Indonesia Dan Korea

Indonesia Dan Korea
Pov David Lee


__ADS_3

Aku sangat bersyukur kepada Allah yang mengirimkan Karina dalam hidupku. Setelah Aku memeluk agama Islam hidupku lebih damai dan bahagia. Anak anak Karina tidak pernah membuatku sakit kepala seperti sahabatku yang mengeluh sakit kepala dengan kenakalan anak anak tirinya. Karena sedari kecil anak anak Karina sudah di bekali adab dan ilmu agama dari Karina. Sebelum aku menikahinya aku mengirim dan meminta mata mata dari tim keamanan ke Indonesia. Untuk menyelidiki latar belakang dan keluarganya. Setiap ada penemuan atau informasi baru mereka menghubungiku langsung. Kadang staff tim keamanan mengirimkan video atau foto. Dengan sedikit pengeluaran. Bagiku tidak masalah agar aku dapat mengambil keputusan yang tepat dan pertimbangan. Menurutku wajar aku mengambil langkah demikian mengingat aku pernah menduda aku tidak mau gagal ke dua kali. Di akhir penyelidikannya membuatku iba keluarga suaminya mengambil mata pencahariannya mereka restauran peninggalan suaminya. Rumah tempat tinggalnya juga akan di ambil alih untung saja Karina bergerak dengan cepat rumah itu di jual tanpa pamit pada saudara suaminya ia ke Korea. Saat itu kedua mertuanya sudah meninggal. Jika kedua mertuanya masih sehat tentu mereka membela Karina. Kedua mertuanya memang lebih menyayangi Karina ia memang pilihan keduanya.

__ADS_1


Aku melihatnya pertama kali di perusahaanku karena kami akan memilih sekretaris karena adanya beberapa pertimbangan aku membutuhkan seorang psikiater untuk membantu menyeleksi sekretaris yang profesional. Siapa sangka saat aku dan sekretarisku berdiskusi tentang calon pelamar ruanganku di serang dari dinding kaca. Aku dan sekretarisku mulai kewalahan karena lawan lebih kuat dari yang kami kira. Dan Karina yang menyelamatkan kami, dari awal dia yang aku tertawai ternyata dia yang menyelamatkan nyawa kami. Dari situ aku meminta mata mataku untuk menyelidiki Karina dan ketiga anaknya. Aku salut anaknya hidup sederhana dan berprestasi. Saat wisuda pun Karina menjadi sorotan media karena dia berprestasi dan berasal dari luar negeri, Indonesia.

__ADS_1


Kata anak anak Karina tidak penting kebahagiaan anak anaknya yang lebih penting kebahagiaan Karina. Karina pun mau menikah denganku, aku bangga pada Karina saat akad nikah dia hanya meminta sederhana padahal aku mampu mengundang seluruh penduduk Seoul. Karina tidak memandang hartaku tapi karena anaknya yang meminta. Di saat acara akad nikah anak anaknya meminta izin dan uang untuk mereka liburan alasan lainnya mereka ingin imbalan karena rencananya berhasil. Aku memerintahkan tim keamanan untuk menjaga mereka sedangkan mereka mampu melindungi dirinya sendiri. Aku menjadi posesif. Setelah menikah anak anak Karina menuai prestasi. Bahkan anak anaknya ke kampus masih naik angkutan umum tak pernah meminta mobil. Aku sanggup sekaligus 3 mobil untuk mereka. Tapi mereka tidak mau hanya minta uang ongkos naik kendaraan umum. Aku memberi mereka masing masing ATM unlimited laporannya pengeluaran aku minta ke tagihannya ke kantorku. Tak ada pemborosan di sana mereka hanya mengambil sebatas ongkos angkutan umum dan jajan mungkin karena tagihannya masih jauh di bawah kemampuanku.

__ADS_1


__ADS_2