulfah sambil mendekat kearah draka
setelah dekat dengan draka ulfah pun langsung memeluk suaminya tersebut dan diikuti oleh rembulan yang juga memeluk ulfah dan draka.
draka pun membalas pelukan tersebut dengan lembut dan hal itu pun hanya sebentar karena waktunya pulang sudah tiba .
setelah agak lama berpelukan ketiganya pun kembali masuk kedalam mobil dan langsung menuju kearah tempat tinggal sikembar.
__ADS_1
sesampai disana ketiganya langsung dan menuju tempat masing masing karena kedua istrinya menuju dapur sedangkan ia pergi kekamar untuk mandi terlebih dahulu.