Indonesia Dan Korea

Indonesia Dan Korea
menerimamu menjadi suamiku


__ADS_3

"Angka bunuh diri di Korsel merupakan yang tertinggi di antara negara anggota OECD,” ungkap OECD.


"Situasi ini harus dilihat sebagai urgensi untuk melakukan aksi nyata dalam mengatasi kesehatan mental. Korsel perlu menimbang secara serius pengadaan terapi psikologi di berbagai wilayah, tak terkecuali daerah," tutup Jong Woo.


Bosan di ruangan Adiba berjalan menuju ruang latihan membuka handle pintu. Duduk di salah satu bangku. Ia mengkode supaya di lanjutkan latihannya.


Dia akan menunggu. Sambil menunggu Adiba main game di hand phonenya.


Latihan sudah selesai. RM mendekati Adiba.


" excuse me....( permisi ) "


Adiba yang memainkan game mendongak.


wow....dilihatin seluruh member BTS. Adiba berusaha untuk tenang.


" Finished..? ( selesai ) Adiba berdiri dari duduknya.

__ADS_1


" Rm menurut schedule kamu yang pertama, you to my room now..." ( kamu ke ruanganku sekarang )


RM yang kebingungan. Tetap mengikuti Adiba.


Sampai di ruangan Adiba mengajukan pertanyaan dari jawaban RM Adiba mengetahui bahwa jadwal yang padat, kelelahan, bosan karena itu itu saja uang ulang, harus tetap tampak sempurna ketika tampil. Membuat mereka stress. Setelah satu jam Adiba memanggil member yang lain.


5 jam sudah satu per satu member berhasil di wawancarai. Masalahny tetap sama. " Aku harus bicara dengan boss...". Adiba bangkit dari duduknya keluar ruangan dengan berkas dan hasil wawancaranya. Di saat menuju ruang boss. Adiba mendengar suara aneh. Adiba mengikuti arah suara berasal. Perlahan lahan Adiba terus mengikuti arah


terus...dan pantry ....ya pantry.


" Allahu Akbar.....Jin sedang di cekik fans yang anti padanya. Tangan Adiba mencekik leher pelaku dan menariknya ke belakang. Setelah terseret ke belakang Adiba menendang ******** orang itu dan meninjunya, pelaku pingsan. Adiba memapah Jin untuk masuk ke ruangan dimana member yang lain berkumpul. Semua member kaget. Mereka mengambil Jin dari papahan Adiba. Menidurkan Jin di sofa. Dengan nafas masih tersengal sengal. RM menelepon asistennya dan meminta membawa perlengkapan kesehatan. Asisten RM datang dengan berlari langsung memberikan oksigen dan Jin pun menjadi tenang dan bernafas dengan baik.


" Panggil keamanan pelakunya ada di pantry..." ucap Adiba.


Asisten dan tim keamanan berlari menuju ke pantry. Tampak seseorang pingsan dengan bertelungkup.


Member, staff dan keamanan menanyakan bagaimana kronologisnya. Adiba menceritakan dengan jujur. Setelah membaik Jin pun menceritakan

__ADS_1


saat itu dia ke pantry mengambil minum. Tiba tiba seseorang memakai baju seragam pantry menyentuh bahunya Jin menoleh lalu orang itu mencekiknya hingga lemas.Datanglah Adiba menolong.


Kasus itu pun sampai ke telinga Ha Jun. Dia sangat marah dengan pimpinan Ha Entertaiment. Hari itu juga Ha Jun ke Ha Entertaiment menjumpai pimpinannya. Sebenarnya itu sebuah alasan saja alasan khususnya Adiba orang yang memenangkan hatinya. Ha Jun keluar dengan sekretaris Kim menuju Ha Entertaiment. Adiba belum mengetahui dia masih duduk dengan para member. Masih mengobrol santai sambil melihat reaksi sejauh mana terapi yang dia berikan. Ketika tiba di Ha Entertaiment Ha Jun langsung mencari Adiba. Matanya melotot rahangnya mengeras melihat Adiba sedang duduk membentuk sebuah lingkaran Dia seperti sedang memberikan motivasi kepada para member. Sekretaris Kim yang melihat langsung tanggap. Dia berjalan mendekat ke arah Adiba berbisik dan memberi tahu kalau Ha Jun sudah tiba.


Adiba menoleh ke belakang melihat wajah Ha Jun yang kurang senang. Adiba berdiri dan permisi sebentar dengan para member berjalan mendekati Ha jun.


" Ha jun....kau sudah datang? kita duduk di sana sambil berbincang sebentar, kau ada waktu..?


Ha Jun tersenyum dan mengangguk. Berjalan mengikuti Adiba. Duduk agak jauh dengan Adiba.


" Ha Jun...bisakah nanti malam Ayah dan Ibu mu datang ke rumahku..?"


" Ada apa..?"


" Aku....aku menerimamu menjadi suamiku...'


Adiba pun berlari meninggalkan Ha Jun yang masih terduduk tak percaya.

__ADS_1


__ADS_2