
tak berselang lama pagi pun menjelang Draka pun terbangun akan tetapi ia sama sekali tak bisa bergerak karena dirinya sedang diapit oleh dua wanita disisinya.Draka pun akhirnya mau tak mau saat menunggu kedua bidadarinya tersebut ia pun tanpa terasa tertidur kembali.
akhirnya Draka pun terbangun karena mendengar terikan disamping tubuhnya iya pun langsung saja bangun dan melihat apa yang terjadi , ia pun melihat seorang wanita yang sedang menangis keras serta karena hal itu Rembulan pun juga terbangun dan ia pun melihat ada wanita dikamarnya akan tetapi setelah melihat siapa yang sedang menangis ia pun langsung ikut menangis serta memeluk wanita tersebut.
tak berapa lama Draka pun memeluk sang wanita sedangkan Rembulan pergi ke kamar mandi untuk mandi serta setelah keluar ia pun masuk keruang ganti.
sementara Rembulan berpakaian ia pun menghibur wanita yang sedang berada dipelukannya itu ia hanya bisa mengelus kepala aang wanita dengan lembut walau pun ada penolakan tubuh yang sedang dipeluk.
"sudah berhentilah menangis karena dirimu sudah kembali kesisiku mulai sekarang kau Serta Rembulan bakal menjadi istriku karena hal itu kalian bakal aku lindungi serta dikasih sayang oleh diriku maupun keluargaku". ucap Draka sambil menghibur dengan lembut
"tapi diriku ini sudah kotor serta aku tak mengenal dirimu jadi aku tak pantas berada disisimu". ucap sang wanita yang masih terisak
"kak kakak gak usah berkecil hati seperti itu karena kalau Draka tak menginkan kakak ia tak bakal menolong serta membawa kakak kemari". ucap rembulan setelah keluar dari ruang ganti
"iya betul apa yang dikatakan oleh Rembulan tersebut dan mungkin kamu tak mengenalku tapi kamu mungkin masih ingat kamu pernah menolong seorang laki laki yang sedang terluka parah saat itu kalian menolong laki laki tersebut dan saat kalian meninggalkan dirinya laki laki tersebut bersumpah bahwa ia bakal menikahi wanita yang menolong dirinya itu". ucap draka menjelaskan
"jadi kamu adalah pria yang sudah kutolong akan tetapi bagaimana diriku ini sampai bisa berada disini sedangkan terakhir kali kuingat diriku sudah mau dijadikan mainan oleh banyak pria". ucap wanita tersebut
"mudah jawabannya kamu dibawa oleh saudaraku dan juga kamu ditolong oleh vampir dengan tepat waktu saat kau ingin dinikmati oleh pria sampah itu". ucap Draka menerangkan dengan ragu ragu
"jadi kakak hampir jadi mainan para pria brengsek dan kamu draka bagaimana seorang vampir bisa menolong kakak tanpa ada bekas luka gigitan penghisap darah". ucap Rembulan penasaran
"kalau untuk vampir mereka termasuk anak buahku walaupun beda alam dan sedangkan kenapa bisa kakakmu berada dikamar ini karena sikembar sudah membawa masuk dirinya atas seizinku". ucap Draka
__ADS_1
mereka berdua pun mengangguk dan kembali berpelukan tak berapa lama terdengar lah ketukan serta panggilan diluar kamar mereka. Draka pun keluar dan melihat yang mengetuk ternyata sang adik yang disuruh oleh saudaranya serta ibunya untuk membangunkan mereka dan mengajak sarapan bersama setelah mendapat ajakan tersebut Draka pun masuk dan menyuruh sang wanita untuk mandi dikamar mandi dikamar tersebut dan berpesan pada Rembulan untuk membawa wanita tersebut ke meja makan nantinya.
Draka pun keluar kamar dan menuju kamar mandi tamu dan mandi disana setelah selesai ia pun langsung masuk keruang ganti miliknya dikamar akhirnya ia pun langsung menuju meja makan. tak terasa setelah sarapan ia pun menjelaskan siapa wanita yang berada disamping rembulan tetsebut.
"bu ini adalah wanita yang sudah kuceritakan dan ia juga calon istriku dan untuk sementara ini ia juga bakal tinggal disini dengan kalian". ucap Draka
"wah anak ibu benar benar bisa memilih seorang istri yah tak dapat satu malah mendapatkan dua sekaligus. sini panggil tante bunda atau mamah yah maupun ibu karena untuk Draka beserta para saudara laki lakinya ia memanggil tante dengan sebutan ibu sedangkan Rembulan serta adiknya draka memanggil tante dengan sebutan bunda ". ucap Ibu syifa
"jadi siapa nama calon mantu ibu yang cantik satu ini". ucap ibu syifa yang melihat ketakutan dan kecemasan dimata sang mantu
"nama saya Noor ulfah white bunda dan semoga bunda bisa menerima kehadiran ulfah dengan baik dikeluarga kalian". ucap ulfah
"Halo kakak ipar jadi sekarang aku manggil kakak ipar dengan sebutan apa nih agar lebih mudah membedakan kakak berdua " ucap Aulia
hal tersebut pun mendapat anggukan kepala dari sikembar.
"bu mungkin aku bakal kembali dalam 3 hari nanti untuk menjalankan rencanaku dan ibu juga sudah mulai mengetahui apa yang sudah terjadi walaupun masih gambaran tapi nanti kalau ibu pengin hal mendetil nanti bisa bertanya sama aulia ibu juga harus ingat meminum ramuan obat agar tidak membuat lebih drop". ucap Draka
"baiklah. dan juga kamu tenang saja ibu bakal menjaga kedua mantu ibu ini dengan baik akan tetapi apakah sikembar juga bakal ikut dalam rencana kamu". ucap Ibu syifa
"ibu tenang saja Draka sekarang hanya mencabut akar pendukung musuh terlebih dahulu sebelum menghadapi musuhnya agar mereka bisa merasakan apa yang namanya sakit tak berdarah rasa dari dikhianati saat sudah mulai saling percaya". ucap Draka
__ADS_1
Tak terasa mereka pun selesai sarapan mereka pun melakukan aktivitas biasa akan tetapi para wanita masih ingin bersama ulfah , Draka pun hanya bisa menyerah dengan keadaan tersebut. ia pun langsung saja menuju ruang khusus penyimpan senjata miliknya ia pun masuk keruang tersebut yang sudah lama tak ia masuki serta ia juga mulai tersenyum iblis yang sudah lama tak ia keluarkan karena terakhir kali ia tersenyum tersebut ia saat itu sudah menggila menyerang secara brutal, kejam, sadis akan tetapi entah bagaimana akurasi menembak dirinya tak pernah lumut dan goyah saat menembak musuh dirinya.
saat diruang tersebut ia pun mengambil sebuah pedang dan serta ia pun menggunakan ilmu magisnya dengan menggabungkan pedang yang ia dapat saat mengambil tanaman obat.
setelah selesai pedang tersebut pun langsung mengkilap tanpa ada bekas noda sedikit pun . pedang tersebutpun seolah olah juga tersenyum saat melihat tuannya memegang dirinya.
setelah melihat pedang tersebut ia pun bergumam dalam ruangan tersebut.
"semuanya lama tak bertemu sepertinya kalian bakal kembali ikut perang kecil kecil maupun besar nanti "
setelah Draka melakukan pembersihan diruangan tersebut ia pun langsung saja menuju ruangan yang dimana ada keberadaan ulfah calon istrinya tersebut ia pun menghampiri serta mereka pun berbagi cerita sampai menjelang makan siang.
para wanita tersebut pun memasak bersama dengan gembira sedangkan Draka malah tetidur karena mendengar cerita ulfah.
tak berapa lama draka pun terbangun karena merasa ada yang mendekat walaupun masih lumayan jauh dalam menghampiri dirinya akan tetapi saat Draka mengetahui bahwa yang datang adalah kedua calon istrinya ia pun pura pura tidur untuk bisa menjahili keduanya.
saat kedua wanita tersebut mendekat mereka pun melihat Draka yang seolah olah tertidur pulas mereka pun mencoba membangunkan Draka akan tetapi saat mereka lengah draka mencubit pelan salah satu dari mereka sampai akhirnya kedua wanita tersebut sadar akan kepuraan draka akhirnya mereka pun mengelitiki draka dengan gembira dan senang.
__ADS_1
......................