
The Birth of New Demon Lord
Setelah bosan menunggu, Aku segera terbang dengan cepat ke Arah Selatan untuk ikut bertempur.
Dengan mode Dark, Aku bisa terbang dengan bebas kemanapun Aku mau.
Setelah Aku terbang sejauh 10km, Aku melihat para pasukan sekutu yang sedang bergerak.
Aku segera turun didepan mereka semua.
"Swosh,"
Semua Pasukan sekutu sangat terkejut melihat kedatangan Avrora.
Avrora bertemu pasukan yang dipimpin oleh Pangeran Kaya dan Putri Liza.
Pangeran Kaya langsung tersenyum dengan sombong.
"Apakah kau Adalah Avrora, Pemimpin baru Iblis yang dibicarakan itu, kenapa hanya kau sendirian? dimana para pasukan dan bawahanmu, apa mungkin kau kekurangan pasukan untuk melawan kami semua atau mungkin mereka sudah mati, miris sekali hahaha,"
Mendengar perkataanya Aku pun cuma tertawa.
"Xixixixi, tanpa merekapun Aku bisa membinasakan kalian semua, Keluarlah Rhino Cinerius, Deat Grimfiled,"
Aku langsung memagil Familiyarku.
"Graaaaaa,"
Mereka mengaung dibelakangku.
Pangran Kaya terdiam karena terkejut.
"Cih, kenapa dia bisa memanggil makluk mengerikan seperti itu,"
Liza yang baru datang dari barisan belakang menyusul kakaknya, dia terkejut setelah melihatku.
"Avrora, akhirnya Aku bisa bertemu denganmu,"
Liza langsung berteriak.
"Avrora, kenapa kamu malah bersekutu dengan Iblis, kembalilah Avrora!"
Aku mendengar Ada yang memagilku, Aku menengok kearah sumber suara.
"Ahh teryata Liza ya?"
"Lebih baik kau menyingkir dulu Liza!"
Aku segera membuka portal dimensi ruang dan waktu dibelakang Liza dan memindahkan Liza ketempat Alden berada.
Alden yang sedang bertarung dengan Leon terkejut melihat Liza yang keluar dari portal dan jatuh, Alden segera menghampiri Liza.
"Liza, apa yang terjadi? Kenapa kau bisa keluar dari portal itu?"
"Aku bertemu dengan Avrora, dia yang memindahkanku kesini,"
Alden pun sangat merasa kesal.
"Cih, apa yang sebenarnya dipikirkan Avrora?"
Pangeran Kaya yang melihat Liza menghilang, dia sangat marah.
"Apa yang kau lakukan? Dimana Adiku, cepat kembalikan dia sialan,"
Aku berfikir.
"Jadi begitu dia kakak Liza ya, kalau Aku membunuhnya apa Liza akan membenciku?"
Pangeran Kaya segera memerintahkan pasukanya untuk menyerangku.
Para pasukan dan Kasatria langsung menyerangku.
Aku segera menyuruh Familiyarku untuk menyerang mereka.
Deat Grimfield dengan satu sabitan langsung membunuh bayak tentara sekutu.
"Majulah kalian semua, siapa yang berani menatangku pasti akan Aku binasakan,"
Aku terbang membatai mereka satu persatu dengan senjata cakar besarku.
"Saa, saatnya bersenang-senang,"
"Srettt, Srettt, Srettt,"
"Xixixi ini menyenangkan,"
Aku membunuh banyak musuh dengan Cakar besarku.
Pangeran Kaya langsung maju menyerang Avrora.
"Terima ini dasar Iblis sialan, infinite flying sword,"
Aku menegok kearah pangeran Kaya.
Pedang terbang dalam jumlah banyak, sedang terbang kearahku, Aku segeta menangkis semua pedang dengan Cakar besarku.
Pangeran Kaya yang melihat Avrora menakis seluruh pedangnya dia memasang wajah kesal.
"Cih dasar monster!"
Aku cuma tersenyum melihat dia kesal.
"Xixixi dasar mengganggu saja, Aku aka mengurusmu nanti,"
"Hee petapa Aku sudah membunuh berapa orang?"
"Hihi. .hihi. .baru 100 orang msih butuh 99.900 orang lagi untuk berevolusi,"
__ADS_1
"Cari lokasi yang banyak musuh cepat"
"Hihi. .hihi. .baiklah, dimarkas mereka banyak pasukan yang belum menyerang, sebaiknya kau langsung habisi saja mereka semua,"
"Begitu ya, baiklah akan Aku ledakan saja mereka semua, nee apa kamu sudah tau apa yang ada dipikiranku,"
"Tentu saja, Aku sudah tau semua isi memory otakmu, termasuk kehidupanmu sebelumnya, teryata kamu dulu cowok yang tampan juga ya hihi. .hihi..!"
"Jangan sembarangan mengintip isi kepalaku dasar!"
"Hihi.. hihi. .Hai. .hai. .!"
"Baiklah Aku akan ledakan mereka semua saja begitu sampai disana,"
"Hihi. .hihi. .baiklah Aku akan merangkai sihirnya,"
Aku segera terbang tinggi ke Angkasa dan mencari markas mereka.
"Ketemu teryata cukup jauh juga,"
Aku meninggalkan Famiyarku untuk mengurus pasukan sekutu yang menyerang, mereka tidak akan kalah dengan mudah, Aku terbang kemarkas musuh dengan cepat.
Para pasukan yang melihat Avrora datang kemarkas mereka sangat terkejut.
"Apa-apaan itu, kenapa ada musuh datang kemari,"
"Bu~bukanya dia adalah Avrora?"
Aku segera mengeluarkan Bola Energi besar yang berwarna hitam, Aku juga menambahkan Fissil kedalamnya, Fissil dapat menghasilkan reaksi Nuklir berantai, Petapa Agung yang telah merangkai sihirnya, Aku tinggal melepaskanya saja,"
"Saa matilah kalian semua Dark Explossion,"
Para pasukan sekutu langsung keluar semua, mereka semua gemetaran setelah melihat Energi besar di Angkasa yang sedang jatuh.
"Bammmmm," terjadi ledakakan yang Maha Dasyat.
Para pasukan sekutu mereka melepuh menjadi abu tanpa sisa, Padang rumput yang hijau dan luas seketika berubah menjadi kawah yang sangat besar akibat ledakan, kepulan Asap hitam pun melambung tinggi di Angkasa.
Para pasukan sekutu yang sedang berperang, kaget mendengar ledakan itu dari arah markas, mereka tau kalau markas telah diserang, mereka semua langsung mundur dan kembali kemarkas.
Azazil terlihat sangat kagum.
"Apakah itu ulah Anda Avrora sama, Anda memang menakutkan,"
Aku segera melihat statusku. Aku sekarang sudah Lv200, karana sudah bayak membunuh manusia.
"Ehhh, Tak kusangka Aku sudah Lv200, hoe petapa apa jumlah orang yang Aku bunuh sudah mencapai syarat Evolusi?"
"Hihi. .hih. .masih kurang 2.O68 orang lagi,"
"Baiklah Aku Akan membatainya lagi."
Tiba-tiba para pasukan sekutu mulai berdatangan.
Mereka semua terkejut melihat markas hancur tanpa sisa, yang terlihat hanyalah kawah besar yang dalam, mereka melihat Avrora yang terbang diatas kawah besar.
"Dasar monster, dia memang mengerikan,"
"Ara-ara kebetulan sekali, Aku akan menghabisi kalian semua, Infinite Sharp Shadow,"
Aku mengubah bayangan menjadi benda lancip yang menjalar seperti Akar dengan jumlah tak terbatas dan langsung menusuk mereka semua.
"Jleb, Jleb, Jleb,"
"Uakhhhh," mereka semua berteriak tertusuk bayangan.
[Syarat Evolution Demon Lord terpenuhi]
"Hihi. .hihi. .Apa kau ingin memulai Evolusi sekerang Avrora?"
"Baiklah cepat lakukan,"
"Hihi. .hihi. .ryokai,"
[Memulai Evolution]
"Are? Kenapa aku jadi ngantuk begini,"
"Hihi. .hihi. .Itu adalah Efek Evolusi, kau akan tertidur selama 30 menit,"
"Ehhhh, kenapa kau tidak bilang bodoh,"
"Hihi. Hihi. .kau tidak tanya?"
"Dasar bodoh! Kalu begitu ambil alih tubuhku saja cepat,"
"Hihihi. .itu tidal bisa, Aku juga akan berevolusi lagi,"
"Merepotkan,"
Aku mulai turun berlahan, para pasuan sekutu kembali berdatangan.
Alden, Zen dan Liza mereka datang juga, bersama Kakak mereka, Pangetan Chaiden, Grissham dan Kaya mereka semua mundur karena ingin melihat apa yang terjadi dimarkas.
Mereka semua melihatku kearahku.
"Gawat, sebentar lagi kesadaranku Akan segera menghilang, Fuaaa, apa mereka akan menyerangku?"
Alden berteriak.
"Avrora, kenapa kau melakukan ini semua cepat jelaskan,"
Aku mendengar teriakan Alden.
"Cih, sebelum kau melihatnya sendiri, kau tidak akan pernah mengerti Alden,"
Mereka semua sudah bersiap untuk menyerangku.
__ADS_1
"Dasar merepotkan,"
Aku sudah turun hampir mencapai dasar kawah, saat sampai didasar, Kesadarku mulai menghilang.
Tiba-tiba Ada yang menangkapku.
"Maafkan keterlambatan saya Master,"
"Ahh teryata kau Cleve kau tepat waktu juga,"
Cleve membopongku, Para bawahanku dan pangeran Leon pun datang mereka langsung melompat kedalam kawah.
Rose sangat khawatir setelah melihatku.
"Apa yang terjadi pada Anda Avrora sama?"
Mereka semua terlihat khawatir.
"Tenang saja, Aku baik-baik saja, Kalian semua tahan mereka selama 30 menit, Cleve turunkan Aku, Aku akan tidur sebentar,"
"Baiklah master,"
Aku segera menyelimuti tubuhku debgan Cakar besarku.
"Kalau begitu, Aku akan tidur sebentar, kalian berjuanglah, Fuaaaa,"
Aku langsung tertidur, cakar besarku langsung menutupi tubuhku.
Pangeran Leon dan para bawahan Avrora, mereka segera mengelilingi Avrora untuk melindunginya.
Para pasukan sekutu mulai menyerang masuk kedalam kawah.
Cleve dan yang lainya langsung bergerak untuk melawanm
"Aku tidak akan membiarkan kalian mengganggu tidur siang masterku, mampuslah kalian semua," teriak Cleve.
Mereka semua segera mengeluarkan jurus mereka masing-masing untuk melawan para pasukan sekutu.
Mereka membabat habis pasukan sekutu yang menyerang dalam jumlah banyak, karena terlalu banyak mereka sampai terengah-engah.
Para bantuan tentara sekutu kembali berdatangan dalam jumlah besar dari kerajaan mereka masing-masing.
Mereka semua langsung mengepung dipigiran kawah.
"Menyerahlah kalian semua," pekik Pangeran Chaiden.
Pangeran Grissham mengakat tanganya.
"Semuanya Ayo serang!"
Kali ini semua Pangeran Ikut menyerang masuk kedalam kawah.
Azazil terlihat sangat Kesal.
"Cih, ini tidak ada habisnya,"
Tiba-tiba langit menjadi merah, semua pasukan sekutu langsung berhenti menyerang, mereka terkejut melihat terjadinya Fenomena langit merah, terdengar suara Petir yang bermunculan dimanna-mana.
Semuanya terkejut nelihat fenomena aneh inim
"Apa yang sebenarnya terjadi?"
Para Raja Iblis diwilayah Utara, timur dan Barat sangat terkejut melihat Fenomena yang terjadi.
Sosok Perempuan Bertubuh mungil berambut putih panjang dengan mata yang berwarna merah dia Adalah Ryuka, Demon lord penguasa wilayah Barat.
"Hawa mengerikan Apa ini? tampaknya Akan ada kelahiran raja Iblis baru yang sangat mengerikan!" Pikir Ryuka.
Sosok Pria berambut putih panjang terikat, dengan mata yang berwarna hitam memiliki tanduk dikepala dia adalah Leviathan Demon lord penguasa wilayah utara, Leviathan langsung berkeringat, dia merasakan Aura mengerikan yang sedang terjadi.
"Sungguh mengerikan, siapa sebenarnya Raja Iblis baru itu?"
Sosok Pria berambut Ungu pendek mempunyai Dua sayap Naga sedang duduk ditahtanya, dia adalah Cimeries, Demon lord penguasa wilayah timur.
"Begitu yaa! Wilayah selatan sekarang mempunyai Raja Iblis baru, ini akan semakin menarik."
Semua pasukan sekutu gemetaran merasakan Aura yang mengerikan ini.
[Evolution Demon Lord Successful]
[Petapa Agung telah Berevolusi menjadi Wisdom king Ai-chan ]
"Fuaaaa,"
Aku terbagun dari tidurku, Aku mengeliat seperti habis tidur panjang, Aku langsung membuka cakar besarku yang menutupi tubuhku Aku keluar layaknya kepompong yang baru menjadi kupu-kupu.
Sosoku berubah, rambutku memanjang dengan warna hitam dan sedikit merah, Aku merasakan kekuatan yang sangat mengerikan pada diriku, kekuatan di Lv yang berbeda yang baru Aku rasakan.
"Apa ini kekuatan Sesunguhnya dari Demon Lord?"
Aku tersenyum.
"Xixixi, Apa kalian menungguku?"
Semua bawahanku langsung terkejut dan membungkukan badanya.
Pangeran Leon terdiam terpaku.
"Avrora kenapa kamu menpunyai Aura yang begitu mengerikan?"
Para Pahlawan langsung dibuat melongo, mereka langsung menelan ludah mereka dan tidak bisa berhenti gemetaran.
"Ini tidak mungkin,"
Alden, Zen dan Liza langsung tersungkur lemas ditanah setelah melihat sosok Avrora yang terlihat cantik tapi mempunyai Aura yang begitu mengerikan, mereka tidak bisa berkata-kata apapun lagi.
Aku langsung menatap para pasukan sekutu dengan tatapan mengerikan.
__ADS_1
"Ara-ara, Apa sebaiknya Aku lenyapkan saja kalian semua sekarang!"
Bersambung. .