Indonesia Dan Korea

Indonesia Dan Korea
Extra Part


__ADS_3

Malam ini seperti biasa anak anak berkumpul di rumah Suamiku. Aku pandangi anak anak satu persatu. Mereka sudah bahagia dengan pasangan masing masing memiliki anak dan materi yang lebih.

__ADS_1


Tak ada gaya anak anakku yang tampak mewah. Semua tampil sederhana. Erika dengan tiga anak kembarnya di bantu dengan dua orang baby sitter maklum anak kembar tiga. Adiba yang sedang hamil lima bulan dan aku perhatikan suaminya over protektif terhadap Adiba. Kadang aku dan David tertawa melihat mereka berdebat. Si kembar masih di sekolah dasar. Yang belum menikah tinggal Erik.

__ADS_1


Aku yakin Erik pasti ada jodohnya masalahnya hanya waktunya saja.

__ADS_1


Hingga aku bertemu dengan David Lee.

__ADS_1


Kebahagiaan dan rezkiku sepadan dengan penderitaanku selama di Indonesia. Di tahun ke empat aku di kabari dengan temanku bahwa abang ipar sudah meninggal. Ia meninggal dengan mengenaskan. Meninggal dengan tragis perampok menjarah habis seluruh hartanya. Jantungnya di ambil. Matanya di copot dan seperti di ambil paksa. Melihat dari kronologis kematiannya sepertinya organ tubuhnya di ambil dan di jual kembali. Istri dan anak anaknya juga mengalami hal yang sama. Nasib resto milikku ternyata sudah di jual sebelum ia meninggal. Hal tersebut di ketahui para perampok yang merampok rumahnya. Temanku juga mengirimkan video abang ipar dan keluarganya. Surat kepemilikan rumah sudah di tangan perampok. Karena sudah tidak ada tersisa harta yang berharga. Untuk memastikan aku membayar dan mengirim detektif swasta untuk memastikan. Setelah tiga hari mata mataku memberikan informasi dan bukti, apa yang di katakan temanku tepat tidak ada yang meleset sedikitpun.

__ADS_1


__ADS_2