Indonesia Dan Korea

Indonesia Dan Korea
Rumah Sakit Dae Hyun


__ADS_3

Dalam perjalanan pulang Erika yang memapah David mendudukkan David di kursi.


" Appa duduk sebentar, Erika mau nyiapin bahan untuk bersihin luka Appa...." Erika berlari ke belakang. Menyiapkan obat obatan. Diguntingnya baju Appa memulai membersihkan luka di jahitnya sedikit sobekan di lengan David yang terluka terkena selongsong peluru. Setelah selesai. David tersenyum


" Terima kasih putri Appa yang cantik...".


" Iya Appaku sayang ..." Erika tersenyum.


Karina, Erik dan Adiba masing masing masuk ke kamar berganti baju dan istirahat. Dan mereka terlelap di kamar masing masing. Sementara itu Karina membantu David mengganti baju dan mandi.


Setelah mandi dan berganti baju. David tidur dengan memeluk Karina dari belakang.


Sementara itu di tempat lain.


" Bagaimana..?...tanyanya.


" Nona Adiba selamat tuan...maaf kami terlambat,


Semua keluarganya selamat, cuma tuan David tergores selongsong peluru sedangkan pelurunya masuk ke pepohonan pinggir jalan,....ucap bodyguardnya

__ADS_1


" Siapa yang melakukannya?...


" Para perampok jalanan, sekarang mereka di kantor polisi pusat kota Seoul....jawab bodyguard itu lagi.


" Apa ada barang yang sempat mereka ambil..?...


" Tidak adaTuan....dan Tuan david melawan mereka


ketika saya dan anggota lainnya tiba hanya tersisa 2 orang, itupun langsung saya lumpuhkan tuan...


" Jaga dia lebih teliti lagi, jangan biarkan orang lain menyentuh kulitnya apalagi menyakiti fisiknya, bila terjadi sesuatu yang perlu di khawatirkan hubungi saya....


" Ye...Tuan, kami pamit......" mereka menundukkan badan.


Sore hari Karina terbangun di liriknya jam di dinding kamar, jam menunjukkan pukul 16.00. Karina segera bangun. Duduk sebentar membangunkan David dan anak anaknya untuk sholat ashar berjamaah. Selanjutnya mereka sholat setelah sholat David belajar huruf hijaiyah dengan Erik. Karina di bantu beberapa asisten rumah tangga menyiapkan minuman dan cemilan sore. Setelah David selesai mereka berkumpul di ruang TV menonton sekalian ngemil. Kadang diselingi obrolan ringan dan kadang tertawa.


Keesokan paginya Karina membangunkan suami dan anak anaknya untuk menunaikan sholat subuh. Setelah sholat mereka ada yang baca quran atau berzikir, ada yang baca doa kegiatan di awal pagi yang indah. Setelah semua selesai mandi sarapan dan melanjutkan aktivitas. Karina menyiapkan sarapan untuk masing masing keluarganya. Setelah keluarganya beres baru Karina yang akan sarapan semua menaiki mobil David. Satu persatu David mengantar terakhir giliran Erika. Setelah sampai di sepan rumah sakit.


" Apa perlu Appa antar kakak...?"...tanya David menggoda,

__ADS_1


" Appaaaaa, ani...." jawab Erika. Erika pun berjalan masuk ke rumah sakit. David pun menuju kantornya.


Sesampai di lobi Karina ke meja resepsionist menayakan dimana ruangan direktur rumah sakit. Karena Mahasiswa yang berprestasi harus menjumpai direktur rumah sakit terlebih dahulu.


Seorang petugas resepsionist menunjukkan ruangan direktur. Erika mengikuti petunjul staff tersebut.


Tok tok tok


Erika mengetuk pintu. Pintupun terbuka


" Jenny....." kaget Erika.


" Kau sudah lama? mana hyerin?...tanyanya. "


" Mungkin sebentar lagi...." jawab hyerin tersenyum.


Erika belum menyadari siapa yang duduk di kursi direktur. Dia masih mengobrol dengan Jenny. Tak lama hyerin pun datang mereka terlalu fokus menyapa dan mengobrol. Hingga sebuah suara menginterupsi.


" Sudah selesa mengobrolnya..? tanyanya.

__ADS_1


Serentak Jenny Kim, Hyerin dan Erika menoleh.


Erika kaget " Dia lagi" .


__ADS_2