Invincible In Apocalypse

Invincible In Apocalypse
Chapter 80 Teknik Terlarang Keluarga Jiang


__ADS_3

"Padahal kau hanyalah mortal. Tapi besar juga kesombonganmu itu! Percaya atau tidak, aku bisa membunuhmu dengan sekali gerakan!!" Ucap Jiang Nian dengan mengarahkan ujung pedangnya ke arah langit.


"Sword Technique... Naga Guntur kegelapan abadi! Datanglah!"


Teknik dari senjata pamungkas yang baru saja di ucapkan oleh Jiang Nian membuat langit bergemuruh disertai dengan petir-petir menyambar. Petir-petir itu memadatkan auranya hingga tercipta Naga Guntur yang sangat besar yang sedang menggeliat ke arah Rio yang dari tadi hanya berdiri di tempatnya yang tidak melakukan gerakan apa-apa.


"Momentum yang sangat menakutkan. Rio-sama, kita harus segera mundur untuk membuat sebuah rencana." Ucap Lilia Lavender dengan keringat dingin sambil melihat aura menakutkan dari naga yang berada di langit.


"Percuma saja jika kalian kabur. Semenjak aku mengucapkan teknik terlarang keluarga Jiang ini. Bahkan jika kalian berada di alam Heavenly Immortal sekalipun, kalian setidaknya akan menerima luka yang sangat fatal akibat teknik terlarang ku ini."


"Heh... Omong kosong. Ini hanyalah mainan anak-anak. Kalian berdua mundurlah!" Pintah Rio. Lilia Lavender diikuti oleh Nadia Mundur beberapa puluh meter dan Lilia Lavender membawa Nadia melompat ke arah bangunan yang cukup tinggi untuk melihat situasi pertarungan dari atas sana.


"Apa? Besar juga kosombonganmu itu. Mau sampai kapan kau bersikap seperti yang tidak terkalahkan. Aku sudah melihat orang sepertimu untuk kesekian kalinya menantang Teknik terlarang dari keluarga Jiang ini, mereka semua pada akhirnya berakhir pada kematian, dan itu juga berlaku untukmu. Aku akan melihat keputus asaan darimu setelah menerima teknik ku ini. Naga Guntur, serang mortal yang tidak tahu diri ini!" Jiang Nian melambaikan pedangnya ke arah Rio, dengan seketika Naga Guntur bergerak cepat menuju Rio yang dari tadi tidak melakukan pergerakan di tempatnya. "Matilah.... Mortal!!" Naga Guntur menyerang Rio disertai dengan momentum kilatan cahaya petir, akan tetapi serangan itu dihambat oleh sesuatu seperti penghalang yang baru saja muncul di tubuh lelaki itu. Jiang Nian, Jiang Luo, Jiang Han dan Jiang Taishan diikuti dengan murid lainnya terkejut melihat pelindung tubuh yang baru saja muncul di dalam tubuh Rio. Energi pelindung tubuh dari Rio dan serangan dari naga Guntur itu saling bergesekan hingga tercipta cahaya yang sangat terang seperti langit di sore hari.

__ADS_1


"Apa?! Bagaimana mungkin!!" Kejut Jiang Nian.


[Ada pelindung tubuh di dalam tubuhnya. Sepertinya dia menyimpan artifak yang sangat kuat di sisinya. Tidak heran pria yang bernama Rio ini berani mengucapkan kata-kata yang tidak masuk akal] Batin Jiang Luo.


Serangan itu terhenti setelah energi dari pelindung tubuh Rio lebih kuat dari serangan naga guntur itu. Naga Guntur itu menghilang dan tidak meninggalkan jejak. Sementara Jiang Nian memuntahkan darah dari dalam mulutnya akibat serangan yang gagal itu. Untuk memanggil Naga Guntur itu, Jiang Nian harus mengorbankan energi kehidupannya selama 5000 Tahun. Dia tidak mengira jika serangannya itu gagal dan malah melukai dirinya sendiri.


"Nona Nian, Apa Anda baik-baik saja?" Sahut dari ketiga temannya Dengan berlari menghampiri Jiang Nian yang sedang terluka parah hingga kesulitan untuk menyeimbangkan tubuhnya.


"Ini curang! Kau pasti menyimpan artifak di tubuhmu itu!" Ucap Jiang Nian dengan kesal.


Jiang Nian melihat ke sekeliling tubuh Rio dari luar selagi ia dirangkul oleh ketiga temannya. Dari hasil pengamatannya ia sama sekali tidak menemukan sebuah artifak kecuali hanya sebuah tas biasa dengan barang-barang yang tidak mengandung aura spiritual yang di kenakan oleh Rio. Namun setelah melihat dengan kedua matanya, Jiang Nian masih tidak menerima fakta jika pemuda yang ada di depannya bukanlah seorang mortal biasa.


"Tidak mungkin. Kau pasti menyembunyikan artifak itu di suatu tempat! Jika bukan karena dukungan artifak itu, kau sudah pasti mati dari serangan Naga Guntur ku ini!"

__ADS_1


Sementara itu Jiang Luo yang merasakan hawa berbahaya dan tekanan setelah melihat aura pelindung dari Rio, memperingatkan Jiang Nian untuk tidak bertindak gegabah, namun respon dari Jiang Nian tidak terduga untuk Jiang Luo.


"Jiang Nian, jangan terlalu gegabah! Menurut pandanganku, sepertinya dia bukanlah seorang mortal. Dia mungkin menyembunyikan auranya sehingga kita semua tidak bisa menyadarinya-"


"Diam!! Jika saja kau membantuku untuk mengalahkan mortal rendahan ini, aku tidak akan mungkin bisa menerima dipermalukan oleh mortal rendahan hingga di titik ini!"


_ T _ E _ R _ I _ M _ A _ K _ A _ S _ I _ H


Dukung cerita Invincible in Apocalypse dengan cara:


...Like 👍...


...Komen 🗨️...

__ADS_1


...Dan jangan lupa klik Favorit ❤️ biar ga ketinggalan update...


__ADS_2