
Terdapat kursi-kursi yang berhadapan di lantai yang di duduki oleh para penatua yang sedang mengamati kedua saudari itu berjalan menuju kepala keluarga yang berada duduk di atas kursi.
Jiang Chiyu dan Jiang Mueli tidak berani untuk menatap para tetua yang memiliki kekuatan di luar pemahamannya, kedua saudari itu menatap ke bawah untuk merendah sambil menuju ke arah depan.
Sesampainya di depan, kedua saudari itu membungkuk untuk menghormati kepala keluarga.
Kepala keluarga yaitu Jiang Houyi menatapi kedua saudari itu dengan tatapan dingin tidak berekspresi. Setelah itu dia menyuruh kedua saudari itu untuk mengangkat wajahnya.
"Angkat wajahmu!"
Segera setelah kepala keluarga memberikan perintah, kedua saudari itu mengangkatkan wajahnya untuk melihat sosok kepala keluarga.
Sosok yang berada di depannya adalah kepala keluarga keluarga Jiang... Jiang Houyi.
Aura yang terpancar dari dalam tubuhnya lebih besar, bahkan lebih kuat dari para penatua dan kedua penjaga yang berada di pintu masuk.
Wajahnya bagaikan gunung salju yang sangat dingin, tidak berekspresi ketika melihat kedua saudari itu.
__ADS_1
Dia adalah seorang wanita yang sudah berusia ribuan tahun. Walaupun Jiang Houyi ini memiliki wajah tampak awet muda yang seperti wanita berusia dua puluhan, tetapi jangan tergiur akan kecantikannya, dia sebenarnya kejam di dalam hatinya.
Dia berambisi untuk menempatkan keluarga Jiang untuk mencapai keluarga yang paling dihormati. Walaupun Keluarga Jiang merupakan 5 keluarga besar di benua Fengtian, tetapi ambisinya yang melebihi pemikiran para anggota keluarga lainnya sampai-sampai dia rela mengorbankan segalanya demi kejayaan keluarga Jiang.
"Silahkan bicara!" Kepala keluarga memberikan perintah untuk Jiang Chiyu untuk berbicara, segera Jiang Chiyu menatap dengan hormat ke arah Kepala keluarga Jiang yang sedang duduk di depannya
"Ya, ada yang ingin aku sampaikan kepada kepala keluarga dan para tetua lainnya di ruangan ini. Sebenarnya ada suatu masalah di dunia kecil yang sudah anda berikan amanat kepada saya untuk mengelola dunia itu."
"Masalah? Itu hanya dunia kecil para mortal? Bukankah dengan kekuatanmu itu akan sangat mudah untuk menumpas kan masalah itu?" Tanya salah satu tetua yang berada di sampingnya, namanya adalah Jiang Yuan.
"Tetua... Diam dulu! Biarkan Chiyu menyelesaikan katanya." Kepala keluarga memberikan perintah kepada tetua Yuan untuk diam melalui gerakan tangannya.
Setelah tetua Yuan diam dan kembali duduk di tempatnya, Jiang Chiyu kembali untuk berbicara.
"Terdapat masalah serius di dunia itu. Ada 2 sosok yang aku tidak ketahui dari mana asalnya yang mengganggu rencana dari Tuan Dewa."
"Apakah kau sudah memastikannya? Setahuku hanya ada beberapa kultivator ranah membangun pondasi di dunia itu. Energi spiritualnya juga sangat tipis, sangat tidak mungkin ada ahli yang bersembunyi di dunia itu."
__ADS_1
"Aku sudah memastikannya, saya tidak mengetahui di ranah apa mereka berdua, tetapi aku yakin mereka adalah ahli yang tiada tara. Dan juga... Artefak yang di berikan kepala keluarga kepada saya telah hancur." Jiang Chiyu merogoh benda yang berada di balik bajunya dan mengeluarkan artefak seperti kaca yang sudah pecah/rusak untuk diperlihatkan kepada semua orang yang berada di ruangan ini.
"Itu.... Bagaimana mungkin? Itu adalah artefak Immortal suci kelas tinggi yang dimiliki keluarga Jiang! Kenapa bisa hancur dengan mudahnya?" Salah satu tetua mulai bangkit dari kursinya dan maju ke arah Jiang Chiyu untuk melihat artifact yang telah rusak itu.
Jiang Chiyu memberikan artifat itu kepada tetua Mo itu untuk di periksa.
Sedangkan para penatua sedang membahas kepada sesama penatua lainnnya membicarakan kedua ahli yang di bicarakan oleh kedua saudari itu.
"Artefak kelas atas ini sudah sepenuhnya rusak. Kepala keluarga, aku menyarankan agar menginvestigasi kedua manusia di dunia itu." Usul Tetua Mo kepada kepala keluarga Jiang.
"Perkataanmu memang ada benarnya. Aku juga harus berkata apa kepada tuan Dewa dunia atas jika ada suatu masalah di dunia bawah. Perintahkan kepada anggota keluarga Jiang yang berada di bawah Immortal Soldier tingkat 5 untuk segera turun ke dunia bawah untuk memeriksa identitas kedua manusia itu. Jika mereka adalah Immortal yang jauh lebih kuat dari kalian, kalian hanya cukup laporkan kepadaku akan kekuatannya dan biarkan para penatua untuk mengurusnya. Tetapi jika mereka adalah mortal, langsung bunuh saja mereka di tempat!"
"Baik!" Para penatua setuju dengan ucapan yang dikeluarkan oleh kepala keluarga.
Mereka segera mengumumkan titah itu kepada para anggota lainnya untuk segera menjalankan perintah yang di berikan oleh kepala keluarga.
.......
__ADS_1