Indonesia Dan Korea

Indonesia Dan Korea
Permintaan Eomma Ha Jun


__ADS_3

" Ha Jun Appa memanggilmu ke rumah kami ada yang mau Appa sampaikan di keluarga kami jika sudah menikah tidak ada yang dekat dengan perempuan lain kecuali istrinya apakah kau sanggup menjaganya?


Yang kedua tidak bersentuhan dengan wanita lain selain istrimu apa kau sanggup?


Yang terakhir Appa tanyakan apakah kau mencintai putri bungsuku? kalau kau mencintainya jangan membuatnya menangis, jangan mengkhianati cintanya, jika kau memperlakukan dia dengan buruk aku akan membawanya menjauh darimu dan ku jamin kau takkan bisa menemuinya, apakah kau sanggup dengan ketiga syaratku..?


Ha Jun menatap mata David Lee dengan kesungguhan.


" Iya Appa aku yakin, aku sangat mencinta Adiba dan aku siap dengan resiko bila aku mengkhianatinya..."


jawab Ha Jun yakin.


" Kau yakin dengan jawabanmu..? ku pegang kata katamu aku Erik abang Adiba, kau tahukan adiba anak paling bungsu jika kau berani menyakitinya kau akan berhadapan dengan kami semua...." Ucap Erik meyakinkan. Ahsan yang melihat pandangan demi pandangan keluarga istrinya sedikit ciut apa yang dia lihat bukan sekedar ancaman biasa. Dia pindah duduk menempel dengan Erika. Erika masih menatap tajam Ha Jun.


" Appa aku sudah sejauh ini melalui semuanya tolong jangan ragukan aku...." jawab Ha Jun meyakinkan keluarga Adiba.


" Baiklah besok malam bawa kedua orang tuamu ke rumah Appa, kami tunggu.....


Mereka bercerita ringan, bercanda, tertawa terbahak.


Ha Jun menatap keluarga Adiba satu persatu


" Keluarga yang hangat...." batinnya.

__ADS_1


Setelah satu jam setengah di rumah Adiba, Ha Jun permisi pulang. Adiba mengantarnya hanya sampai teras. Setelah mobil Ha Jun meninggalkan rumah Adiba. Adiba masuk ke dalam setelah mengunci pintu.


" cieeee cieeeee yang mau nikah..."


Adiba memasang ekspresi sombong,


" Sorry kita ga kayak yang pake baju kaos, jombloooo


liat ini adiknya langsung ada yamg nyamperin..."


" Da berani ngejek ya....." Erik bangkit dari duduknya mengejar adiknya.


Adiba berlari ke arah David Lee bersembunyi di ketiaknya. Meringkuk di sana. Yang lain hanya tersenyum melihatnya. Erik mendekat dan mulai menggelitikinya.


Erika sudah menyandarkan kepalanya di dada suaminya, Karina bersandar dengan David, tinggal Adiba yang meletakkan kepalanya di bahu Erik.


" Ayo istirahat sudah malam...." David membantu lembut Karina yang bangkit dari duduknya. memapah dan memeluk Karina menuntunnya ke kamar mereka.


Sejak Karina hamil tua Erika tinggal di rumah David untuk memantau ibunya. Erik dan Adiba masing masing masuk ke kamar.


Keesokan pagi


" Ha Jun bawalah adiba ke rumah, Eomma pingin mengobrol dengannya, kalau kau tidak mau menjemputnya biar Eomma yang jemput di kampusnya....." ucap Eomma Ha Jun.

__ADS_1


" Aku akan mengajaknya ke rumah Eomma sekalian kenalan dengan Hyung...."


Setelah sarapan Ha Jun pun pergi ke kantornya. Setelah melewati ruang sekretarisnya Ryu. Ryu mengikuti langkah bossnya.


" Ryu bagaimana jadwal hari ini..?"


Ryu membacakan schedule Ha Jun.


" Jam makan siang kosongkan Eomma meminta Adiba berkunjung ke rumah Eomma..."


" Siiph boss...oya Adiska tadi datang dia meminta waktu boss untuk makan siang dengannya...."


" Tolak, aku tidak punya waktu meladeninya...."


Ryu membungkukkan badan keluar dari ruangan Ha Jun. Mendekati jam makan siang Adiska datang ke kantor Ha Jun.


" Hei Ha Jun....." Adiska datang dengan baju yang mewah dan pendek lengkap dengan minyak wangi yang membuat Ha Jun pusing.


" Nona Adiska saya menghormati Nona karena kita rekan bisnis jadi jangan lewat dari jalurnya atau kau akan menyesal, keluarlah aku sibuk..."


" Bagaimana dengan besok..?" Adiska mendekat dan membalik kursi Ha Jun. Tangannya menahan kursi dan sebelah tangannya memegang pinggangnya dengan kaki di letakkan di kaki Ha Jun. Ha Jun kaget.


Di saat yang sama, pintu terbuka tampaklah Adiba dan Erik. Dengan Adiba menutup mulutnya, wajahnya di aliri air mata. Dan Ryu pun datang ke ruangan bosanya. Ikut kaget melihat pemandangan di depannya. Adiba menarik lengan abangnya untuk pergi dari perusahaan Ha Jun dengan tergesa.

__ADS_1


__ADS_2