Indonesia Dan Korea

Indonesia Dan Korea
Lahiran


__ADS_3

Dengan terburu buru Ha Jun mengetik di hand phonenya. Adiba membalikkan badan berjalan hendak duduk di sofa. Tiba tiba Ha Jun memeluknya dari belakang. Dan....


Seketika mencium seluruh wajah istrinya.


" Sayang.....sayang....memang kau tahu artinya..." tanya Adiba.


" Aku paham kau hamilkan ..? " Ha Jun memastikan.


" Ya sayang tapi aku tak tahu berapa usianya..."


" Ayo kita periksa, kita harus memeriksanya agar kita bisa lebih baik menjaganya....". Kemudian memeluk istrinya erat. Betapa bahagianya Ha Jun. Dia tak menyangka kebahagiaannya semakin lengkap di saat seperti ini Ha Jun merasa Allah sangat menyayanginya. Setelah mengobrol sebentar pasangan suami istri itu memutuskan memeriksa kehamilan di rumah sakit Ahsan. Adiba menelepon

__ADS_1


Ahsan. Meminta janji temu dengan dokter terbaik di rumah sakitnya. Ahsan menyanggupi. Nanti di kabari karena ia akan menanyakan jadwal dokter terbaiknya. Ahsan berjalan ke ruangan Erika di lihatnya Erika sedang mengantar tamu di depan pintu ruangannya. Melihat Ahsan Erika tersenyum.


" Sayang....." Ahsan mengecup dahi istrinya dan memapah tangan istrinya agar masuk ke dalam ruangan.


" Sayang tadi Adiba meneleponku dia minta janji temu dengan dokter kandungan terbaik di rumah sakit kita...."


" MWO....mengapa dia tidak mengabariku...." tanya Erika heran.


" Anak papa sehat sehat di sana ya jangan merepotkan mama, papa tak sabar menunggu kelahiranmu..." mencium perut istrinya. Erika tersenyum. Ketika Ahsan berdiri Erika mendekat menyandarkan kepala di dada Ahsan. Ahsan membalas dengan memeluk istrinya. Ahsan mendengar Erika mendesis seperti menahan sakit.


Ahsan melepaskan pelukannya memandang istrinya.

__ADS_1


" Apakah ada yang sakit..?.."


" Sebenarnya dari jam 11 tadi mulai sakit terus hilang sakit lagi sekarang sedang sakit...."


Ahsan panik menelepon asistennya agar menyiapkan tempat VVIP untuk istrinya melahirkan. Jauh jauh hari Ahsan mengatakan kepada asistennya menyiapkan tempat VVIP untuk istrinya. Ketika Erika akan melahirkan tinggal masuk ke ruangannya karena jauh jauh hari sudah di siapkan. Asisten pun menghubungi dokter yang Ahsan tunjuk Ahsan tetap masuk ke ruangan. Memberikan kekuatan dan semangat untuk istrinya perawat semuanya wanita jadi Erika bisa membuka jilbabnya. Ternyata benar perutnya semakin sakit Ahsan kadang memeluk kadang mengelus kepala istrinya.


" Sabar sayang tetap istighfar...." Ahsan memberikan kekuatan padahal hatinya sangat cemas tidak tega melihat Erika yang kesakitan. Setelah 1 jam berjuang Erika melahirkan tiga anak kembar 1 laki laki dan dua perempuan. Setelah anaknya lahir Ahsan menelepon David Lee, Erik dan Adiba. Mereka bergegas menuju rumah sakit Ahsan. Ahsan meminta asistennya untuk menunggu keluarganya di pintu masuk dan mengantarkan ke ruangan istrinya. Asistennya tersenyum bahagia siapa yang tak bangga bertemu dengan pengusaha nomor satu di Seoul.


Setelah melahirkan Ahsan membereskan Erika, anak anaknya di urus oleh dua orang perawat. Setelah semua selesai Erika di pindah ke ruang perawatan beserta tiga anak kembarnya. Sesampai di ruang perawatan Ahsan menggendong Erika dengan perlahan dan lembut meletakkan Erika di bangkar. Anak anaknya di letakkan di box bayi. Ketika tahu anaknya lahir kembar tiga Ahsan menelepon asistennya agar menyiapkan satu box bayi lagi beserta perlengkapan bayi. Ahsan juga tidur di tempat tidur yang sama dengan Erika. Di ciumnya pipi Erika lembut.


" Saranghae...." memeluk Erika. Erika tersenyum. ketiga anak kembarnya juga ikut tertidur pulas.

__ADS_1


__ADS_2