Indonesia Dan Korea

Indonesia Dan Korea
Extra Part


__ADS_3

Jadi benar kau mengomel ngomel di hatimu, dasar tidak ikhlas...." ucap Erika sambil memukul beruntun lengan Ahsan. Ahsan yang di hujani pukulan mensudahi makannya. Kemudian berdiri menggendong istrinya membawanya ke kamar istirahatnya. Penyatuan cinta.


Keduanya tertidur setelah kegiatan yang menguras tenaga dan keringat. Ahsan terbangun melirik ke arah jam terlihat jam menunjukkan pukul 15.30. Ahsan bangun dari tidurnya melirik ke arah istrinya yang masih posisi tertidur tanpa sehelai benang. Ahsan mendekati tubuh istrinya mencium keningnya. Ia pun beranjak ke kamar mandi membersihkan dirinya. Selesai mandi mengenakan jas dokter Ahsan keluar dari ruangannya menuju meja sekretarisnya. Ahsan meminta jadwal operasinya di pindahkan kepada dokter lainnya. Hari ini Ahsan ingin pulang dengan istrinya. Kangen si kembar batinnya.


Setelah memandang istrinya yang sedang tidur Ahsan menuju mejanya memeriksa laporan beberapa divisi. Ahsan terlalu larut dengan pekerjaannya hingga tak sadar istrinya sudah berdiri di depannya dengan bergulung selimut. Ahsan menatap istrinya dengan senyum mengembang.


" Aku sudah mengosongkan jadwalku, untuk hari ini saja kita akan kemana?..."


Erika masih menatap suaminya. Kemudian tersenyum sumringah.

__ADS_1


" Ayooo...." Erika berbalik hendak ke kamar mandi. Ketika akan berbalik salah satu sudut selimut terpijak kemudian terbukalah balutan selimut yang menutupi seluruh tubuhnya. Ahsan memandang Erika seperti serigala yang sedang kelaparan. Erika cepat cepat menutupi tubuhnya kembali. Aku harus cepat sebelum dia berubah fikiran batin Erika. Erika mandi di kamar mandi ruang istirahat suaminya setelah mengeringkan rambut mengenakan hijabnya hanya cream pelembab Erika keluar dari ruang istirahat suaminya. Segera Ahsan mencium bibir istrinya mesra Erika melepaskan tautan bibir mereka.


" Ayo kita jalan..." sambil menggenggam tangan suaminya. Mereka berjalan keluar sambil bergandengan tangan. Ahsan seakan tak melepas genggaman tangan istrinya. Tiba di pintu masuk pasangan suami istri itu masuk ke mobil yang sudah menunggu pasangan suami istri tersebut. Sepanjang perjalanan mereka mengobrol sesekali tertawa.


Ahsan dan istrinya berada di rumah makan. Erika menelepon Mamah Karina menanyakan anak anaknya. Ternyata anak anaknya tidak rewel masih tertawa tawa di halaman belakang rumah. Erika pun tenang. Ahsan menelepon Erik. Agar menemui mereka di resto tersebut. Mereka bertiga memesan makanan. Setelah selesai makan. Erika membuka percakapan.


" Beri aku waktu seminggu aku sholat dulu..."


" Siiph...kakak kakak kasi waktu seminggu lewat seminggu kakak lamar dr. Yoona...."

__ADS_1


Setelah obrolan singkat tersebut mereka pulang. Ahsan merindukan buah hatinya. Ketiganya menaiki mobil Ahsan, Erik terlihat bercanda dengan Ahsan.


Saling meledek. Erika tak mempedulikan dua lelaki yang menyayanginya. Erika membuka media sosialnya.


Tiba di rumah Ahsan dan Erik jalan bersama Ahsan memeluk bahu Erik. Erika jalan sendiri di belakang mereka.


" Pa.....omma......" salah seorang bayinya mengejar dengan merangkak. Dua bayi lagi melihat ke arah Erika dan Ahsan berebut merangkak. Ahsan tersenyum bahagia hilang rasa letihnya. Ahsan meraih dua anak kembarnya dan menggendong keduanya. Menciumi keduanya secara bergantian bayi yang di gendong Erika menjulurkan tangannya minta gendong juga. Ahsan tertawa melihat anaknya. Mendekat dan mencium anaknya dan Erika.


Di tempat lain dari halaman belakang Karina melihat kebahagiaan Erika tersenyum dalam hatinya berdoa agar Allah selalu melindungi keluarga Erika.

__ADS_1


__ADS_2