
Erika mengernyit. Heran. Siapa yang mengiriminya bunga fikirnya. Erika memgambil bunga tersebut menciumnya dan membawanya ke ruangan diambilnya vas yang telah di sediakan pihak rumah sakit di tatanya bunga tersebut di letakkan di mejanya. Erika tersenyum. " Cantik..." pujinya. Setelah menata dan merapikan sedikit mejanya Erika keluar ruangan untuk memeriksa pasien.
" Erika apakah kau sibuk..? aku ingin bicara di ruanganku....." pinta Dae Hyun.
" Tidak,...aku baru selesai operasi......." Erika berjalan mengikuti Dae Hyun. Mereka berjalan beriringan menuju ruangan Dae Hyun. Membuka pintu dan mempersilakan Erika duduk di depannya yang hanya di batasi meja.
" Emmhh....Erika aku bersedia mengikuti agamamu, bersedia menjadi penganut agama yang taat sama sepertimu, aku mau kau menjadi istriku....." ucap Dae Hyun.
" Dae Hyun apa alasanmu memeluk agamaku..? kalau alasanmu karena aku sebaiknya kau perbaiki niatmu, tetapi niatkan karena Allah...." jelas Erika.
" Aku akan memeluk islam, setelahnya kita bersama menyempurnakannya......" ucap Dae Hyun.
" Bagaimana tanggapan keluargamu? Kau pindah agama...?
" Menurut Abeoji tak masalah aku pindah agama yang penting aku bahagia....
__ADS_1
" Dae Hyun perbaiki niatmu bacalah tentang Islam lebih banyak lagi....." ujar Erika beranjak bangun dari tempat duduknya ia kembali akan mengecek pasiennya.
" Apakah kau akan menungguku...?" tanya Dae Hyun.
" Aku tidak mau berkomitmen, kalau Allah sudah menentukan siapa jodohku aku ikhlas siapapun dia, jodoh tak pernah berpindah atau tertukar..." jawab Erika berbalik. Kemudian membuka pintu dan keluar.
Perasaan Dae Hyun bercampur aduk, ia berdiri berjalan menuju jendela ruangannya menatap ke luar memandangi hiruk pikuk kota Seoul dari ketinggian 45 lantai dari ruangannya. " Sebaiknya aku membuka vlog vlog tentang islam yang membahas tentang Islam......" batinnya. Ia mulai berselancar di dunia maya mencari tahu memahami setahap demi tahap.
Sembari berjalan ke ruangannya Erika bergumam.
Membaca hasil terakhir dari semua pasien yang dia tangani. Erika teringat ibu muda yang ia bantu melahirkan " Sebaiknya aku membesuknya....." fikir Erika ia pun berjalan menuju ruang bersalin.
" Anneyongseiyo......" sapa Erika.
" Whaaa dokter cantik datang....Bagaimana keadaan mu?....tanya Erika lagi.
__ADS_1
" Sampai saat ini semua baik baik saja semua ini karena bantuan dan kerja keras dokter..... " jawab adik Eun Hye.
" Itu karena kau yang begitu semangat ingin bertemu anakmu......" jawab Erika sambil tersenyum lebar.
" Oya dokter cantik apa kau kau sudah menikah? apa kau punya pacar? jika kau masih sendiri aku akan menjodohkanmu dengan kakakku....." ucapnya tanpa dosa dan senyum yang lebar. Perawat yang saat itu mengganti infus hanya tersenyum. Kemudian dia keluar.
" Hei tau nggak...? Dokter Erika di jodohkan pasiennya dengan kakaknya, wow...kelihatannya pasien tersebut kelas atas dia mengambil kelas VVIP ". perawat itu bercerita dengan temannya.
" Benarkah? apakah dokter Erika mau...?" tanya temannya.
" Aku tak tahu jawaban Dokter Erika karena aku telah selesai dengan kerjaan ku dan aku pun keluar...." jawab perawat tersebut. Mereka terus mengobrol tanpa menyadari di belakang mereka ada Dae Hyun yang berjalan menuju ruangannya.
Dae Hyun emosi. " Erika kau sungguh membuatku gila....". Ia berjalan sambil mengepalkan tangannya.
Sementara itu di ruangan pasien adik Eun Hye.
__ADS_1
" Maaf sekali Eomma cantik aku sudah di lamar....sayang sekali...."jawab Erika.