Indonesia Dan Korea

Indonesia Dan Korea
Kejadian di Gerbang


__ADS_3

" Kyaaaaaa.....aku sudah sopan memberikan penghormatan padamu, dan kau berkata seperti itu padaku...? Sepertinya aku salah menghormatimu..."


Yoona berjalan dengan menyenggol lengan Erik sebenarnya ia ingin menabrak bahunya tapi Erik begitu tinggi.


Erik hanya mengendikkan bahu lalu berjalan ke arah mobilnya di parkir. Ketika akan menstarter mobilnya


kaca mobilnya di ketuk. Erik menoleh di lihatnya Yoona tersenyum dengan sangat ramah. Di bukanya kaca mobil.


" Ada apa lagi...?.." tanyanya.


" Erik aku tau kau orang yang baik, bisakah aku meminta pertolonganmu sekali lagi ?..." tanya Yoona penuh harap.


" Kau lupa..? kau yang meneriaki ku di swalayan tadi..." tanya Erik sinis.


" Jangan jangan kau menyukaiku? jadi kau mencari perhatianku...jangan harap aku tak tertarik padamu...." Erik menaikkan kaca mobilnya.


" Hei...aku minta tolong padamu karena ban mobilku bocor, aku sudah menelepon abangku ternyata abangku sedang di rumah sakit X kakakku sedang menjaganya tak mungkin di tinggal rencananya aku akan meninggalkan mobilku di sini besok pagi akan aku telepon mobil derek. Bisakah kau mengantarkan ku ke rumah sakit X..? tolonglah......" Yoona menyedekapkan kedua tangannya.


" Baiklah, tapi kau harus bersikap manis padaku...jangan teriak teriak jangan memarahiku...."


" Baiklah baiklah baiklah...."


" Singgah dulu ke rumahku aku akan mengantar semua cemilan seluruh keluargaku sedang berkumpul dan ini cemilan untuk mereka...."

__ADS_1


" Baiklah....."


Yoona mengunci pintu mobilnya. Kemudian masuk ke dalam mobil Erik. Sesampai di rumah.


" Aku akan mengantar cemilan ke dalam, kunci dan mobil aku biarkan di sini, jangan kau bawa lari....".


Setelah berkata demikian Erik langsung keluar tanpa menunggu jawaban Yoona. Yoona terngaga.


" Ya Tuhan aku salah apa hingga aku bertemu orang seperti dia....". Menepuk jidatnya. Kemudian menggeleng kepalanya.


Erik mengetuk pintu ternyata Adiba yang membuka pintu.


" Dek ini cemilannya aku pergi dulu, aku akan mengantarkan temanku dia sudah di mobil..."


" Bang teman lelaki apa perempuan..?.....teriaknya.


Ia berlari mendekat pintu mobil seketika itu juga dia melihat seorang wanita cantik dengan rambut lurus sepinggang. Erik kaget melihat melihat Adiba begitu eksprensif. Adiba tersenyum kemudian menyapanya


" Anneyongseiyo...." sapanya sambil tersenyum.


Yoona kaget melihat Adiba. Mereka saling menatap lalu tersenyum membalas senyuman Adiba.


" Anneyongseo....." jawabnya juga tetap dengan senyum ramahnya sambil menu dukkan kepalanya sebagai penghormatan untuk Adiba.

__ADS_1


" Aku adiknya Erik kau siapanya saudaraku...." tanyanya.


" Aku teman kerja Erik......"


" Kau tahu kau orang pertama yang berdua dengan saudaraku biasanya dia tak mau mendekat pada seorang wanita kecuali padaku dan ibuku, apa kau menyukai saudaraku...?"


" MWO...?" ga adik ga abang sama gilanya batin Yoona.


" Mana mungkin dia sangat ketus dan kasar padaku..." wajah Yoona langsung berubah ekspresi.


" Dek minggir Abang mau mengantarnya pulang....." sambil menarik leher Adiba.


" Abang iiihhh....tarik tarik....."


Yoona melihat ke rumah Erik. Sepertinya rumah ini pernah masuk di sebuah majalah bisnis dan tv korea.


Di luar mobil Adiba dan Erik masih berdebat seakan menganggap Yoona tak ada. Yoona memutup nulut dengan tangannya Yoona ingat telah ingat ini adalah rumah David Lee. Pengusaha terkenal di Seoul.


Ha Jun di dalam merasa Adiba lama ia menyusul. Di lihatnya Adiba sedang mengejek Erik dengan lidahnya. Ha Jun mendekati keduanya.


" Yeobo....." tegurnya. Erik dan Adiba menoleh. Adiba mendekati Ha Jun.


" Yeobo Abang membawa seorang wanita tapi dia tidak mau mengenalkan padaku...." rajuknya sambil memeluk tangan Ha Jun.

__ADS_1


Yoona di dalam mobil melongok dari kaca mobil. Ketika dia melihat Ha Jun. Kaget. Memandangi Ha Jun.


" Kau...kau....kau..." sambil menunjuk Ha jun.


__ADS_2