Indonesia Dan Korea

Indonesia Dan Korea
Teman Ha Jun


__ADS_3

" Aku menerima jika kau memeluk agamaku, bicarakan lah dengan keluargamu, aku memberi waktu untukmu hingga satu bulan, lebih dari satu bulan aku mohon maaf berarti kita tidak berjodoh dan aku pun butuh kepastian...."


" Baiklah, berikan aku waktu selama sebulan, dan aku minta selama sebulan kau tidak dekat dengan siapapun apalagi kau menerima lamaran orang lain..?"


Pintu pun terbuka masuklah teman Ha jun. Serentak Ha Jun dan Adiba menoleh. Dia sahabat Ha Jun ketika sekolah menengah pertama.


" Hei Ha Jun kau sedang bersama wanita..? pacarmu kah..?...." dengan cengengesan mereka berdua duduk di sebelah Ha Jun ketiganya menatap Adiba. Adiba kikuk.


" Aku rasa pembicaraan kita sudah selesai, aku mau pulang...." Adiba berdiri mengambil tas dan buku bukunya.


Tiba tiba teman Ha Jun yang paling tampan mencoba mengulur tangannya niatnya hanya ingin menyentuh pipi Adiba. Sigap dengan tangan sebelah karena tangan sebelah lagi memegang buku buku. Adiba melintir tangan dan menendang tulang keringnya teman Ha jun.


" Kau kira karena kau merasa tampan semua menyukaimu? kau salah...hormati wanita, kau juga lahir dari seorang wanita...dan kau Ha Jun ajari temanmu menghormati wanita, tidak semua wanita menyukainya...."ujar Adiba dengan wajah datar.


Teman Ha Jun masih memegang tulang keringnya yang sakit.


" Ayo aku akan mengantarmu hingga ke pintu...."

__ADS_1


Sambil berjalan Ha Jun menelepon supir pribadinya agar mengantar Adiba pulang. Adiba dan Erik menggunakan kendaraan umum. Bukan tak sanggup membeli mobil tapi keduanya lebih nyaman dengan naik kendaraan umum.


" Adiba aku minta maaf karena temanku yang mencoba melecehmu aku pastikan dia membayarnya, supirku akan mengantarmu pulang..."


" Ha Jun gomawoe mau mengantarku pulang dengan supirmu, aku pulang..." Adiba pun menaiki mobi Ha Jun. Setelah mobil yang di naiki Adiba tidak nampak lagi. Rahang Ha Jun mengeras. ia kembali ke ruangannya. Begitu masuk ruangan dilihatnya temannya masih ada. Ha Jun berjalan agak cepat dan...


BUGHHH


Sebuag tinju melayang ke pelipis temannya.


" Kau tahu wanita yang kau sentuh tadi calon istriku,


" Kalau kau masih mau bekerja sama dengan perusahaanku jaga tingkahmu, keluar dari ruanganku.."


" RIIIIIIIIIIII....RYU...."


Setengah berlari asistennya masuk.

__ADS_1


" Antar dia keluar......" membelakangi teman temannya.


" Maafkan aku Ha Jun, aku tak tahu kalau dia calon istrimu..."


Ha Jun masih diam. Masih dengan posisi membelakangi. Temannya keluar dari ruangan Ha Jun.


" Kau apa kurang kerjaan menyentuh milik Ha Jun ?


apa kau tidak mengenal bagaimana Ha Jun?


Kalau dia membatalkan kerja sama habislah kita


kau ingat wajah wanita itu jangan kau sentuh lagi atau cari masalah dengan Ha Jun...." Teman Ha Jun satu lagi mengomel.


Kawan pertama yang kena tinju Ha Jun terdiam.


Dia mengira Adiba sama dengan wanita lainnya. Akan terbius dengan senyumannya dan berakhir di ranjang. Ternyata dia salah malah kena bogem dengan calon suami istri itu.

__ADS_1


Akhirnya mereka pulang ke apartemen. Tadinya mereka mendatangi Ha Jun untuk mengenalkan teman perempuan mereka. Akhirnya gagal karena tingkah konyol temannya. Mereka dua sahabat tanpa kenal lelah selalu mengenalkan teman teman perempuan mereka kwpada Ha Jun. Karena cuma Ha Jun yang masih jomblo. Selebihnya mereka sudah punya gandengan masing masing.


__ADS_2