
Terlihat Narazu yang terus bergerak sambil memberi intruksi melalui sambungan telepon sebab baru saja dia mendapat kabar dari sikembar yang melakukan pertempuran.
Walaupun kembali dia mendapat kabar mereka aman akan tetapi insting yang dimilikinya seperti memberi tanda bahwa keduanya bakal melakukan gerakan besar besaran.
sebab hal itu juga dia langsung menyiapkan pergerakan persiapan kalau hal tersebut bakal dilakukan.
Dia juga mencoba memikirkan bagaimana menenangkan masyarakat kalau hal itu terjadi.
Narazu menebak bahwa setelah ini sikembar bakal menargetkan bisnis harus berada diatas para pembisnis senior bahkan melampui orang yang memiliki julukan raja bisnis.
tak berapa lama muncul dua sosok manusia dengan kondisi pakaian yang lusuh walau masih terlihat bagus.
Kedua orang itu pun langsung masuk kedalam perusahaan tanpa kesulitan sebab sedikit saja tugas keamanan bergerak , orang itu dipastikan bakal dibuat pingsan oleh mereka.
Karyawan yang melihat hal itu pun sontak ketakutan dan mulai mencoba untuk menghubungi pihak berwajib.
Kedua sosok itu pun tak peduli sebab mulai dari dulu mereka memiliki perjanjian bahwa kedua belah pihak tidak bakal mencampuri urusan satu sama lain.
Sebab itu juga walaupun Draka dan para saudaranya memiliki kekuasaan dunia bawah , para pihak pemerintah tidak bakal berani untuk menghalangi atau ikut campur dalam urusan mereka termasuk kasus pembantaian sepihak dengan syarat terdapat alasan yang tepat saat terjadinya pembantaian dan kasus kriminal lainnya.
Walaupun tidak ada peraturan mungkin pihak pemerintah tetap tidak berani bergerak sebab Draka dan saudaranya bisa dengan mudah menghancurkan harga diri pemerintah tersebut.
sikembar pun langsung masuk kedalam ruangan khusus miliknya diperusahaan tersebut.
Sebab walaupun Draka sebagai pemilik perusahaan sedangkan sikembar adalah sayap bisnis miliknya serta Narazu sebagai tangan mereka.
Setelah sampai disana sikembar pun langsung saja memanggil Narazu untuk datang keruangan mereka.
__ADS_1
Dilantai bawah pun terlihat pihak berwajib yang memiliki ikatan tersendiri dengan para karyawan yang main belakang pada perusahaan tersebut.
Tak berapa lama Narazu pun muncul dan duduk dengan serius dihadapan sikembar dengan raut wajah yang tak bisa ditebak.
"Narazu sudah saatnya keluarga kita mendominasi dunia sebab sementara kakak menghilang , pusat kekuatan dan kekuasaan sekarang berada dibawah pengawasan kami".ucap Rapaela
"benar kita harus bisa menstabilkan situasi selama kakak besar menghilang dan terutama pada sektor yang kita miliki sekarang".ucap Rapael
"terus apa langkah pertama yang bakal dijalankan".ucap Narazu sambil melihat kearah sikembar yang sedari tadi sibuk dengan laptopnya
"pertama sudah saatnya membuang para tikus yang sudah cukup kita peras untuk diambil darahnya".ucap Rapael
"betul sekarang adalah waktu yang tepat untuk memanen hasil apa yang kita telah tanam pada perusahan dan pemerintah".ucap Rapaela
"beres, memang dari dulu seluruh pihak sudah tercatat dalam daftar dan sepertinya waktunku untuk bergerak sekarang".ucap Narazu sambil melirik kearah jam tangan yang ia pakai
"mari kita tunjukkan pada semua orang tentang badai yang bisa menghancurkan segalanya".ucap Rapael sambil merentangkan tangan kedepan
ketiganya pun melakukan kompak tangan dan mengayunkan keatas dengan teriakan semangat namun dingin dan mengerikan bagi yang mendengar.
akhirnya Narazu pun keluar dari ruangan dan turun menuju lantai dasar serta memerintahkan bawahannya untuk meringkus para tikus yang dimaksud baik diperusahan pusat hingga cabang.
Sikembar pun juga begitu keduanya langsung memerintahkan bawahan mereka untuk bergerak meringkus pada pemerintahan dengan ditemani para bawahan milik draka yang sekarang untuk sementara waktu berada dibawah perintah mereka.
Dilantai dasar dengan arogan lima orang anggota berwajib sedang mencoba untuk masuk lift akan tetapi dihentikan oleh karyawan senior yang mengetahui aturan yang melarang sembarang orang untuk bertamu.
Peraturan yang dibuat oleh Draka sendiri yang saat itu masih memegang alih kendali perusahan dengan tujuan agar tidak mengganggu ketengannya.
__ADS_1
Kelima anggota itu membawa lumayan banyak anggota lain yang hanya menunggu perintah dan tidak tahu apa apa.
Dilantai atas sikembar juga meminta salah satu petinggi bawahan kakak nya untuk bergerak dalam menendang para tikus gemuk yang berada dalam pihak pertahan dan keamanan wilayah.
Sesampai dilantai dasar Narazu melihat karayawan senior yang mencoba menahan anggota berwajib akan tetapi malah ikut dihajar dengan sambil berbagai aturan yang seperti dibuat buat saja.
Tepat saat salah satu anggota yang mengancam dengan pistol pada karyawan senior tersebut.
Narazu muncul tanpa diketahui oleh orang yang mereka lihat hanyalah sebuah tubuh tanpa kepala dengan banjir darah yang mengenai wajah karyawan senior tersebut.
Karayawan perempuan dan karyawan baru pun seketika berteriak histeris, panik akan situasi yang terjadi sedangkan para karyawan senior hanya shok sebentar saja sebab tempo dulu pernah diajarkan oleh Draka tentang mental.
Seluruh anggota senior perusahaan pusat memiliki mental cukup kuat saat berhadapan dengan adegan berdarah sebab yang lebih mereka takuti adalah tiga sosok besar yang mengendalikan perusahan tempo dulu yang melatih mereka.
Semua orang tempo dulu hampir dibuat gila dengan latihan yang diberikan oleh Draka sebab baik dari segi fisik dan mental ikut teruji.
Narazu pun tak peduli dengan teriakan tersebut sebab tak berapa lama para bawahannya menyeret 15 orang yang memiliki wajah yang sudah tak karuan bentuk tak sadarkan diri.
Sontak saja karyawan yang tadinya histeris malah pingsan ditempat dan para bawahan Narazu terus mendekat kearah sibos yang sedang menendang pelan para polisi yang masuk kedalam daftar atau pun bukan.
Tak berapa lama akibat dari pergerakan anggota sikembar dan Narazu secara perlahan seluruh jajaran pemerintah dihancurkan dan diganti dengan para ahli tiap bidang.
serta karena hal itu juga seluruh saudara Draka yang lain juga ikut bergerak dalam menendang para tikus yang sudah gemuk.
Berkat kejadian itu seluruh masyarakat mulai agak antusias akan tetapi dibalik itu semua anggota keluarga besar lain malah semakin mengurung diri dari muncul kepermukaan sebab para pemimpin keluarga sudah bisa menebak siapa dibalik dari kejadian itu semua.
Selama beberapa hari tidak ada kekuatan yang berani bergerak disaat keluarga strom yang mulai menunjukkan taringnya dan dikenal oleh seluruh anggota pemerintah dan kalangan atas lainnya.
__ADS_1
Disamping itu keadaan keluarga Draka pun secara perlahan kembali tenang sebab mereka menganggap bahwa sang kakak menghilang untuk mencari sang istri.