Isekai Reinkarnasi Menjadi Gadis Vampir LN

Isekai Reinkarnasi Menjadi Gadis Vampir LN
Volume 3 Chapter 9 - Interlude


__ADS_3

...Satu hari bersama Ai-Chan...


...----------------------------------------------------------------------------...


"Hoam!"


Aku mengeliat terbagun dari tidurku.


Pagi ini Aku sangat malas, hari ini sepertinya Aku tidak ingin melakukan hal apapun.


"Malasnya!"


"Hihihi, tumben sekali kau malas Avrora?"


"Ahhh! Ai-chan! Benar! Hari ini Aku sangat malas, banyak hal yang terjadi, Aku merasa sedikit lelah, hari ini,"


Aku menghela nafas dan berbicara dengan malas.


"Aku ingin tidur seharian, kau sih enak tidur terus!"


"Hihihi, bagaimana kalau kita tukar tempat hari ini, kau boleh tidur sesukamu Avrora!"


Mendengar tawaran Ai-chan Aku jadi merasa bersemangat.


"Huaaaaa! Benarkah? Yosh! Baklah Ai-chan tolong gantikanku hari ini!"


"Hihihhi! Baiklah," Ai-chan tersenyum jail.


Aku memasang wajah curiga.


"Mencurigakan? Apa yang sedang kau pikirkan? Awas saja kalau kau macam-macam dengan tubuhku!"


"Hihihi, tenang saja, Aku tidak akan melakukan hal-hal yang Aneh kok!"


"Hmmmm!"


Aku berpikir sejenak, sembari menatap curiga, dan akhirnya Aku menyetujuinya.


"Baiklah, Kalau begitu hari ini kita tukar tempat!"


"Baiklah! Hihihi!"


Setelah bertukar Aku langsung berada ditempat gelap.


"Ehhh! Disini sangat minim cahaya dan sedikit gelap! Pantas saja Ai-chan sukanya tidur, Ahh tempat ini memang sangat cocok untuk tidur, tidur dulu deh!"


Ai-chan yang sudah bertukar tempat dengan Avrora dia langsung berubah menjadi Demon lord dengan seragam sekolah pelaut dan melihat ke Arah cermin.


"Are! seragam ini, memang sangat cocok untuk Avrora, hihihi, kalau dia tau, pasti dia akan mengomel, keluar dulu Ahh!"


Setelah keluar Ai-chan langsung menyapa semua bawahanya.


"Semuanya selamat pagi, hihihi!"


Semua bawahan Avrora pun terkejut melihat penampilan Avrora yang memakai seragam sekolah, mereka semua bertanya-tanya, terutama Cleve dan Leon.


Wajah Cleve langsung memerah setelah melihat Avrora memakai seragam sekolah, dia terus memperhatikan Avrora sembari berpikir.


"Master! Apa-apaan itu? Sial! Kau terlihat sangat imut!"


A-chan terus memperhatikan Cleve yang tersipu malu dan berjalan mendekati Cleve.


"Hihihi, Anak ini pasti sangat menyukai Avrora yang yang seperti ini, Aku akan mengodanya!"


Ai-chan mendekatkan wajahnya.


"Heee! Cleve! Kenapa kau malu-malu begitu, apa yang sedang kau pikirkan tentangku?"


Cleve jadi sangat gugup dan memalingkan wajahnya, dia berbicara dengan malu.


"Tidak! Ano, Master! apa yang anda lakukan? Wajah Anda terlalu dekat!"


Leon segera menarik Avrora, karena merasa cemburu.


"Avrora! Apa yang kau lakukan sih?"


Ai-chan melirik ke Arah Leon dan berkata dengan imut, sembari memegang lengan Leon dan menempelkan kedadanya.


"Onii-chan! Apa kau cemburu?"


Leon pun jadi sangat gugup, wajahnya langsung memerah dia berkata sembari melihat ke arah dada Avrora.


"A~apa yang kau lakukan Avrora chan!"


Ai~chan terus menggoda pangeran Leon.


"Ehh! Kenapa? Kenapa kau jadi gugup begitu Onii-chan?"


Leon menjadi tambah gugup, tiba-tiba Yuki datang dan melihat Avrora sedang bersama pangeran Leon.


Yuki terheran-heran melihat tingkah Avrora.


"Onee-chan! Kau sangat menjijihkan! dan bajumu itu? Kenapa kau memakai seragam sekolah? Apa otakmu sedang terbentur sesuatu?"


"Ahhh! Yuki chan! Hihihi, kebetulan sekali kau datang!"


Ai-chan terus memperhatikan Yuki.


"Kau terlihat imut Yuki chan! Bagaimana kalau kau juga memakai seragam sekolah hihihi!"


Ai-chan memegang tubuh Yuki dan "Pofff!" Baju Yuki langsung berubah menjadi seragam sekolah pelaut.


Yuki terkejut.


"Onee-chan! Apa yang kaulakulan?"


Ai-chan langsung meledek Yuki.


"Yuki chan, kau sangat imut!"


Yuki mengembungkan pipinya.


"Hmmppp!"

__ADS_1


Alice yang melihat Avrora memberikan baju untuk Yuki dia pun merasa iri dan meminta baju yang sama dengan Yuki.


"Onee-chan! Aku juga ingin baju seperti itu!"


"Ahh! Alice chan, hihihi baiklah Aku akan memberikan baju untukmu juga,"


Ai-chan berjalan ke arah Alice dan merubah pakainanya.


"Pofff!"


"Huaaaa! Alice-chan! Kau juga sangat imut!"


Alice terlihat malu-malu dengam wajah yang memerah.


"Benarkah begitu onee-chan?"


Ai-chan mengagukan kepalaya.


"Emmm kau sangat imut!"


Melihat Yuki dan Alice memakai seragam sekolah, Ai-chan jadi ingin merubah semuanya yang disini memakai seragam sekolah, karena setelah melihat semua ingatan Avrora di masa lalu, Ai-chan jadi tertarik menjadi anak sekolah.


Ai-chan menyeringai.


"Sepertinya menarik merubah semua pakaian mereka!"


Ai-chan langsung mengeluarkan lingkaran sihir besar dan seketika itu semua bawahan Avrora berubah memakai seragam sekolah.


Mereka semua terlihat sangat senang dan bertingkah konyol dengan seragam sekolahnya.


Cleve melihat heran, para Iblis yang sangat bersemangat memakai seragam sekolah, dengan tingkah konyol mereka, Cleve mengeleng-gelengkan kepalanya.


"Yare-yare!"


Ai-chan terus menggoda pangeran Leon.


"Onii-chan! Kau terlihat keren juga!"


Wajah pangeran Leon langsung memerah dan menjadi gugup, dia berkata dengan malu.


"Benarkah Avrora chan!"


"Benar!" Tiba-tiba Ai-chan mengingat Novel percintaan Anak sekolah yang ada dipikiran Avrora, Ai-chan ingin meniru adegan yang ada dalam Novel itu.


Ai-chan langsung menggadeng tangan Pangeran Leon.


"Onii-chan! Ayo kita Kencan!"


Semuanya langsung menatap heran Avrora.


Yuki langsung merinding dan melihat Avrora dengan tatapan kosong.


"Onii-chan apa kamu sekarang sudah benar-benar menyukai cowok?"


Pangeran Leon jadi tambah gugup wajahnya menjadi sangat merah dan berkeringat.


"A~apa kamu bilang Kencan?!"


"Tidak mau ya?"


Jantung pangeran Leon seperti di tusuk dengan panah melihat keimutan Avrora.


Leon menjawab dengan malu.


"A~Aku mau kok!"


Ai-chan tersenyum.


"Kalau begitu Ayo kita berangkat, hihihi!"


Akhirnya mereka berdua pergi kencan, mereka pun berjalan-jalan di ibukota.


Mereka terlihat bergandengan tangan.


Pangeran Leon melirik Avrora sembari bertanya-tanya.


"Sebenarnya apa yang terjadi padanya hari ini, sikapnya hari ini sangat aneh, hari ini dia juga terlihar sangat imut, yang lebih mengejutkan dia mengajaku kencan?"


Ai-chan melirik ke Arah Leon.


"Heee! Kenapa kau terus memperhatikanku begitu! Onii-chan?"


Pangeran Leon langsung memalingkan wajahnya.


"Ti~tidak kok!" Wajahnya pun memerah.


Ai-chan langsung menggodanya.


"Hee, jangan-jangan kau sedang berpikir mesum tentang Aku ya?"


Pangeran Leon jadi tambah gugup.


"Ti~tdak kok! Sungguh!"


Ai-chan menatap curiga Pangeran Leon.


"Mencurigakan? Tapi! Hihihi, wajahmu sangat lucu Onii-chan apa kau malu?"


"Tidak kok!" jawab Leon dengan malu.


Ai-chan berbisik di telinga pangeran Leon.


"Onii-chan! Ayo kita bermesra-mesrahan hari ini, kita bisa kepenginapan yang ada didepan itu?"


Pangeran Leon terkejut.


"Ehhhh! Apa yang kau pikirkan Avrora?"


Ai-chan berkata dengan imut.


"Tidak mau ya? Ya sudah Ayo kita lajut jalan!"


Pangeran Leon langsung memegang tangan Avrora.

__ADS_1


"Tu-tunggu dulu! Aku mau kok!"


Ai-chan pun terkejut, padahal dia tadi hanya bercanda dan ingin menggodanya saja.


Keringat dingin Ai-chan langsung keluar.


"Ba~bagaimana ini, padahal Aku hanya bercanda,"


Ai-chan menjawab dengan gugup.


"Ba~baklah kalau begitu!"


Akhirnya mereka berdua pun pergi ke penginapan dan mereka sudah berada didalam kamar.


Mereka berdua tiba-tiba menjadi sangat canggung.


Leon terus memperhatikan Avrora yang terlihat malu.


"Sial! Padahal dia Adiku, hari ini dia terlihat sangat imut, aku sudah tidak bisa menahanya lagi!"


Ai-chan jadi sangat gugup.


"Ba~bagaimana ini, apa yang harus Aku lakukan, Avrora pasti akan marah!"


Pangeran Leon langsung memegang kedua tangan Avrora dan mendekatkan wajahnya.


"Avrora chan bolehkan Aku mencium lehermu?"


Ai-chan terkejut wajahnya langsung memerah.


"Bo~boleh saja!"


Pangeran Leon sudah bersiap mencium leher Avrora.


Ai-chan tiba-tiba merasa gugup, karena sudah tidak bisa lagi menahan gugup, Ai-chan langsung menukar tempat dengan Avrora yang sedang tertidur.


"Maafkan Aku Avrora!"


Aku tiba-tiba merasa geli dileherku, Aku langsung membuka mataku berlahan.


Saat Aku membuka mata Kakak sedang mencium leherku, Aku langsung berteriak dan mendorongnya.


"Kyaaaaa, apa yang sedang kau lakukan bodoh!"


Leon pun terkejut.


"Ehhh! Ada apa denganmu, bukanya tadi kamu bilang ingin bermesraan denganku!"


Aku terkejut dan bepikir.


"Sialan! Hoe Ai-chan! apa yang kau lalukan bodohh!!"


"Hihihi maaf-maaf sisanya Aku serahkan padamu!"


"Dasar tidak bertanggung jawab!"


Leon memperhatikan Avrora yang melamun.


"Ada apa Avrora? Kenapa melamun?"


"Ahhh! Tidak apa-apa kok! Ahhahaa,hahahah!"


Kakak tiba-tiba memegang daguku.


"Avrora chan, bolehkan Aku mencium bibirmu?"


Wajahku langsung menjadi panas, Aku melihat kakak jantungku mulai berdebar-debar, Aku tidak tau harus menjawab apa, kenapa Aku selalu merasa begini, Apakah aku juga menginginkan ciumanya, Aku tidak mengerti.


Aku mengangkukan kepalaku, Kakak langsung menciumku.


"Ehmmmp!"


Aku merasakan lidah kakak menari-nari dimulutku entah kenapa rasanya begitu hangat.


Kakak menggengam kedua tanganku dengan erat sembari mencium bibirku.


Kami berciuman cukup lama, setelah itu kakak melepaskan ciumanya dan terus menatap wajahku.


"Avrora chan! Aku mencintaimu, Aku sudah tidak peduli lagi kalau kita ini saudara, Aku mencintaimu Avrora chan?"


Kakak langsung mencium leherku.


"Kyahh!" Aku merasa geli.


Kakak mulai meraba paha dan selakanganku dan itu sangat gely.


"Gawat apa yang akan dia lakulan, Aku belum siap untuk ini!"


Aku langsung menendang Kakak.


"Jrottt!"


"Uakkk! Apa yang kau lakukan Avrora?"


"Dasar Onii-chan mesum!"


Aku langsung memukuli kakak.


"Itaaaaiii! Kenapa jadi begini sih!"


Aku mengembungkan pipiku.


"Hemphhh!"


Setelah itu Aku kembali ke Kerajaan dan langsung terkejut melihat semuanya memakai seragam sekolah.


"Ehhhhhh! Apa yang terjadi disini?"


Aku memasang wajah kesal.


"Ai-chan!!!!! Awas kau!!!!!!!!"


...Next Volume 3 Chapter 10...

__ADS_1


__ADS_2