Indonesia Dan Korea

Indonesia Dan Korea
Rumah Sakit


__ADS_3

" Tak akan kubiarkan duri duri kecil menjadi pengganggu kebahagiaan anakku, dia harus bahagia, sesuai dengan pengorbanannya..". ucap mama Ha Jun sambil memandang ke luar melalui jendela.


Eomma Ha Jun sangat mengkhawatirkan anaknya. Eomma melihat sendiri bagaimana anaknya berjuang belajar dengan serius, belajar bisnis dengan serius dengan Appanya. Bahkan waktu untuk istirahat pun


banyak berkurang karena fokus dengan belajar pelajaran sekolah mau pun bisnis. Semua itu Ha Jun lakukan agar dia di anggap layak dengan orang tua Adiba, semua dia lakukan agar orang tua Adiba yakin ketika melepas anaknya. Kalau dia tidak berjodoh dengan Adiba Eomma sangat khawatir kalau anaknya menjadi gila.


" Ryu Eomma akan kembali, jagalah anakku kabari aku jika terjadi sesuatu...." pinta Eomma Ha Jun.


" Ye Eomma...." Ryu menundukkan badannya. Kemudian mengantar Nyonya Besar ke depan pintu keluar. Sementara itu Ha Jun dalam perjalanan menuju ke kantornya. Ketika mobil Eomma pergi masuklah mobil Ha Jun di tempat parkir yang sama.


" Apa ada sesuatu yang terjadi Ryu....?"


Ryu menceritakan apa yang terjadi dengan jujur. Nyonya besar menampar dan mengancam Adiska. Sekarang wanita itu sudah di antarkan ke bandara.


Ha Jun hanya mengangguk. Ha Jun merasa sedikit aneh, biasanya Eomma tidak ikut campur urusan pribadinya. Ha Jun tidak ambil pusing yang penting sekarang bagaimana menemukan Adiba.


Drrrttt Drrrrtttt Drrrtttt

__ADS_1


Ha Jun menoleh ke hand phonenya. Tertera nama mata matanya. Dengan rasa penuh penasaran dia mengangkat teleponnya.


" Boss aku dapat informasi Adiba. Adiba sudah selesai kuliahnya di jurusan Psikologi. Dia tidak ke kampus lagi 2 minggu lagi dia wisuda boss, tapi ada berita yang lebih penting lagi Eommanya melahirkan di Rumah Sakit X seluruh anaknya menemani Eommanya di rumah sakit. Adiba juga ada di sana boss kamar VVIP 10....."


" Baiklah, terima kasih aku akan segera ke sana


kau sudah bekerja keras..." biiiip Ha Jun menutup teleponnya.


" Sebaiknya aku segera ke sana selagi Adiba di sana..." batinnya. Ha Jun mengambil kunci mobil segera keluar.


tok tok tok


" Assalamu'alaykum warohmatullohi wabarokatuh"


Terdengar jawaban salam dari balik pintu.


Ceklek

__ADS_1


Pintu pun terbuka. Tampaklah David yang membuka pintu


" Appa aku mau membesuk Eomma, Bagaimana keadaan Eomma..?


" Alhamdulilah lebih baik....masuklah...


Ha Jun masuk ke dalam ruangan Eomma. Menghampiri Eomma yang sedang duduk bersandar di kepala tempat tidur.


" Eomma aku datang, bagaimana keadaan Eomma..?


Eomma izinkan aku menikahi Adiba....aku mencintainya, aku bisa gila jika tidak menjelaskan kepadanya langsung..." Ha Jun bersimpuh di hadapan Eomma sambil menangis, Ha Jun membayangkan berpisah dengan Adiba, hatinya hancur, sedih bercampur aduk menjadi satu.


" Bangunlah, bicarakan semuanya baik baik....Adiba bicaralah dengan Ha Jun, selesaikan masalah kalian


dan kau Ha Jun kapan kau membawa ke dua orang tuamu...?"


" Eomma....." pekik Adiba.

__ADS_1


__ADS_2