
Ha Jun melangkah ke ruangan X. Sekretaris Kin memberitahukan kepada peserta rapat. Besok akan di follow up dari rapat hari ini akan dikabarkan melalui Email. Sekretaris Kim segera menyusul Ha Jun. Di sangat hafal perangai Ha Jun jika emosional maka akan fatal.
Sesampai di ruangan X terlihat Choi Yoori dalam keadaan terikat bersama dengan orang tuanya ada adiknya yang masih SMU yang sama sama terikat.
Tatapan penuh amarah Ha Jun kepada Choi Yoori. Menjambak rambutnya menatap wajah Choi Yoori
" Aku sudah katakan jangan berbuat hal bodoh
jangan mengganggu Adiba untuk apa kau mendatangi dia?..."
" Maafkan aku Ha Jun aku cemburu, mengapa kau memilih dia sedangkan aku selalu di sisimu?.."
" Harus aku perjelas...? Sedikit pun aku tak mencintaimu, seujung kuku pun"
"KIIIIIIIMMMMM....bereskan mereka, pastikan perempuan ini tidak membuat masalah...."
" Ha Jun kalau aku tidak dapat memiliikimu maka orang lain pun tidak dapat memilikimu....jaga adibamu ha ha ha....
__ADS_1
Eomma Choi Yoori sudah menangis, Appanya melotot ke arah Choi Yoori, adiknya menangis ketakutan.
Ha Jun menelepon bodyguardnya menanyakan keberadaan Adiba. Ternyata Adiba bersama mereka, tadi memang ada yang berusaha menculiknya namun Adiba bukan gadis biasa 3 orang yang akan menculik sudah bodyguard Ha Jun ikat di bagasi mobil dengan mulut di lakban.
" Aku mau video call tunjukkan orang orang suruhan Choi Yoori...."
Setelahnya Ha Jun video call tampak olehnya orang orang Choi Yoori. Saling menimpa. Mata mereka menatap ke hand phone bodyguard Ha Jun.
" Kau lihat mereka, orang orangmu sudah terikat, apalagi yang kau rencanakan, aku sudah bilang Adiba bukan gadis biasa, dan dia tidak sepertimu tak tahu malu...."
Di tempat lain
Adiba keluar dari perpustakaan. Tiba tiba tiga orang pemuda membekap beralaskan sapu tangan. Adiba menahan nafas agar tak menghirup sapu tangan pura pura lemas. Orang yang membekap mengira dia sudah menghirup obat bius dan tidak sadar. Orang itu pun melepas Adiba. Ketika Adiba terlepas di tariknya tangan orang yang membekap dikuncinya dengan tangannya. Kakinya sebelah mengunci kaki orang itu selanjutnya
Buggghhhh
Adiba membanting orang itu. Dengan gerakan cepat mengambil sapu tangan tadi dan meletakkan di hidung orang itu. Orang itu tak sadarkan diri. Dua orang tadi mendekat. Adiba berlari ke arah perpustakaan ia menoleh orang yang mengejar mendekat dari jarak jauh dia melompat dengan kaki kiri dan memberikan tendangan berputar. Dua orang tadi rubuh ke tanah.
__ADS_1
Tampaklah bodyguard Ha Jun berlari mendekat
Salah seorang dari mereka membereskan tas dan buku buku Adiba. Berjalan mendekat dan memberikan kepada Adiba. Bodyguard Ha Jun mengikat ke tiga orang itu dan mencampakkan ke bagasi mobil dengan tertimpa timpa satu dengan yang lain. " mmmhh emmmh.." kedua orang suruhan Choi Yoori memberikan kode seakan ingim bicara.
Namun tak di hiraukan oleh bodyguard Ha Jun dan Adiba.
" Nona apa kau ingin tahu siapa yang melakukan ini? ikutlah dengan kami, kita akan ke kantor Ha Jun
Tuan Muda ingain menunjukkan siapa pelakunya..."
Ketika Adiba mengobrol dengan salah satu bodyguard. Bodyguard yang lain menerima telepon Ha Jun menceritakan semuanya.
Saat ini Adiba dan bodyguard Ha Jun menuju ke kantor Ha Jun.
Sementara itu ada seseorang yang menonton apa yang terjadi dengan Adiba ia merekam video dan mengirimkan ke seseorang.
" Tuan Besar selama ini bodyguard Ha Jun melindungi Adiba ada lima orang bodyguard yang selalu mengikuti Nona dan melaporkan kepada Ha Jun...."
__ADS_1
" Kau sudah bekerja keras, tetap lindungi anakku infokan apapun yang terjadi..."
Terima kasih kepada readers yang telah memencet tombol " 👍 " dan telah memencet tombol favorit semua itu membuat saya semangat. Gomawoe