
Dia melangkah menuju ke arah Utara.
Untuk mencapai pusat kota ini yang berada di utara, dibutuhkan waktu 30 menit lebih untuk berjalan kaki. Tetapi jika saja dia menggunakan kendaraan, akan kurang dari 15 menit untuk sampai ke sana melihat kondisi jalanan yang kosong.
"Hmm..."
Melihat ke arah kanan kirinya, banyak kendaraan beroda dua dan empat yang tergeletak di setiap jalan yang dia lewati.
"Aku harus bergegas sebelum hari senja!"
Dia menghiraukan kendaraan tersebut dan menambahkan kecepatan berjalannya.
Untuk beberapa waktu, dia telah sampai di pertigaan jalan raya.
{Hmm... Zombie yang berada di kanan lebih banyak dibandingkan di sebelah kiri.}
Dia baru saja melihat kaca seperti spion motor yang terpajang di tengah pertigaan.
Dari kaca itu dia dapat melihat zombie-zombie yang sangat banyak berlalu lalang di sebelah kanan yang dimana jalanan yang akan ia lewati.
__ADS_1
Dibandingkan zombie yang berada di jalurnya, jumlah zombie itu 1 berbanding 5 . Dengan jumlah sebanyak itu, akan membutuhkan beberapa waktu lebih lamanya untuk membersihkannya.
Mengingat jalur yang akan dilewatinya berada di sebelah kanan. Dibandingkan jika dia harus memutar ke arah jalur kiri, akan membutuhkan waktu tambahan untuk sampai ke pusat kota.
"Akan sangat merepotkan untuk mengurusi zombie sebanyak itu! Dilihat juga mereka hanya zombie yang tidak bermutasi...."
Zombie-zombie yang akan dihadapinya berbeda dengan yang sebelumnya. Dibandingkan dengan zombie yang baru saja ia hadapi dengan yang saat ini, kemungkinan lebih dari 3x lipat banyaknya dari sebelumnya.
Bisa saja dia menggunakan Instand death untuk melawan zombie itu. Tapi mengingat sihir instant death memiliki keterbatasan jarak diantara pengguna dan lawannya. Sedangkan zombie-zombie itu berada di sepanjang jalan. Jika dia menggunakan sihir tersebut itu hanya bisa mengurangi jumlah zombie dan harus menggunakannya sampai berkali-kali. Cara seperti itu sangat tidak efektif untuk menangani masalah ini.
".....Aku hanya bisa menggunakan cara itu..."
Cara yang lebih efektif dan simpel yaitu dengan menggunakan bantuan seseorang untuk menangani masalah ini.
5 lingkaran sihir muncul di depan tempat Rio berpijak.
"Membuat Undead Tingkat Rendah! Skypuncture!"
Tepat setelah dia mengucapkan mantra pemanggil, lingkaran sihir itu bersinar dan memunculkan 5 sosok besar setinggi 5 meter.
__ADS_1
Kelima sosok itu memiliki tubuh yang telanjang, memakai jubah hitam kecil yang sedikit robek-robek di punggungnya. Tubuhnya yang berlubang banyak ruang kosong di setiap anggota badannya. Berwarna keputihan seperti sebuah susu. Tidak memiliki daging dan memiliki bentuk yang tajam seperti sebuah pisau di kedua tangannya. Jika diwujudkan secara spesifik, semua anggota tubuhnya seperti sebuah tulang.
Skypuncture adalah Undead tipe Skleton yang memiliki level 250 . Meskipun pertahanannya hanya bisa dijajarkan dengan monster berlevel 200 kebawah, tetapi kekuatan serangannya dan kecepatannya yang sangat bagus setara dengan monster level 280 . tapi tipe monster di level tersebut tidak berguna jika melawan monster yang memiliki pertahanan jauh lebih kuat.
Namun, Skypuncture memiliki 1 skill penting. Yaitu berfokus pada kedua lengan yang seperti pisau di setiap incinya. Skillnya dapat berputar seperti sebuah gasing yang diayuni kedua lengannya. Efeknya memberikan critical damage kepada lawannya.
Saat ini dia bermaksud menggunakan mereka sebagai alat untuk membersihkan kawanan zombie yang menghalanginya.
"Skypuncture! Patuhi perintahku! Habisi semua zombie yang menghalangi sampai di setiap sudut jalan!"
Mata Skypuncture bersinar setelah mendengar perintah.
Setelah itu mereka berlari ke arah kanan dengan rasa dipenuhi haus darah akan memotong mangsanya.
Sementara bayangan Skypuncture mulai menjauh dari pandangannya, Rio mulai menunggu sejenak di tempatnya.
Suara seperti potongan dan sayatan hingga suara Auman zombie yang kesakitan terdengar melalui kedua telinganya.
{Hmm... Sepertinya sudah dimulai....}
__ADS_1
Untuk beberapa saat, jeritan itu terdengar lebih keras. Hingga akhirnya tiba-tiba muncul suatu fenomena yang tidak dapat dibayangkan oleh semua orang. Untuk beberapa saat terdengar suatu getaran yang berada di tempatnya berpijak.
{Mungkinkah.... Gempa?}