
*Tok-Tok-Tok* Suara ketukan.
"Rani, ini kakak."
Pada saat ini Rio sedang berdiri di depan pintu kamar Rani, menunggu jawaban dari dalam untuk mengizinkannya masuk.
Seseorang membuka pintu kamar. "Kakak, akhirnya kamu datang. Silahkan masuk." Rani membentangkan tangannya untuk mempersilahkan kakaknya memasuki kamar.
Rio berjalan memasuki dalam kamar, di waktu yang bersamaan Rani menutup kembali pintu kamar.
Di depannya, terdapat kedua wanita yang sedang tertidur selonjoran di atas kasur, sedangkan satu wanita yang bernama Nuke dia sedang duduk di atas kasur.
Wajahnya tersenyum ke arah Rio selagi lelaki itu pergi menuju ke arahnya. "Kau sudah datang."
"Ya, sesuai dengan janjiku, aku datang." Rio berjalan ke arah sebuah kursi yang berada di samping tempat tidur. Duduk di atas kursi, lalu... "Jadi... Ada apa kau memanggilku ke sini?"
Melihat ke arah kanan kirinya, jendela yang berada di samping kirinya terlihat terbuka.
__ADS_1
Juga, melihat ekspresi mereka semua yang tampak biasa-biasa saja, sepertinya mereka semua yang berada di ruangan ini tidak menyadari kejadian yang menghebohkan di dunia luar.
Yah itu wajar karena sebelum dia mengaktifkan Magic item itu, dia telah memasang penghalang ilusi pada seluruh bagian kaca jendela kamar, dan dia juga memasang pengedap suara di seluruh bagian Barrier, jadi sudah sewajarnya mereka tidak mengetahui kejadian yang berada di luar penghalang.
"Ah, ya. Aku sudah mendengar semuanya dari Rani. Ketika kami demam, kamu membantu menolong kami bertiga untuk meredakan rasa sakit itu. Sebagai perwakilan mereka, saya ucapkan terimakasih banyak atas bantuanmu." Nuke membungkuk dengan pernyataan terimakasihnya.
"Tidak masalah. Kalian bertiga adalah teman-temannya Rani, jadi sudah sewajarnya aku menolong kalian semampuku."
Sebagai seorang kakak, dia tidak bisa menolak permintaan adiknya. Apalagi jika dia sampai menolaknya, adiknya mungkin akan membencinya. Juga, sebagai orang yang jarang melihat fenomena seperti ini, ini membuatnya tertarik akan satu hal.
Yang pertama adalah kebangkitan manusia. Umumnya manusia tidak bisa menggunakan sihir, tetapi sekarang sepertinya berbeda dari sebelumnya. Umat manusia yang seharusnya di ambang kepunahan akibat munculnya zombie, tapi sekarang dengan adanya sihir, mereka bisa melawan para zombie itu dengan kemampuannya.
"Silahkan. Selama pertanyaan itu dapat aku jawab."
"Kalau begitu... Apakah kamu mengetahui penyakit apa yang kami alami ini?"
{ Penyakit? Sepertinya dia masih belum menyadarinya...}
__ADS_1
Benar, itu bukanlah penyakit. Melainkan tanda-tanda seseorang yang akan terbangkitkan.
Umumnya, tubuh manusia akan lemah terhadap penyakit. Seseorang akan sakit jika dia terkena virus maupun bakteri. Seperti penyakit yang pada umumnya, orang yang terbangkitkan akan mengalami tanda-tanda seperti demam maupun sakit di bagian kepala, bahkan bisa sampai berakhir tragis meregang nyawa.
Jujur saja, seorang manusia yang tiba-tiba terbangkitkan, jika terdapat aliran energi sihir di dalam tubuhnya, orang itu harus mengontrol energi sihir itu agar tetap stabil.
Biarkan energi sihir itu mengalir ke seluruh tubuh dan pusatnya berada di jantung. Jadi jika ada seseorang yang mati karena gagal terbangkitkan, penyebabnya orang itu tidak bisa mengontrol aliran energi sihirnya.
Seperti halnya seseorang yang tiba-tiba memiliki mana yang sangat besar, tetapi orang itu tidak bisa mengendalikan mananya tersebut, dan pada akhirnya dia akan meledak karena terlalu kebanyakan mana. Jika dilihat dengan perspektif manusia ialah, jika seseorang makan makanan pedas terlalu banyak maka akan menyebabkan sakit perut.
"Pertanyaan yang bagus. Coba kau rasakan dengan perlahan, apakah ada sesuatu yang berbeda dari tubuhmu saat ini?" Sebuah pertanyaan dilontarkan oleh Rio.
Sebagai orang yang sudah terbangkitkan, sudah sewajarnya ada perubahan di dalam tubuhnya.
"Ah, ya kamu benar. Aku merasakan tubuhku sedikit lebih ringan. Aku tidak tahu penyebabnya, tetapi aku merasakan hal yang berbeda dari tubuhku ini."
Itulah efeknya. Orang yang sudah terbangkitkan kondisi fisiknya ditingkatkan menjadi dua kali lipat dari sebelumnya.
__ADS_1
Berbeda halnya dengan orang yang belum terbangkitkan, kondisi fisiknya masih rata-rata pada manusia umumnya. Jika orang yang belum terbangkitkan melawan orang yang sudah terbangkitkan, sudah di pastikan orang yang belum terbangkitkan akan kalah.