
Ahsan berhenti berjalan ketika seseorang bodyguard membisikinya. Ia menoleh ke belakang tampak olehnya sebuah mobil berhenti di depan perusahaan Abeoji. Ia mengkode untuk menangkap orang itu. Ketika bodyguard keluar dari pintu. Orang itu menghidupkan mesin mobil. Ketika bodyguard mendekat ia langsung menjalankan mobilnya.
Ketika melihat dua orang bodyguard keluar dan berjalan ke arahnya. Ia menghidupkan mesin mobil saat kedua bodyguard mendekat ia memilih pergi.
" Aku harus tau apa yang terjadi, saat ini aku harus kembali ke hotel, agar dia tak curiga, besok aku harus tahu apa yang terjadi....." ia mengarahkan mobilnya kembali ke hotel. Ketika melewati perusahaan obat obatan itu kembali ia menoleh bodyguard yang mendatanginya berjaga di pintu masuk. Dia langsung pulang ke rumah masuk kekamarnya dan membuka sandi mencoba membobol CCTV perusahaan obat obatan Ahsan masuki tadi.
Sementara itu di ruang bawah tanah.
__ADS_1
Ara di ikat di sebuah bangku. Ahsan memandangnya penuh kemarahan. Ara mendengar suara langkah kaki ia pun mengangkat kepalanya.
" Dae Hyun kau kah itu? kau akan menyelamatkan aku?...." tanyanya.
" Aku tidak mengenalmu, mengapa kau datang di pesta pernikahanku...? Aku tidak mengundangmu, mengapa kau menggangguku....?" sebenarnya Ahsan sangat marah. Ia mencoba menahan amarahnya.
" Jangan mengatakan istriku sial, tapi aku yang sial karena bertemu denganmu, dengar..... aku tidak mengulangi kata kataku, aku tidak pernah mencintaimu, kalaupun dulu aku mencintaimu aku lupa, jadi menjauhlah dari hidupku dan keluar dari negara ini, ini penawaran yang aku berikan. Di negara lain hiduplah dengan baik jangan membalas dendam padaku jangan mencari tahu tentang hidupku jika kau menolak semua penawaranku aku punya banyak bodyguard dengan gampang bisa membunuhmu, dengan kata lain kau menerima tawaranku atau mati....." jelas Ahsan.
__ADS_1
Ara menganga tak percaya. " Kau bukan Dae Hyun yang ku kenal......ucapnya sambil terisak.
" Aku minta maaf tapi aku benar benar tidak mengingatmu, aku hanya mencintai istriku......Pergilah, terserah kau mau ke negara mana tapi jangan kembali ke negeri ini, aku sudah meninggalkan istriku aku akan kembali.....Dan kau urus dia kirim mata mata untuk mengawasinya. Jika dia berniat kembali bunuh dia......." Ahsan pun bangkit dari duduknya beranjak menuju parkiran.
Tidak mempedulikan suara Ara yang berteriak meminta maaf dan meminta Ahsan kembali. "Sudah selesai satu masalah....." batin Ahsan. Dia menghidupkan mobil melaju ke kembali ke hotel di tempat dia dan istrinya menginap.
Sementara itu di tempat lain Erik berhasil membobol CCTV dia menyaksikan apa yang Ahsan lakukan. Dia juga membobol CCTV hotel dia tidak mau Ahsan curiga kalau yang mengikuti Ahsan adalah dirinya. Erik, dialah yang mengikuti Ahsan. Apapun Erik lakukan untuk melindungi kakaknya.
__ADS_1
Saat wanita datang menerobos kamar Ahsan dan Erika. Erik tahu cuma ia membiarkan ia akan melihat bagaimana reaksi Ahsan dan menyelesaikan masalahnya. Setelah wanita itu pulang, Erik berprediksi pasti Ahsan akan keluar dari kamarnya karena tidak bisa tidur atau memikirkan solusi masalahnya. Dan prediksinya benar Ahsan keluar dari kamarnya. Erik yang dari tadi berjaga ketika mendengar suara pintu langsung membuka pintu kamarnya juga ia sempat mendengar Ahsan mengatakan " Gomawoe..".