
David dan anak anak Karina sampai di swalayan.
" Belilah apa yang kamu inginkan "....ujar David.
Adiba langsung mengambil troli, David dan Erik berjalan beriringan. Dengan senyum bahagia Adiba yang jalan beriringan dengan Erika mengambil hampir seluruh cemilan swalayan. "Adeekk jangan banyak banyak sayang paman bayarnya.." teriak Erik. David tidak tau apa yang Erik katakan tapi dari cara bicara dan ekspresi David paham.
" 그냥 내버려둬"
geunyang naebeolyeodwo " ( biarkan saja) "
"Jiiaaahh....yang pendekatan....."Erik tertawa
1 troli penuh dengan cemilan dan minuman. Erika dan Erik geleng geleng kepala.
" 언어로 무슨 일이"
__ADS_1
eon-eolo museun il-i (apa yang terjadi)..? Kenapa membelikan mereka?..."
" Kemarin sewaktu pulang sekolah aku di hadang dengan 5 lelaki. Aku belum masih kaget dan berusaha tenang. Baru 15 menit datang kak Eun Woo dengan 10 orang temannya dari belakangku. awalnya aku heran kenapa mereka melarikan diri. Saat aku menoleh ke belakang ternyata kak Eun Woo dengan teman temannya memegang tongkat bisbol, yaaa lebih kurang sekedar ucapan terima kasih...jelas Adiba.
" 하지만 넌 괜찮아
hajiman neon gwaenchanh-a ( kamu baik baik saja kan...? )
" Ye alhamdulilah...cuma aku tersenyum dan mengucapkan Ghamsahamida...
Ketika mendekati rumah seperti biasa gerombolan berkumpul di dekat rumah Karina. Adiba pun turun dengan wajah datarnya.
" Kak Eun Woo ambillah cemilan ini makan dan minumlah dengan teman temanmu....."
"Ghamsahamida nona...Ghamsahamida...." sambil membungkukkan badannya. Adiba pun berlalu. Sepasang mata dengan wajah merona tetap mandang Adiba. Hingga teman temannya menggoyang tubuhnya. " Ha jun hei Ha jun apa kau baik baik saja?"
__ADS_1
" Ye aku baik baik saja".... sambil memandang Adiba yang menaiki mobil David.
Eun Woo dan Ha Jun
Ha Jun anak pengusaha Kedua di Seoul. Ayahnya seorang konglomerat di bawah David. Ha Jun berkumpul dengan gerombolan mereka karena merasa sepi di rumah tak ada kawan mengobrol. Pertama kali Ha Jun bergabung dengan mereka. Tanpa sepengetahuan Ha jun Ayahnya memanggil mereka semua di sebuah tempat makan. Ayahnya mengancam jika Ha Jun bergaul dengan mereka Ha Jun menjadi jahat dan bandel maka mereka semua menaggung akibatnya. Sesekali Sekretaris ayah Ha Jun datang memberi uang jajan. Tapi mereka harus melindungi Ha Jun dan beberapa bodyguard muda yg ikut bergabung dengan mereka guna berjaga jaga.
Sore itu Eun Woo dan teman temannya selesai bermain bisbol dari kejauhan mereka melihat Adiba di hadang 5 orang berpakaian sekolah menengah atas. Eun Woo yakin Adiba bisa melumpuhkan mereka tapi Eun Woo mengingat kebaikan Karina. Makanya sekedar menakuti Eun Woo dan teman temannya mengkode agar mereka pergi dari Adiba sambil menggoyang goyang tongkat bisbol. Ternyata itu berhasil anak yang menghadang Adiba berlarian kesana kemari. Eun Woo tertawa dengan teman temannya. Adiba pun membalikkan badannya dan tersenyum dengan Eun Woo. " Ghamsahamida"... menundukkan badan dan berlalu menuju rumahnya yang sudah dekat.
Tapi ada satu orang yang terpaku dengan kecantikan Adiba yaa...dialah Ha Jun. Sejak kejadian itu Ha Jun selalu menghabiskan waktu berkumpul dengan Eun Woo hanya untuk memandang Adiba yang pulang sekolah. Biasanya setelah Adiba masuk ke rumah. Eun Woo dan teman temannya spontan menatap Ha Jun yang di tatap hanya merona dan malu malu. Mereka semua tertawa dan meledeknya. Ha Jun hanya ikut tersenyum dan tertawa.
" Apa kau sangat menyukainya?...tanya Hoon
" Kalau kau menyukainya kau harus melakukan sesuatu untuk menyatakan cintamu dan kau harus sukses lihatlah eommanya seorang psikolog, kakaknya calon dokter, abangnya kuliah dan Adiba paling kecil tentu dia di jaga sangat ketat dengan keluarganya sedangkan kau? Jika selalu duduk di sini bergabung dengan kami apa yang kau banggakan dengan eommanya Adiba, Jika kau selalu duduk di sini tanpa melakukan apapun masa depan apa yang kau tawarkan pada Adiba?
Seandainya Kau sudah berhasil, martabatmu juga membanggakan siapa yang menolakmu dan satu pesanku jika kau kelak berhasil kau harus membawa kami, jangan berhasil sendiri..." ucap Hoon panjang lebar.
__ADS_1
Bruuukkk...Ha joon melompat dan mengepalkan tangan dan.....