Isekai Reinkarnasi Menjadi Gadis Vampir LN

Isekai Reinkarnasi Menjadi Gadis Vampir LN
Volume 5 Chapter 7


__ADS_3

...Melawan Iblis...


...----------------------------------------------------------------------------------...


Sekarang aku sedang menyaksikan pertarungan antara Kasatria dengan para Iblis.


Teryata para Kasatria cukup kuat juga.


Bersamaan dengan itu Portal kembali muncul dan datang Seorang Iblis bersayap Naga, tubuhnya menyala seperti Lava yang membara dengan membawa pedang besar yang membara.



Siapa tuh sepertinya dia kuat?


Para Kasatria pun terkejut saat melihatnya kedatangan Iblis itu.


"Dia? Tidak salah lagi, dia pasti salah satu Bawahan Ragnarok."


Ungkap Kasatria itu dengan tubuh gemetar.


"Benar! kita tidak mungkin bisa untuk mengalahkanya, kita harus segera menghubungi Zhepyres-sama." tegas Kasatria itu.


"Kalau begitu aku akan pergi untuk melapor."


Saat salah satu Kasatria akan pergi untuk melapor dengan cepat Iblis itu langsung menghabisinya dengan pedangnya.


"Uakhhhhh!"


Terdengar Kasatria itu berteriak kesakitan.


Waduh gawat juga tuh?


"Hahahaha!" Iblis itu pun tertawa.


"Aku tidak akan membiarkan kalian kabur." tegas Iblis itu.


"Sialan!" ungkap Kasatria itu.


Dia kemudian melanjutkan.


"Apa tujuanmu datang kemari? Walau kau berhasil membunuh kami, tapi Zhepyres-sama dan para bawahanya pasti akan segera datang?"


"Tujuanku sudah pasti ingin mengambil Energi dari Dunia ini, Karena Raja Ragnarok sangat menginginkanya, setelah itu beliau akan menguasai Dunia ini?" jelas Iblis itu.


Para Monster Srigala kembali berdatangan dari dalam Portal.


"Sial ini tidak mungkin, kita harus bertahan sampai Zhepyres-sama datang, jangan biarkan Iblis itu sampai mengambil sedikit saja sumber Energinya." tegas Kasatria itu.


"Dasar keras kepala, kalau begitu matilah." teriak Iblis itu.


Para Kasatria pun kena bantai Iblis itu, mereka juga sangat di repotkan dengan para Iblis Srigala yang datang. Jumlah Kasatria semakin lama semakin berkurang.


Gawat nih, Baiklah saatnya turun tangan.


Saat Iblis itu ingin membunuh salah satu Kasatria lagi aku pun segera menghentikanya.


"Sudah cukup hentikan! aku tidak bisa membiarkanmu membantai mereka lagi."


"Eh siapa bocah ini?" pikir Iblis itu.


Para Kasatria pun terkejut.

__ADS_1


"Avrora-sama, kenapa anda kesini? sudah saya katakan kalau di sini sangat berbahaya cepat pergilah atau anda akan mati!" tegas Kasatria itu.


"Dasar kenapa kau berpikir kalau aku akan kalah?"


"Tapi Avrora-sama!"


"Kalian ini memang sangat mengesalkan, sekarang kalian hanya perlu diam dan saksikan saja."


Aku segera mengeluarkan pedang dari dalam sarung.


"Avrora-sama apa anda sedang bercanda? Bertarung dengan pedang seperti itu?" teriak Kasatria itu.


"Hahahaha, jangan main-main bocah, kau ingin melawanku dengan itu, jangan konyol."


Kata Iblis itu dengan sombongnya.


Bersamaan dengan itu aku segera memotong lengan Iblis itu dengan cepat tanpa di sadari.


"Sial bocah ini?" pikir Iblis itu.


Para Kasatria pun di buat melongo.


Aku segera bergerak cepat ke belakang Iblis itu sembari menyerangnya kembali.


Iblis itu pun terkejut, ia menangkis seranganku dan segera bergerak menjauh dariku. ia juga menumbuhkan lagi lenganya yang putus.


"Eh jadi kau punya sihir pemulihan?" aku bertanya.


"Cih, Teryata kau hebat juga bocah, maaf karena sudah meremehkanmu, kali ini aku akan serius untuk melawanmu."


"Baiklah maju sini."


Iblis itu segera menyerangku dengan pedang Apinya.


Baiklah aku akan menyerang lagi dari belakang.


Iblis itu pun terkejut dan kembali menangkisnya dan bergerak menjauhiku.


"Ini mustahil kenapa dia bisa bergerak secepat itu, padahal dia tadi ada di hadapanku?" pikir Iblis itu.


Semua Kasatria yang melihat pertarungan Avrora, mereka cuma bisa melihat gesekan-gesekan pedang yang sangat cepat.


Aku menyeringai.


"Kenapa menjauh? aku belum mengeluarkan semua kemampuanku loh."


"Sial, siapa sebenarnya dirimu, kenapa kau bisa sekuat ini?" tanya Iblis itu.


"Aku? Siapa ya...aku hanyalah seorang pelajar biasa, kenapa?" Aku menghela nafas, "baiklah kalau begitu aku akan menghahirimu sekarang."


Aku membuat darah menjadi padat dan bisa di gunakan untuk menyerang.


"Tear Blood!"



"Uakhhh!" teriak Ibis itu.


Iblis itu pun tercabik-cabik oleh tentakel-tentakel Darah, begitu juga dengan semua Iblis Srigala yang masih hidup, mereka semu tercabik-cabik tanpa sisa.


Karena serangan tentakel darah Avrora lebih cepat Dari Regenerasi Iblis itu, ia pun tewas dan tidak dapat meregenerasi tubuhnya lagi.

__ADS_1


Semua Kasatria yang melihat mereka melebarkan matanya. Mereka kembali di buat melongo oleh Avrora.


"Teknik itu? Kenapa Avrora-sama bisa menggunakan teknik Vampir?" pikir para Kasatria itu.


Setelah pertarungan selesai Aku pun segera menyembuhkan semua Para Kasatria yang terluka dengan teknik Healing tingkat tinggi.


"Teryata Avrora-sama memeng bukan Dewa biasa, dia juga bisa menggunakan teknik Healing tinggkat tinggi." pikir Kasatria itu.


"Avrora-sama terimakasih banyak sudah menyelematkan kami, maafkan sikapku yang tadi, teryata Anda sangatlah kuat." ungkap Kasatria itu.


"Ah sama-sama, tidak apa-apa kok."


Bersamaan dengan itu Zhepyres dan para bawahanya datang.


"Dimana Iblisnya? Apa ini sudah selesai." tanya Zhepyres.


Dia kemudian melanjutkan.


"Avrora-chan? Kenapa kau di sini?"


"Ah saat Iblis itu muncul kebetulan aku sedang lewat dan aku sudah membantainya semua Ayahanda."


"Itu benar Avrora-sama telah menolong kami semua." tegas Kasatria itu.


Zhepyres menghela nafas.


"Jadi begitu ya? Baiklah kalau begitu ayo kita kembali."


"Para Kasatria itu pasti terkejut dengan kekuatan Avrora yang hanya di ketahui oleh para kaki tanganku, bagaimana cara menjelaskanya ke mereka nanti?" pikir Zhepyres.


Saat akan kembali aku bertanya.


"Ayahanda, jadi aku boleh pulang terbang nih?"


"Baiklah untuk kali ini adalah pengecualian." jawab Zhepyres.


"Yataaaa! terimakasih Ayahanda, kalau begitu aku kembali dulu sampai nanti."


"Swoshh!" aku segera terbang dengan cepat ke Istana.


Aku sudah tidak sabar untuk main Game nih.


Setelah Avrora pergi salah satu Kasatria bertanya pada Zhepyres.


"Zhepyres-sama, Avrora-sama benar-benar kuat, kekuatanya bahkan setara dengan Dewa yang sudah terpilih untuk untuk mengatur Dunia, kalau boleh tahu, kenapa Anda tidak memberikan tugas untuk mengatur Dunia padanya saja?"


"Dia memang kuat, aku mengakui kekuatanya tapi untuk menjadi Dewa yang sebenarnya dia masih harus banyak belajar dan mendapatkan bimbingan dari Akademi, karena untuk menjadi Dewa yang sesungguhnya itu bukan cuma kekuatan, pengetahuan juga penting."


Setelah mendapatkan penjelasan dari Zhepyres, mereka semua pun kembali ke Istana.


Aku yang sudah sampai duluan di Istana, semua orang terlihat menghawatirkanku, terutama Michael dan Sopir tadi, kemungkinan mereka menceritakan soal kejadian tadi pada semua orang, Kalau Ratu masih terlihat tenang, dia kemungkinan sudah tau tentang kekuatanku.


"Avrora kau baik-baik saja kan? apa ada yang terluka?" tanya Michael.


"Aku baik-baik saja kok, yang lebih penting apa PC Gamingku selamat, kau tidak di serang para Iblis kan Onii-sama?"


Tiba-Tiba Michael jadi kesal dan menjewerku.


"Kau ini dasar, bukanya menghawatirkan dirimu sendiri dan aku, kau malah menghawatirkan PC Gamingmu."


"Itaaaaaaaa! m-maafkan aku Onii-sama!!!!"

__ADS_1


Semua orang pun tertawa melihatnya.


Bersambung...


__ADS_2