Indonesia Dan Korea

Indonesia Dan Korea
Ha Jun 2


__ADS_3

Bruukk...Ha Jun melompat, tangannya mengepal wajahnya menegang dan...


" Kau benar Hoon aku harus berubah menjadi lebih baik agar Adiba bangga padaku. Kalian harus menolongku siapapun laki laki yang sering datang ke rumah Adiba atau yang dekat dengan dia harus kalian buat babak belur agar tidak dapat seorang pun yang mengambilnya dariku....


MWO......(APA) ....jawab Eun Woo dan teman temannya. Terkejut.


" Apa kau sudah gila?...tanya Eun Woo


" Kau mau buat kami jadi kriminal ha?...jawab Hoon


" Kalau kalian di penjara hubungi aku maka aku akan melepas kalian kontakku ada pada kalian kan? tapi hanya sebatas laki laki yang mendekati Adiba, kalau masalah lain yang menyebabkan kalian di penjara aku tak peduli"....jawab Ha Jun


Eun Woo dan gengnya bengong, ternyata cinta dapat merubah orang menjadi gila contohnya Ha Jun pikir mereka.


Ha Jun mengeluarkan hpnya dan menghubungi ayahnya.

__ADS_1


" Anneyongseiyo...


당신의 아버지는 어디에 있습니까?


dangsin-ui abeojineun eodie issseubnikka?


( Ayah kau dimana? )


"Aku akan menemuimu, ada yang mau aku bicarakan"


"Teman teman aku pulang, jangan lupa jaga Adiba tunggu aku sukses dan aku membawa kalian semua, tunggulah aku...". Setelah mengucapkan kata kata itu terlihat Ha Jun mengetik sesuatu dan tak lama terlihat mobil mewah menjemputnya. Ha jun menundukkan badannya menghormati kawan kawannya lalu naik ke mobil. Mobilpun membawa Ha Jun kepada Appanya.


Setelah kepergian Ha Jun. Hoon bertanya


" Apa kata kataku salah ". Mereka semua menatap Hoon selanjut menggeleng serempak. " Syukurlah " ucap Hoon lagi. Seseorang dari geng Eun Woo keluar dari gerombolan mengeluarkan hp dan tampak dia berbicara serius. Dialah bodyguard ayah Ha Jun ia menelepon Ayah Ha Jun untuk menceritakan semua yang terjadi saat itu.

__ADS_1


Sementara itu di rumah Ha Jun. Ayahnya nampak tertawa terbahak bahak. " Bisa serius juga dia" gumam hatinya. Tak lama suara mobil Ayahnya pun menenangkan diri seakan tak terjadi apapun.


" Appa, Appaaaa....teriak Ha Jun


" Hei kenapa teriak teriak? Appa di ruang TV...jawab Ayah Ha Jun. Ayah dan eomma Ha Jun menoleh ke arah Ha Jun.


" Appa besok panggilkan aku guru privat yang bagus...aku akan serius belajar aku ingin seperti Appa..." Ucap Ha Jun serius.


Ayah Ha Jun melihat keseriusan putra bungsunya tak dapat menahan tangis harunya. Eomma malah nangis terisak isak sambil memeluk putranya.


Sejak hari itu Ha Jun serius dengan ucapannya. Sesekali Ha Jun berkumpul dengan Eun Woo jika teman temannya meneleponnya. Ha Jun pun meminta kepada Ayahnya agar memindahkan sekolahnya yang sama dengan Adiba, dan duduk pun di sebelah Adiba. Adiba hanya memasang wajah datar. Jauh jauh hari Karina menasehati anak anaknya agar tidak pacaran jodoh sudah Allah tetapkan. Tidak perlu buang buang waktu dengan pacaran yang belum tentu jodoh. Sebenarnya Adiba risih harus semeja dengan laki laki dan berusaha pindah tapi tidak ada yang mau. Pernah ada yang mau itupun cuma sebentar dengan penuh ketakutan dia memohon kepada Adiba agar mengembalikan tempat duduknya. Mau tak mau Adiba harus kembali ke tempat duduk yang semula. " Aku harus jelaskan agar dia paham " batin Adiba.


" Hei kau sudah kembali ?.." tanya Ha Jun sambil tersenyum. Adiba mengangguk " duduklah akan aku jelaskan, Ha Jun pun duduk di bangkunya.


" Begini Ha Jun aku seorang muslimah agamaku Islam jadi ada peraturan dalam agamaku bahwa tidak boleh bersentuhan laki laki dan perempuan kecuali mereka yang sudah menikah atau halal

__ADS_1


contohnya aku, yang boleh menyentuhku hanya appa dan donglyo ( abang ) selebihnya tak boleh dan aku berprinsip semua hanya akan ku serahkan kepada suamiku kelak makanya aku pindah karena aku tidak mau tersentuh denganmu maaf kan bila penjelasanku membuat kau tidak nyaman atau tidak enak maafkan aku..makanya aku minta tukaran dengan teman yang lai , tapi tidak ada yang mau bertukar, karena kau yang duduk di sebelahku aku minta padamu jangan menyentuhku...


__ADS_2