
Malamnya setelah pulang kerja dari rumah sakit Erika menceritakan semua kejadian di tempat Erika dan Dae Hyun duduk dengan teman temannya. David sangat marah mendengar cerita Erika. Dan David mendukung keputusan Erika. Ketika mereka berkumpul di ruang TV sambil ngemil. Seorang asisten rumah tangga David memberi tahu ada tamu Seorang ayah dan anak. Kemudian asisten tersebut ke dapur untuk membuat minuman. David pun berjalan ke ruang tamu untuk melihat siapa yang datang. Belum David duduk kedua orang itu memeluk kaki David.
" 나와 내 아이를 용서하십시오
nawa nae aileul yongseohasibsio"
" Maaf kan saya dan anak saya tuan. Dia tidak tau kalau Nona Erika anak anda tuan. Ampuni saya dan jangan pecat saya..."
David masih diam.
Erik yang baru pulang dari pengajian dari Masjid Pusat Seoul kaget melihat apa yang terjadi setelah mengucap salam dan mencium tangan Appanya dia cuek masuk kedalam rumahnya. Tapi tidak dengan anak perempuan Tian Baekyun dia satu kampus dengan Erik. Dia tidak menyangka kalau Erik anak tiri dari David. Dia menutup mulut karena kaget.
__ADS_1
" Tuan David jangan pecat saya sebagai gantinya saya akan menyerahkan anak saya kepada anda terserah mau anda jadikan apa? istri atau menantu anda"
" Appa......" teriak anak perempuannya.
David terkejut. Dia menyentakkan kakinya.
" Duduklah di kursi kita bicarakan baik baik..." jawab David.
" Tuan Baekyung mohon maaf saya tidak bisa menerima tawaran Anda. Saya sudah punya istri dan saya sangat mencintainya. Mengenai putri anda bawalah pulang didik dia dengan baik. Instropeksi diri dan putri anda. Kalau anda menghendaki anak anda menjadi menantu saya, anak saya tidak akan mau karena dia mencari istri yang seagama...maafkan saya tuan mulai pagi tadi anda sudah saya pecat semua fasilitas D Corporation saya tarik kembali...setelah ini jadilah pribadi yang baik. mohon maaf saya akan kembali berkumpul dengan keluarga saya, ini terakhir kali kita bertemu....terima kasih.... " David pun bangkit dari duduknya.
PLAAAAKKK......PLAAAAAKKKK
__ADS_1
" ini semua gara gara kamu, lihatlah kita menjadi miskin sekarang....puas kamu..?
Anak perempuan itu menangis tersedu sedu.
미안
mian
" Maafkan aku Appa..." ia masih menangis tersedu sedu. David tidak peduli dia terus berjalan. Kemudian dia menelepon sekretaris Kim meminta agar sekretaris Kim memecat tuan Baekyun dengan tidak hormat dan uang pesangon. David masih ada hati masih memberikan uang pesangon. David juga meminta sekretaris Kim mengusut tuntas bagaimana tim keamanan D Corporation bisa kebobolan menjaga anak gadis sekretaris umum dam memperketat tim keamanan. Karena peraturan di D Corporation tim keamanan bisa keluar hanya dengan perintah atau tanda tangan sekretaris Kim dan David. Untuk menenangkan hatinya ia memeluk Karina yang duduk di sebelahnya. Erika, Erik dan Adiba cuek fokus menonton berita.
" Biarkan dia meniadi contoh bagi pegawai yang lain semoga ke depannya perusahaan lebih baik dan berkembang.." doa David.
__ADS_1
" Bagaimana sudah selesai masalahnya..? " tanya Erika sambil merebahkan kepalanya di bahu David.
" Alhamdulilah sudah selesai...dia pantas mendapatkannya. Menggunakan fasilitas kantor untuk kepentingan pribadinya...."ucap David tak lupa dia menceritakan semua yang terjadi sampai Baekyun menyerahkan anak gadisnya. Semua kaget mendengarnya dan menggelengkan kepala. " Luar biasa Tuan Baekyun demi harta anak pun rela di korbankan dan tak mempedulikan perasaan anaknya...". Karlina membatin.