Indonesia Dan Korea

Indonesia Dan Korea
dr. Ae cha


__ADS_3

Setelah memastikan lawannya benar benar lumpuh Karina menelepon sekretaris Kim. Ia memberitahukan posisinya. Sementara menunggu sekretaris Kim datang Karina memandang David.


" Maafkan saya sajangnim sebenarnya saya ingin memeriksa nadi, memeriksa keadaan sajangnim, tapi agama saya melarang, saya boleh menyentuh sajangnim ketika sajangnim menjadi suami saya"...pelan Karina. Kemudian dia berdiri menoleh ke kanan suara derap kaki bersahutan.


" Dimana sajangnim?" sekretaris Kim bertanya dengan nafas ngos ngosan. Karina menunjuk dengan pandangan mata. "Sajangnim bertahanlah, Karina ikutlah bersama kami agar kamu tahu kondisi sajangnim dan menceritakan kepada dokter pribadi sajangnim"


Karina mengangguk. Mengikuti langkah sekretaris Kim. David di papah ke dalam mobil. Sekretaris Kim menelepon kepala keamanan agar pelaku yang memakai baju staff pantry di buat mengaku siapa yang menyuruhnya berbuat demikian. Selanjutnya masukkan dia ke dalam sel bawah tanah.


Mobil melaju dengan cepat ke apartemen David. dr. Ae Cha sudah menunggu di pintu


" David...언어로 무슨 일이

__ADS_1


eon-eolo museun il-i (apa yang terjadi)"


sambil menepuk nepuk pelan pipi David. " Dia masih sadar walau tingkat kesadarannya sangat lemah, bawa ke kamarnya" . dr. Ae Cha pun berjalan di belakang David dam tim keamanannya. Sekretaris Kim dan Karina duduk di sofa sambil menunggu dr. Ae Cha memeriksa David.


"Sekretaris Kim sepertinya David telah di tangani dan pasti keadaannya sudah membaik. Saya mau pulang saja, sekretaris Kim pun akan tinggal disini mengurus David" . Pamit Karina. "Baiklah, tapi berpamitan dengan David sekalian kita lihat kondisinya"


"Baiklah". Mereka berjalan beriringan ke kamar David. " Karina pulangnya di antar supir ya" . Sekretaris Kim kemudian menelepon supir agar mengantar Karina pulang.


Karina mengangguk dan mengikuti laki laki paruh baya tersebut. Mobil pun melaju dengan kecepatan sedang. " Pak bolehkah saya singgah di toko roti di depan?". Supir paruh baya tersebut tersenyum dan mengangguk. Mobil pun berhenti. Karina membeli cake besar dan beberapa roti. " Pak ambillah roti ini sebagai cemilan menunggu waktu makan, hari ini anak saya yang paling kecil ulang tahun makanya saya membeli cake besar ini" jelas Karina panjang lebar. Sopir tersebut tersenyum mengangguk.


Mobil membelah jalanan Kota Seoul. Mengantar Karina sampai ke rumah dengan selamat." Ghamsahabnida (terima kasih)" Karina menundukkan badan. Supir mengklakson memutar arah kembali ke apartemen David.

__ADS_1


Apartemen David Lee


" Ae Cha apa yang kau lakukan?".


David menolak tubuh Ae Cha dengan sisa tenaga yang ada. " Apa kau menyukai wanita kampungan itu?" tanya dr. Ae Cha. " Itu masalahku dan kau tidak berhak tau apapun tentang kehidupanku"


" David kenapa kau tak pernah melihatku? dari kuliah hingga sekarang?, aku dokter sekarang, bukankah kau dulu sangat mengagumi dokter perempuan?"


" Itu dulu...Jika sudah selesai segeralah pulang, Kim bantu dr. Ae Cha bersiap siap segera antar pulang, aku sudah baikan, Kim setelah mengantar Ae Cha pulang kembalilah ke apartemen ku...". Kemudian David menarik selimutnya membelakangi dr. Ae Cha.


"Maafkan aku Kirana, Aku mencintaimu"

__ADS_1


menatap nanar dinding kamar.


__ADS_2