Invincible In Apocalypse

Invincible In Apocalypse
Chapter 61 Bertemu Kedua Gadis Aneh


__ADS_3

Di suatu tempat yang berbeda.


Di dalam perjalanannya, Rio sudah berkeliling sambil mengamati sekitarnya. Dari hasil pengamatannya itu dia telah mengambil sebuah kesimpulan. Zombie-zombie yang berada di sepanjang perjalanannya hanya berlevel rendah. Zombie-zombie itu sangat lemah sampai membuatnya merasa sedikit kecewa.


Tapi, mengingat ini baru awal dari kiamat, sepertinya ini masih berada di batas yang wajar. Yah, mau bagaimanapun akan sangat merepotkan kan jika seseorang melawan zombie mutan yang abnormal.


Misal jika ada seseorang yang terbangkitkan (Player Tingkat 1) Sementara lawannya adalah zombie Mutant Tingkat tiga. Sudah pasti jika orang itu akan kalah melawan zombie Mutant Tingkat tiga itu. Mau bagaimanapun level mereka berbeda di dua tingkat pada sistem level di dunia ini.


Ngomong-ngomong berbicara tentang seseorang, selama di perjalanan dia sama sekali tidak melihat ada manusia di daerah ini. Tidak tahu karena apa, sepertinya semakin dia mendekati ke pusat kota, orang-orang yang berada di daerah itu hanya ada di jumlah yang sedikit.


Rio melambatkan langkahnya karena mencium aroma sesuatu.


"Aroma ini.... Bau makanan."


Bau makanan yang aromanya terlihat mencolok itu membuatnya tertarik, jadi


dia berhenti sejenak untuk memeriksa keadaan sekitar melalui skillnya [Live Detection].


"Hmmm... Bau itu berasal dari arah rumah itu." Rio menunjuk ke arah rumah yang ada di depannya.


Lalu dia melangkah menuju rumah itu tanpa berpikir panjang.


Setelah dia berhenti di sebuah rumah yang letaknya berdempetan dengan rumah yang ada di kanan kirinya, Rio mulai mengamati sekitar rumah itu untuk memeriksanya sekali lagi.

__ADS_1


"Ada 2 orang yang masih hidup. dua gadis kecil?"


Rumah yang di lihatnya itu cukup sederhana. Hanya ada 2 lantai dan diluarnya terdapat halaman kecil dan ada pagar.


Tapi jika dilihat dari luar, rumah itu terlihat tertutup. Pagarnya terbuka dan ada zombie di dalam rumah setelah dia memeriksanya melalui skillnya.


Satu orang berada di atas kamar lantai dua, sementara yang satunya berada di samping kiri di lantai satu, tepatnya bersembunyi di dalam WC.


Dari arah luar ia bisa melihat bayangan sosok gadis kecil dari arah hordeng jendela kamar yang menutupinya.


Jika dilihat secara sekilas, sepertinya keduanya terjebak di suatu ruangan yang berbeda. Tepat di luar ruangan itu ada zombie yang sedang berlalu lalang.


"Tunggu! Ada yang aneh!"


Dia mulai menyadari sesuatu.


Seperti yang di lihat sebelumnya, Rio mengikuti aroma makanan yang kelihatan mencolok dan dia mengikutinya sampai ke tempat ini. Tetapi, dari arah dia berdiri di gerbang luar, Rio bisa melihat melalui pintu masuk yang terbuka sangat jelas ada banyak makanan yang sangat mencolok terpajang di sebuah anak tangga di pojok dalam rumah itu.


Sekumpulan makanan itu terlihat sangat mencolok, tapi kenapa diletakkan di tempat yang terbuka seperti itu? Yang lebih anehnya lagi, zombie-zombie berkumpul di samping ruangan seolah olah membiarkan orang masuk untuk mengambil makanan itu. Dari luar dia bisa melihat melalui mata telanj*ngnya hanya makanan yang ada di penglihatannya.


Apa maksudnya itu? Apa mungkin ada seseorang yang mengendalikannya.


Jika dia hanya orang biasa, mungkin tanpa berpikir panjang dia akan memasuki rumah itu tanpa mengkhawatirkan sesuatu. Tapi itu adalah hal yang berbeda dengan yang saat ini. Untuk memastikannya apakah dugaannya benar atau tidaknya, Rio mulai mengamati sekitar ruangan rumah itu sekali lagi.

__ADS_1


Gadis kecil yang berada di WC lantai bawah mulai bergerak.


{Apa ini hanya sebuah umpan}


Mari berfikir secara sejenak. Gadis itu tidak dimangsa oleh zombie yang ada di sekitarnya.


Apa maksudnya ini? Mengapa para zombie tidak menerkam gadis kecil itu? Rio mulai berfikir untuk memecahkan teka-teki ini.


Apa mungkin gadis itu adalah zombie? Tapi dia melihatnya melalui skillnya jika gadis itu bukan zombie. Tapi, sepertinya dia merasakan aura yang berbeda pada kedua gadis itu.


Mungkin jika dugaannya benar, gadis itu adalah orang yang mengendalikan zombie-zombie ini mengingat dia tidak terpengaruh oleh zombie yang ada di sekitarnya seolah-olah gadis itu sudah terbiasa beradaptasi oleh kawanan zombie.


Setelah dia berfikir panjang, sekiranya gadis kecil itu yang berada di lantai bawah sudah berada di balik pintu seperti seseorang yang sedang mengumpat.


"Gadis kecil itu, apa dia menyadari kehadiranku?"


Rio samar-samar merasakan sedikit aura pada gadis itu. Apa mungkin gadis itu adalah orang yang terbangkitkan? Apa ini adalah jenis skillnya yang dapat mengendalikan zombie sebanyak ini.


Bukankah ini sangat tidak normal di dunia pasca baru kiamat jika ada seseorang yang dapat mengendalikan lebih dari 15 Zombie.


Apa yang terjadi jika dia mulai memasuki rumah ini?


Dia tidak tahu kejadian apa yang akan dihadapinya jika memasuki rumah ini, tapi dia merasakan sesuatu yang buruk jika dia memasuki ke dalam rumah.

__ADS_1


Oleh karena itu, untuk membuat dirinya tidak terlalu semakin penasaran, dia melangkah memasuki rumah itu secara perlahan. Tepat setelah dia melewati pintu masuk rumah, tiba-tiba pintu depan tertutup dengan sendirinya dengan sangat keras.


"Ini buruk..."


__ADS_2