
...Dunia Yang Ternoda...
...----------------------------------------------------------------------------...
Satu hari sebelum Kedatangan Alden Dkk ke Bumi.
Setelah mendengar berita kalau Kekaisaran timur akan menyerang Kerajaan Valded, Alden, Zen dan Liza mereka segera pergi menuju Kerajaan Valded untuk menemui Avrora.
Sesampainya disana mereka tidak bertemu Avrora, Azazil mengatakan kalau Avrora sedang pergi ke Bumi dan sudah dua hari belum kembali, padahal Avrora mengatakan kalau dia akan segera kembali.
Mereka semua pun bertanya-tanya kenapa Avrora sampai saat ini belum juga kembali.
Mereka semua sangat Khawatir dan berpikir, mungkin terjadi sesuatu denganya.
Akhirnya Alden mempunyai ide untuk menyusul Avrora ke Bumi dengan cara menyusup kedalam Kerajaan Alkadia untuk menggunakan mesin waktunya, karana itu adalah satu-satunya cara untuk bisa menyusul Avrora ke Bumi.
Rencana Alden pun disetujui oleh semuanya, dan Akhirnya Alden pergi menyusup bersama, Zen, Liza, Cleve dan Leon.
Mereka berlima segera pergi menuju ke Kerajaan Alakdia dengan diantar Valac menunggangi seekor Naga.
Sesampainya disana mereka melumpuhkan beberapa penjaga, mereka mengambil bajunya dan berpura-pura menjadi petugas disana.
Malam harinya mereka menyusup kedalam Laboratorium bawah tanah untuk mencari mesin waktunya dan Akhirnya mereka menemukanya, saat semua orang sedang tertidur mereka menggunakan mesinya, Zen yang mengoprasikanya, karena Zen dulu adalah Anak yang pandai dalam bidang IT.
Akhirnya Mereka pun berhasil datang ke Bumi pas diwaktu, Yuki, Yui dan Kanon sedang menyelamatkan Avrora.
Semua penjaga terkejut dengan kedatangan Alden Dkk. mereka langsung menghabisi para petugas itu dan pergi keluar.
Saat mereka Keluar, mereka melihat Kanon, dan Yui yang sedang terpojok.
Cleve dan Leon yang sudah mengenal mereka, segera pergi untuk menolong Yui dan Kanon.
Cleve dan Leon segera menghancurkan perangkat para pasukan Starator.
Setelah itu Yui menceritakan kalau Avrora sedang ditangkap dan Yuki sedang pergi kedalam untuk menolongnya.
Setelah mendengar penjelasan Yui. Alden Dkk, segera pergi kedalam untuk menyusul Yuki, mereka semua berpencar dan Akhirnya Alden bisa menemukan Avrora yang sedang terpojok bersama Yuki dan langsung mengeluarkan dinding batu untuk menyelamatkan Avrora.
Setelah Aku bertemu dengan Alden Dkk. kami semua segera pergi meninggalkan tempat ini.
Alden berlari sembari membopongku.
"Ini sedikit memalukan!"
Aku bertanya Pada Alden dengan malu.
"Nee bagaimana caramu bisa kesini?"
Alden pun menceritakan semuanya kepadaku sembari berlari membawaku.
"Emmm! jadi begitu!" Aku pun memutuskan untuk pulang kerumahku yang dulu.
Sesampainya disana, Ibu sangat terkejut melihat kedatanganku dan melihatku yang penuh luka dengan baju kotor.
"Avrora apa ini kau? Kenapa bisa jadi begini?"
Yuki langsung menceritakan apa yang sebenarnya terjadi.
"Jadi begitu! kalau begitu Ibu akan mengganti baju dan perbanmu, ayo cepat masuk!"
Ibu pun langsung mengganti perbanku dan membersihkan Lukaku.
Ibu memperhatikan Luka ku, "Lukamu sangat parah, Ibu terkejut kau masih bisa bertahan dengan luka seperti ini Avrora!"
Aku tersenyum.
__ADS_1
"Ini bukan apa-apa kok Bu! Kalau Energiku kembali, semua ini pasti Akan sembuh!"
Yuki datang dengan membawa pakaian ganti untuku.
"Pakai saja Pakaian ini Onee-chan, itu punyaku!"
Aku menatap heran Yuki yang memberikan seragam sekolah untuku, "Seleramu terlihat mirip dengan Ai-chan?"
"Ehhh! Siapa Ai-chan? Onee-chan!"
"Ahhh! Bukan siapa-siapa kok! Ahahaha,ahaha!
Yuki menatap ku curiga, " Hmmmm! Mencurigakan?"
Setelah itu Aku keluar dengan Kursi Roda Yuki yang mendorongnya.
Zen berjalan mendekatiku, dia terus menatapku.
Aku jadi heran, "Kenapa kau terus menatapku begitu Zen?"
"Aku heran padamu Avrora, kenapa orang sepertimu bisa terluka begini," Zen tersenyum, "Tapi kau terlihat sangat imut!"
Aku mengembungkan pipiku.
"Hmmmp. . .Apa kau sedang mengejeku Zen?"
"Tidak! Aku berkata jujur kok!"
Aku memalingkan wajahku dengan malu, Bisa-bisanya dia berkata hal memalukan seperti itu.
Scen pun berganti.
Pasukan Kekaisaran timur sudah sampai di perbatasan kerajaan Valded.
Azazil langsung menyuruh semuanya untuk bersiap-siap.
Semua penduduk pun sudah di Evakuasi di tempat yang aman.
Begitu pasukan Kekaisaran timur sampai didepan pintu gerbang Kerajaan Valded, parjurit Robot langsung dikerahkan untuk menyerang.
Bentrok pun terjadi antara prajurit Kekaisaran timur dan Kerajaan Valded.
"Swoshh!" Rose langsung bergerak untuk membabat seluruh pasukan Robot dengan sabitnya.
Shin pun langsung menggerakan seluruh pasukanya untuk menyerang.
Pasukan penembak dan pedang segera bergerak untuk masuk dibelakangnya menyusul pasukan Tank.
"Cih mereka terlalu banyak ini merepotkan!" keluh Azazil.
Ares menyeringai, "Saatnya menunjukan kekuatanku!"
Ares langsung menghancurkan pasukan Tank dengan serangan bulu-bulu hitamnya.
"Bamm!!" Tank-Tank pun meledak.
Diangkasa pasukan pesawat tempur mulai menyerang dengan menjatuhkan Bom.
"Bammmm!!"
"Cih! Benar-benar sangat merepotkan!" Keluh Rose.
Mereka pun dibuat kerepotan dengan jumlah mereka yang terlalu banyak, ditambah pasukan pesawat tempur yang datang.
"Duarrr!"
__ADS_1
Tiba-tiba pasukan pesawat tempur hancur.
"Maaf terlambat!" Viad muncul dengan membawa pasukan Naganya.
Rose pun tersenyum, "Viad sama!"
"Jangan lupakan kami juga!" Chimeries dan Leviathan juga datang dengan membawa pasukanya.
Bala bantuan dari Kerajaan-kerajaan lainnya juga sudah sampai
Azazil tersenyum dia sangat lega. "Semuanya terimakasih banyak!"
"Aku akan mengurus pasukan Udara, kau urus saja yang di Darat Azazil!" tegas Viad.
"Baiklah!"
Mereka semua pun kembali bertempur.
Shin segera memerintahkan pasukan Starator untuk maju.
Azazil melihat pasukan Starator yang mulai bergerak.
"Cih! Pasukan itu! Avrora sama pernah bilang kalau mereka adalah Anak-anak yang dimanfaatkan, ini akan merepotkan kami tidak bisa membunuhnya!"
Azazil langsung berteriak pada srmuanya untuk tidak membunuh pasukan Starator, cukup dengan menahanya saja sampai Avrora kembali.
Mereka yang tidak tau pun langsung bertanya-tanya.
Azazil pun segera menjelaskan pada mereka, Akhirnya mereka pun mengerti.
Mereka benar-benar kerepotkan karena kedatangnya pasukan Starator.
Di langit tiba-tiba muncul Pesawat Induk besar, Shin berada didalamnya terlihat sedang mengatur semuanya.
Shin menyeringai ia kembali mengirimkan Beberapa Unit Robot besar.
Terlihat beberapa Orang mulai bersiap untuk mengendari Robot, mereka langsung turun dari pesawat induk untuk menyerang.
Azazil dan semuanya sangat terkejut melihat Para robot itu.
Para Robot besar itu mulai menyerang dan menghancurkan dengan senjatanya.
Azazil dan yang lainya benar-benar sangat kerpotan dibuatnya, mereka harus melawan para prajurit di tambah mereka harus melawan pasukan Starator dan Robot-robot yang datang.
Para robot yang tidak bisa ditangani karena terlalu banyak, mereka mulai menghancurkan banyak bangunan disekitarnya.
Tiba-tiba portal dimensi ruang dan waktu berukuran besar terbuka di langit.
Semua orang langsung menatap ke Angkasa.
Terlihat kaki seorang wanita yang mulai terlihat memakai stoking hitam sedang turun dan mulai terlihat seutuhnya.
Ares langsung gemetaran melihat sosok wanita itu, keringat dinginya langsung keluar, "Ini tidak mungkin, Minerva sama!"
Teryata yang datang adalah Dewa Minerva.
Minerva langsung menatap kebawah dengan tatapan tajam.
"Dunia yang busuk ini harus segera dilenyapkan, kalian semua telah menodai dunia ini dengan membuat sebuah teknologi modern, Aku akan menata ulang dan membuat kembali Duni ini, kalian semua harua mati!"
Bersambung. . .
Next Chapter 14
Apakah Avrora akan kembali dan menghetikan Minerva untuk menghacurkan Dunia? Kita tunggu di Chapter berikutnya. . .^^
__ADS_1