
"Mah ini cake ulang tahun buat diba"
Karina tersenyum, mengangguk
"Kaaaakakkkkk abannngggg
"Mamah bawa cake ulang tahun ayooo..makan rame rame..." masih dengan ekspresi senang. "Minumannya mah?" apa yang ada di kulkas. Erina dan Erik keluar dari kamar "selamat ulang tahun adekkk"
"Selamat ulang tahun sayanggg"
" Maafin mamah ya diba, mamah cuma bisa buat ulang tahun sederhana seperti ini kita harus hemat kakak mau skripsi, abang mau kuliah, diba juga mau kuliah jadi kita harus hemat...maafin mamah, mamah janji akan bekerja keras demi anak anak mamah, doain mamah aja semoga Allah sehatkan mamah dan mudah rezki mamah, anak anak mamah kuliah yang bener, sekolah yang bener, karena kita di negeri orang jangan buat masalah,...." ucap Karina panjang lebar.
Erina, Erik dan adiba terharu. Mamah sendiri menghidupi ketiganya. Serentak mereka memeluk Karina. " Kami sayang mamah". Di tengah acara pelukan hp Karina bergetar. "Sebentar ada yang telepon". Karina mengangkat teleponnya.
"halo....ya prof"
"Sekarang"
"ne...prof"
"Ayo rapikan rumah Prof jae dan istrinya mau mampir
uda jalan".Segera beberes rumah. Tak lama ada yang mengetuk pintu.
"Anneyonghaseiyo..."sapa Prof. Jae
__ADS_1
"Anneyonghaseiyo..."Jawab Karina. Membungkukkan badan. Menghormati.
"Silakan duduk prof....Ibu....
"Ghamsahamida.....Karina mulai sekarang gantikanlah saya....saya mudah lelah...dan saya ingin menghabiskan waktu dengan istri saya, saya tidak ingin berjauhan dengan istri saya..." ucap Prof. Jae sambil menggenggam tangan istrinya seraya tersenyum mesra. Istrinya pun balas menggenggam tangan Prof.Jae. "masyaallah..."batin Karina.
"Dan sambil menunggu pendaftaran S3 kamu boleh menggantikan saya, kali ini gantikan saya di acara seminar psikologi di China, kamu akan berangkat besok pagi bersiaplah...
"Mwo (APA)....bahannya bagaimana prof?
Di sana kamu hanya sebagai penilai atas tugas mahasiswa. Kemudian di seminarkan tugas dan kegiatan mahasiswa tadi, acara mahasiswa...
"O.....(baiklah)
" Ghamsahabnida...sudah memberi saya kesempatan".....berdiri dan menunduk badannya.
Prof Jae berdiri " Saya pamit dulu ada yang mau saya singgahi dengan istri..." menggandeng tangan istrinya berjalan menuju pintu. " Kami permisi..."
" Ye...(ya) ....hati hati prof..". Karina pun menutup pintu dan menguncinya. Karina menghampiri anak anak. " Bisa mamah tinggal kalian di rumah? "
" Bisa mah, abang nanti yang jaga kakak sama adek"
" Doakan mamah agar semuanya lancar, mamah siap siap dulu...".
Karina langsung masuk ke kamar. Menyiapkan baju selama 3 hari. Keesokkan pagi " kakak, abang, adek mamah pergi ya, sarapan, jangan telat, mamah duluan jaga diri selama ga ada mamah". Menyeret koper kecil, dari kejauhan gerombolan pemuda mendekat "Kakak angkat mau kemana?"
__ADS_1
Karina tersenyum. " Aku mau pergi kerja ke luar daerah, jaga jaga rumah dan anakku dari luar, bolehkah aku meminta bantuanmu?.. tapi jika kalian menggoda atau mengganggu anak anakku aku tidak akan tinggal diam..."
" Baik kakak, kami akan menjaganya.." jawab salah satu dari mereka. " Kalau kalian menjaganya dengan baik pulangnya aku janji akan traktirin kalian semua makan ayam bagaimana?..."
Wajah mereka sumringah..." Baik kakak angkat serahkan pada kami, kami tidak akan mengecewakan kakak angkat"....
" Baiklah aku pergi dulu ingat pesanku...." . Karina
naik ke dalam taxi yang sudah Karina pesan.
David Lee
Pagi ini tubuh ku terasa segar bugar. Melirik jam di nakas. "Lebih baik menjemput Karina sekalian kinta maaf atas kejadian kemarin..." batin David. Ia pun bersiap. " Ga perlu sarapan, bareng Karina aja .."
Mengambil kunci mobil, menghidupkan mobil melaju dengan kecepatan sedang ketika mobil mendekat ke rumah Karina, David memperbaiki penampilannya. ia menunggu di pinggir jalan.
Tok tok tok tok...
Kaca mobil di ketuk. " Apakah kamu menunggu kakak angkat?.." tanya salah satu dari mereka.
"Ya...apakah Karina sudah pergi kerja atau kuliah ?.."
" Kakak angkat tidak kerja atau kuliah, kakak angkat tadi pergi naik taxi dengan koper besar kelihataannya dia akan pergi lama..."
"Mwo...."(APA)
__ADS_1