
Melihat Yoona masuk ke kamar mandi Erik memakai baju kaos dan celana ponggol. Mengeluarkan sajadah dari kopernya. Menyiapkan dua sajadah untuk dirinya dan istrinya.
Yoona keluar dari kamar mandi mengambil baju tidur serta underware. Memakai pakaian di kamar mandi. Keluar dari kamar mandi mengambil dan memakai mukena yang di siapkan suaminya. Pasangan suami istri itu sholat isya berjamaah. Setelah sholat Erik dan Yoona merapikan perlengkapan sholat mereka. Erik berjalan ke tempat tidur. Bersandar di kepala tempat tidur. Memandang istrinya. Yoona yang menyadari Erik menatapnya wajah memerah malu, malam pertama dengan laki laki yang halal.
Ketika Yoona menatap Erik, Erik menepuk kasur di sebelahnya. Yoona berjalan mendekat. Erik masih memperhatikan istrinya. Cantik. Dengan rambut yang terurai sepinggangnya. Kulit khas Korea. Mata sipit.
Tempat tidur bergoyang ketika Yoona naik ke tempat tidur.
" Yoona....aku ingin mengobrol denganmu apakah kamu letih?..." tanya Erik. Yoona menggeleng menunduk. Erik meraih tangan istrinya menggenggam.
" Aku minta maaf jika aku ketus dan kasar padamu, maafkan aku, aku hanya tak ingin banyak bicara kecuali dengan keluarga dan istriku, sekarang maukah dirimu memulai dari awal denganku...?
Aku tak mau berjanji aku hanya ingin membuktikan dengan sikapku..."
Yoona menatap suaminya. Kesekian detik ia mengangguk dan menunduk.
" Oya aku penasaran, bagaimana prosesnya hingga dirimu memeluk Islam...?.."
Sebenarnya Erik canggung, salah tingkah dan malu.
Menghilangkan semua itu Erik mencona mendekatkan diri dengan Yoona dengan mengobrol.
Demikian juga dengan Yoona. Sebelum menikah mereka tidak dekat tidak ada sentuhan fisik, masalah baju pengantin Erika yang urus dengan Wedding Organization. Ketika Erik akan membuka mulutnya ingin mengobrol lagi terdengar nyaring suara panggilan telepon dari hand phone Erik. Sepasang suami istri saling menatap heran. Erik beranjak dari tempat tidurnya. Melihat yang memanggilnya Ha Jun.
__ADS_1
" Hyung Adiba melahirkan sekarang kami di rumah sakit milik Ahsan kamar VIP nomor 1 Appa dan Eomma sudah di sini..."
" Adiba bagaimana..?.."
" Masih berjuang di ruang bersalin..."
" Hyung ke sana...."
" Yoona Adiba melahirkan, aku akan ke rumah sakit milik Ah San jika le...."
" Aku ikut...kau lupa? aku dokter anak..."
Karena sedikit panik pasangan pengantin baru itu melupakan rasa kikuk dan malu. Berganti dengan wajah serius. Dengan sigap Yoona mengganti bajunya dengan gamis dan jilbab lebar tak melupakan kaos kaki. Erik pun bersiap. Berjalan cepat mereka keluar dari hotel menuju rumah sakit milik Ahsan. Sepanjang perjalanan Erik melantunkan doa untuk adiknya. Sedikit kencang Erik melajukan mobilnya.
Yoona kadang berlari menyeimbangkan langkahnya dengan suaminya.
Terlihat jelas wajah khawatir. Yoona melirik Erik. Tersenyum terlihat Erik sangat menyayangi Adiba. Erik mereratkan pegangan istrinya. Sangat khawatir.
Ketika Erik dan Yoona sampai di sebuah ruang tampak wajah wajah tegang keluarganya.
1 jam
2 jam
__ADS_1
3 jam
Terdengar suara tangis bayi melengking. Alhamdulillah.....gumam semuanya.
" Adiba, adiba jangan membuat aku khawatir...." gumam Ha Jun. Dia sangat takut Adiba meninggalkannya. Mereka menunggu dokter atau perawat keluar dari ruang bersalin.
15 menit
20 menit
30 menit
CEKLEEEKK
Suara daun pintu di buka, semua menyerbu.
" Dokter bagaimana istri saya...?.." tanya Ha Jun.
" Bapak suaminya..."
" Ya..."
" Selamat anda di karuniai anak kembar laki laki dan istri anda juga selamat saya baru suntikkan vitamin dan obat tidur, Ibunya sangat lemas dan kelelahan jadi dia masih tertidur 1 jam lagi dia akan sadar..."
__ADS_1
" Alhamdulillah....." ucap semuanya.