
Setelah mengobrol ringan. Appa Ha Jun alasannya datang ke rumah David. Ia ingin Adiba menjadi menantunya. Ia berjanji akan menjaga Adiba dan menyayangi Adiba seperti putrinya sendiri.
Appa Ha Jun juga menanyakan mahar kepada David.
Mengalirlah kesepakatan kedua keluarga. Jadi keputusannya bulan depan akad nikah sekaligus resepsi. Sepakat dua keluarga. Ha jun dan keluarganya pamit pulang.
Sepanjang perjalanan Ha Jun tidak dapat menyembunyikan kebahagiaanya. Orang tua yang melihatnya hanya tertawa.
Sebelum menikah Adiba masih beraktivitas seperti biasa tetap menjadi psikiater untuk BTS. Hubungan dengan makin membaik dan akrab terkadang para member sering konsultasi dengan Adiba masalah pacar pacar mereka. Kadang mereka menanyakan siapa pacar Adiba. Adiba menjelaskan di dalam agamanya tidak ada pacaran ta'aruf lalu menikah.
__ADS_1
Adiba juga mengatakan kepada Ha Jun agar resepsinya tidak mewah. Sederhana saja intinya halal.
Seminggu jelang pernikahan Adiba membagikan undangan kepada para member. Mereka melongo tak percaya psikiater mereka ternyata calon istri petinggi Ha Entertaiment. Adiba meminta agar Ha Jun tidak menjemputnya. Kecuali saat fitting baju.
1 bulan kemudian
Hari ini hari yang di tunggu tunggu Ha Jun. Hari akad nikah dirinya dan Adiba. Setelah sholat subuh Adiba di dandani. Sangat cantik. Itu kata yang tepat untuk dirinya. Sehari hari Adiba tidak make up. Hanya make up tipis dan tidak memakai lipstik.
Kaget.
__ADS_1
Setelah tamu sepi David dan Karina masuk ke kamar tentu dengan si kembar. Erika dan Ahsan. Erik sendiri.
Adiba dan Ha Jun berjalan masuk ke kamar mereka. Di sepanjang perjalanan Ha Jun tak melepas menggandeng tangan Adiba. Sampai di kamar Ha jun mengunci pintu membuka bajunya ke kamar mandi. Adiba setelah melihat Ha Jun masuk ke kamar mandi dia pun segera membuka bajunya jilbabnya. Memakai kimono mandi hotel. Setelah Ha Jun selesai mandi Adiba masuk ke kamar mandi.
Setelah melaksanakan sholat isya. Ha Jun merebahkan badannya di tempat tidur. Di lihatnya Adiba masih melipat mukena dan kainnya. Di perhatikan istrinya wajah khas asia. Indonesia. Rambut panjang sepinggang. Lurus. " Cantik..." batin Ha Jun. Setelah selesai melipat mukena Adiba kaget suaminya ternyata memandanginya. Malu. Dengan menunduk malu malu ia berjalan ke tempat tidur. Ha Jun bergeser mendekatinya.
" Tidurlah kau pasti lelah..." mengecup kening Adiba mesra.
Kemudian memeluk Adiba. Adiba merasa nyaman akhirnya dia tidur dengan memeluk Ha Jun. Pagi Adiba terbangun mencari hand phonenya untuk melihat jam. Setelah melihat jam membangunkan Ha Jun untuk sholat subuh.
__ADS_1
Setelah sholat subuh Ha Jun tidak dapat menahannya lagi di cium kening istrinya mata pipi dan bibirnya. Adiba membalas ciuman suaminya. Perlahan Ha Jun mendorong Adiba ke tempat tidur. Suara desahan dan kenikmatan memenuhi kamar hotel itu. Adiba dan Ha Jun kembali tertidur Adiba sangat lelah. Karena beberapa kali melayani Ha Jun. Sarapan pun Ha Jun memesan layanan kamar. Ha Jun mengurung Adiba di kamar. Adiba hanya mandi jelang zuhur. Kemudian melayani Ha Jun kembali. Berhenti sebentar petugas hotel membersihkan kamar. Jelang ashar mandi kemudian melayani Ha Jun kembali. Hingga jelang maghrib Adiba mandi kemudian ia mencari ide agar suaminya tidak menidurinya lagi. Adiba sangat lelah. Seharian hanya melayani Ha Jun.