Indonesia Dan Korea

Indonesia Dan Korea
Kabar Bahagia


__ADS_3

Satu bulan usia pernikahanku dengan Ha Jun. Aku menikah dengan Ha Jun di minggu ke dua. Aku menghitung hitung hari dan minggu. Mengingat. Rasanya aku belum haidh. Aku hitung lagi mungkin aku salah fikirku. Dari Ha Entertaiment aku permisi keluar. Aku telepon supirku agar menjemputku. Dari kejauhan sudah nampak sopirku. Aku katakan aku aku ingin ke kantor Ha Jun. Sekalian lewat aku minta singgah di apotik. Setelah singgah aku membeli 2 tespack. Setelah tiba di kantor Ha Jun aku naik lift ke lantai Ha Jun. Nampak Ryu berdiri sambil tersenyum.


" Anneyongseiyo Ryu apa kabarmu..?...tanyaku.


" Anneyongseiyo aku sehat Nona..."


" Hei hei jangan panggil aku Nona panggil Adiba. Kita sahabat hmmm...ujarku sambil tertawa. Ryu pun tertawa ini yang dia kagumi dari istri bossnya. Anak milyader suami milyader tapi tidak sombong tetap rendah hati. Sangat beruntung Ha Jun memperistrinya. Ini yang membuat Ryu menjadi tameng dari perempuan perempuan yang mengaku ngaku pacar atau calon istri Ha Jun. Adiba terlalu baik dan ramah.

__ADS_1


" Suami ku ada di ruangan Ryu..?.."


" Ani Adiba Tuan masih di ruang rapat, perlu aku beritahu Adiba ada di sini..?..." tanya Ryu.


" Nanti aku kabari aku masuk dulu ke ruangan suamiku....." Adiba berjalan masuk ke ruangan Ha Jun langsung menuju ke kamar mandi. Setelah buang air Adiba mencelupkan tespacknya di letakkan di tempat yang aman dan kering. Adiba bersih bersih dan keluar dari kamar mandi. Setelah lima menit dengan jantung yang berdetak keras Adiba berjalan ke kamar mandi dan melihat hasilnya ternyata garis dua merah. Adiba positif. Adiba mengucapkan Alhamdulilah masih dengan ekspresi senang berjalan menuju pintu membuka hendle melongokkan kepala.


" Ryu tolong katakan pada Ha Jun segera ke ruangannya. PENTING..." menekankan kalimatnya. Tersenyum lalu duduk di sofa ruangan Ha Jun. Ryu segera menelpon sekretaris Kim Ha. Menyampaikan apa yang di pesan Ryu. Kim Ha melirik Ha Jun yang sedang fokus dengan laporan keuangan dari divisi. Membisikkan ke telinga Ha Jun apa yang Ryu sampaikan. Ekspresi Ha Jun laget dan khawatir. Balas berbisik " Adiba di ruanganku sekarang...." ulangnya untuk memastikan. Kim Ha mengangguk. Ha Jun langsung berdiri berjalan dengan cepat ke ruangannya. Peserta rapat melihat ekspresi Ha Jun bertanya tanya ada apa tapi tidak ada keberanian untuk bertanya. Hanya memandang dan menebak nebak. Kim Ha melanjutkan rapat. Ha Jun berjalan cepat ke ruangannya. Setelah mencapai ruangannya terlihat Ryu berdiri hormat. Ha Jun tidak mempedulikan di kepalanya saat ini sangat khawatir dengan Adiba. Meraih hendle pintu membukanya. Adiba berdiri di kantongin hasil tespacknya.

__ADS_1


" Aku sangat khawatir kau kenapa kenapa, kau baik baik saja kan....? " tanya Ha Jun sambil memeriksa seluruh tubuh Adiba. Adiba tersentuh.


" Sayang....apa aku mengganggumu..." tanya Adiba sambil memeluk pinggang suaminya. Ha Jun balas memeluk Adiba.


" Tidak sayang, katanya ada yang penting ada apa hmm..?


Adiba mengeluarkan tespacknya. Ha Jun bingung dia belum paham.

__ADS_1


" Ini tespack dan hasilnya garis dua, kalau kau belum paham cari di hand phonemu...."


Dengan terburu buru Ha Jun mengetik di hand phonenya. Adiba membalikkan badan berjalan hendak duduk di sofa. Tiba tiba Ha Jun memeluknya dari belakang. Dan....


__ADS_2