Indonesia Dan Korea

Indonesia Dan Korea
Erik


__ADS_3

POV Erik


Aku Erik anak kedua dari Karina. Kami berasal dari Asia tepatnya Indonesia. Yang aku pahami untuk melindungi anak anaknya Mamah membawa kami semua ke Korea Selatan. Seseorang yang jahat selalu mengganggu ketenangan kami. Tapi nanti ada part khusus yang menjelaskan mengapa kami bisa pindah ke Korea Selatan. Sebelum pindah Mamah menjual semua properti dengan semua uang penjualanan properti, Mamah menghidupi kami. Hingga ada Papa David tempat kami bersandar.


Saat itu Mamah menyerahkan urusan David kepada kami setelah aku menyadap hand phonenya setelah aku mengikutinya berhari hari aku dan kedua saudaraku menyetujui dia menjadi Appa kami. Dan aku bersyukur Mamah benar benar bahagia. Melihat Adiba yang begitu manja dengan Appa. Tugasku untuk menjaga bidadari hidupku. Orang orang yang sangat aku cintai rasanya sudah berakhir.

__ADS_1


Erika sudah mendapatkan jodoh terbaiknya. Seorang mualaf. Adiba juga sudah menikah dengan mualaf bahkan dia rela lebih cepat menikah karena pahala yang besar membawa mualaf. Semua keluargaku sudah menikah dan bahagia hingga malam itu Appa menanyakan rencanaku, entahlah aku belum berfikiran ke sana, aku baru selesai wisuda baru mendapatkan pekerjaan di rumah sakit Hyungku.


Aku bercerita kepada Appa kalau aku menyukai wanita korea di mataku fisik mereka sempurna, setiap sepertiga malam, aku meminta pada Allah agar di beri jodoh seorang wanita korea muallaf. Semoga mau mendampingiku hingga menua, tentunya dia lembut dan keibuan seperti Eommaku namun kuat.


Aku hanya mendengar sekilas. Akupun tidak tahu yang mana orangnya. Dia seorang dokter spesialis anak. Akupun hanya fokus dengan tanggung jawabku. Aku kadang tertawa hangat dengan keluarga pasien ada yang mengenalkan anaknya. Ada yang berencana menjodohkan dengan adiknya. Aku hanya tertawa sambil bercanda aku bilang syaratnya berat kalau menjadi istriku. Aku mau yang benar benar memahami keluargaku dan menyayanginya. Adiba misalnya masih sangat manja denganku. Terkadang jika Ha Jun sibuk dengan pekerjaannya dia meneleponku sekedar makan di cafe atau ke Myeondong. Appa menutup rapat rapat rahasia keluarganya tak banyak yang mengenal kalau kami anak David Lee. Pernah suatu hari seorang reporter memfoto Adiba dengan pose Adiba menoleh ke kanan. Cuma 1 jam berita itu selanjutnya di tarik kembali oleh perusahaannya.

__ADS_1


Makanya aku dan kedua saudaraku masih bebas. Seandainya orang lain tahu kami anak David Lee sudah pasti akan banyak orang yang berniat jahat pada kami atau menjatuhkan nama baik Appa.


Nama Eomma yang dulu bersinar terang, siapa di Kota Seoul yang tidak mengenalnya?. Beritanya juga Appa tutup. Eomma tidak menerima pasien lagi Eomma hanya fokus pada keluarganya dan sikembar.


Tinggalah aku sendiri yang belum menikah. Saat kami berkumpul di ruang TV Eomma dan sikembar manjaan dengan Appa, Erika apalagi sejak hamil maunya nempel terus dengan Hyung. Sambil duduk bersandar di dada Hyung. Adiba duduk manja dengan Ha Jun. Kadang duduk di belakang Ha Jun sambil memeluknya kadang dagunya di bahu Ha Jun. Laaaah aku sama siapa..? Karena hal itulah aku sering jadi bahan ledekan Erika dan Adiba. Aku bajain telinga tapi jujur aku ingin seperti mereka. Bermanjaan dengan pasangan halalnya. Aku belum tahu siapa yang akan aku jadikan istri. Hanya di sepertiga malam menangis memohon agar Allah kirimkan seorang wanita korea yang sholehah untukku.

__ADS_1


__ADS_2