
Wanita itu menatap Erika. " Kau istrinya..? kau tau dulu semasih kami kecil kecil dia berjanji padaku akan menikahiku ternyata sekarang dia memilihmu, sedangkan aku menunggunya...aku kecewa hiks hiks". Lalu ia tertidur di tempat tidur Ahsan dan Erika.
Ahsan kemudian menghidupkan keran di bath up setelah penuh di seretnya perempuan itu. Perempuan itu memberontak, menjerit dan berusaha memukul Ahsan. Ahsan menceburkan wajah perempuan itu di bath up berulang ulang kali sampai wanita itu sadar.
" Sudah sadar...?" tanya Ahsan sinis.
Karena mendengar suara jeritan Adiba, Erik dan David dan asisten Abeoji mengejar ke kamar Ahsan. Mereka berkumpul di pintu kamar Ahsan. Karina yang di kamar merasa aneh kenapa David tidak kembali akhirnya keluar kamar dari pintu kamarnya dia melihat banyak orang berkumpul di pintu kamar Ahsan dia penasaran apa yang terjadi akhirnya ikut berkumpul dengan mereka
" Kau sudah sadar..? bisa kau jelaskan kenapa kau bisa sampai di sini?....." tanya Ahsan.
" Dae Hyun kenapa kau lupa padaku? Sedari kecil kita bersama, aku menunggumu di tempat kau menyatakan cintamu padaku hiks hiks tapi kau malah menikahi dia......" sembari menunjuk Erika.
" Siapa namamu..? tanya Ahsan.
__ADS_1
" Sekarang kau melupakan namaku, aku Ara waktu itu kau liburan di rumah paman di bibimu di Desa X
kita bertetanggaan setiap hari kita bermain bersama ke kebun, Teganya kau melupakan aku hiks hiks hiks....." perempuan itu menangis
" Aku minta maaf bila aku sudah berjanji padamu, tapi aku sudah menikah dan aku sangat mencintai istriku. Dan aku minta padamu pergilah jangan ganggu aku dan istriku....dan aku harap kau menemukan laki laki lain yang lebih mencintaimu..." jawab Ahsan.
" Darimana kau tahu aku menikah di sini...?
" Aku bekerja di hotel ini, aku berusaha menjumpaimu dan menghubungimu tapi kau selalu sibuk....
" Aku minta maaf, aku sudah menikah...dan aku mencintainya....pergilah Araa, aku akan beristirahat dengan istriku.....aku minta maaf...
" Maaf Erik, Adiba, Appa dan Eomma, asisten chui mengganggu istirahatnya, dan tolong asisten chui bawa wanita ini keluar aku lelah mau beristirahat....
__ADS_1
" Aku yang akan membawanya keluar....." sahut Adiba.
Kemudian ia memapah wanita itu keluar.
Setelah semua orang kembali ke kamarnya. Ahsan menutup pintu kamar hotel. Sekarang bagaimana menghadapi istrinya agar tidak terjadi kesalah pahaman. Ahsan terduduk di pinggir tempat tidur sambil menunggu istrinya keluar dari kamar mandi.
Erika keluar dari kamar mandi dengan rambut di lilit handuk dan handuk piyama. Ia berjalan ke lemari melihat bajunya yang sudah di susun rapi. Mengambil baju tidur dan memakainya di kamar mandi setelah selesai ia mengambil mukena dan sajadah ia pun sholat agar tenang. Erika masih shock. Masih tidak percaya dengan apa yang terjadi. Malu ketika seluruh keluarga melihatnya. Perasaannya campur aduk. Dan ia butuh ketenangan
Semua yang di lakukan Erika tidak terlepas dari pandangan Ahsan. " Lebih baik aku mandi, sholat dan menyelesaikan semuanya dengan Erika ".
Katika Ahsan sudah selesai semuanya dilihatnya Erika tertidur dengan air mata yang masih mengalir. Juga terlihat matanya sedikit bengkak.
" Maafkan aku istriku, aku sangat mencintaimu, maafkan aku di malam pertama kita membuatmu menangis. Aku berjanji ini air mata yang terakhir....."
__ADS_1
kemudian mengecup kening istrinya agak lama. Merapikan sedikit rambutnya. Erika tidur dengan membelakanginya. Ahsan pun mengambil posisi di belakang tubuh Erika. Memeluknya " maafkan aku..." ujarnya sebelum tidur.
Sebenarnya Erika belum tertidur. Ia hanya memejamkan matanya saja. Dia tahu apa yang Ahsan katakan. Itu membuatnya bertambah sedih dan haru.