Isekai Reinkarnasi Menjadi Gadis Vampir LN

Isekai Reinkarnasi Menjadi Gadis Vampir LN
Volume 2 Chapter 22 - Epilog


__ADS_3

...Kekaisaran Baru...


...----------------------------------------------------------------------------...


Setelah kematian Ryugo semua bawahan Ryugo jadi sangat mengagumi ku.


Mereka semua bersujud kepadaku dan meminta untuk melayaniku.


Aku jadi berfikir.


"Emm Apa mungkin Aku terima saja? setelah kematian Ryugo, kerajaan ini sudah pasti akan diambang kehancuran, bencana debu dan hujan Asam yang tak kunjung berhenti ini kalau dibiarkam semua penduduk disini tak lama pasti akan mati, lebih baik Aku ambil saja Kerajaan ini,"


Aku pun Akhirnya menerima mereka dan mengambil Alih kerajaan Zeldead menjadi miliku.


Mereka semua sangat senang, Zera berjalan dan membungkukan badanya.


"Terimakasih Avrora sama, sudah mau menerima kami semua, saya Zera mewakili semua Iblis disini, kami berjanji Akan setia melayani Anda!"


Semua Jendral Iblis ikut menundukan kepalanya.


Aku tersenyum.


"Angkatlah kepala kalian, Aku pasti Akan menyelamatkan kerajaan ini dan membangun kembali kerajaan ini!"


Mereka semua pun ber sorak.


"Hidup Avrora sama!"


"Hidup Avrora sama!"


Aku kembali ke mode biasa ku dan berjalan menghampiri Liza yang masih tak sadarkan diri.


Aku segera menyadarkan Liza yang tertidur di pangkuan Alden dengan sihirku.


Dia pun mulai sadar dan terkejut saat melihatku.


"Avrora!" Liza segera berdiri dan menagis, "Avrora kenapa? Kenapa kau tega membunuh Kakaku Avrora?"


Aku memalingkan wajahku.


"Maaf! Maafkan Aku Liza! Aku tidak keberatan kalau kau membenciku, Aku melakukan itu bukan tanpa alasan, jika Aku tidak membunuhnya peperangan tidak akan pernah berahir, bukanya kita ingin hidup damai? Kau tak tahu kebenaran dunia ini, seharusnya kita saling bekerja sama, dunia ini sangat luas, kita bahkan tidak tau kalau mungkin ada musuh yang lebih berbahaya!"


Alden mencoba menenangkan Liza.


"Apa yang dikatakan Avrora itu benar Liza! Aku dan Zen juga baru menyadari ini, kerajaan kita sudah salah, kau juga harus tau tentang kebenaran Dunia dan para monster, Aku sudah melihatnya sendiri, para Monster, mereka sama seperti kita, kenapa kita harus memusuhinya mereka juga punya hak untuk hidup!"


"Benar Liza! Avrora melakukan semua ini demi melindungi mereka, Avrora sudah cukup menderita karena menerima kebencian kita, mungkin ini saatnya kita harus memperbaiki pertemanan kita kembali," ungkap Zen.


Liza menangis sembari berbicara dengan nada tinggi.


"Asal kalian tau, Aku juga sangat tersiksa, karena ini, Aku hanya tidak percaya Avrora yang telah membunuh Kakaku, walau begitu entah kenapa, Aku tidak bisa membencimu Avrora?"


Aku menatap Liza dan tersenyum.


"Aku senang mendengar itu Liza?"


Liza langsung memeluku.


"Dasar bodoh! Yuu bodoh!"


Aku mendekap Liza.


"Maafkan Aku Kaede! Maaf sudah membunuh Kakakmu!"


Setelah itu kami pun berbaikan.


Aku berjalan dan berbicara pada semuanya.


"Ada yang ingin Aku lakukan, Aku ingin menghentikan Hujan asam dan badai debu ini,"


"Avrora sama, bagaimana cara Anda menghentikanya," tanya Rose.


Semuanya nampak bertanya-tanya.


Aku cuma tersenyum dan langsung terbang ke atas.


"Ai-chan apa kau sudah tau apa yang aku pikirkan?"


"Hihihi. . .tenang saja Aku sudah tau dasar merepotkan saja,"

__ADS_1


"Ehhhh, memang ini gara-gara siapa? bukanya kau yang menambahkan batu meteor tanpa sepengetahuanku?"


"Hihihi. .maaf deh, kalau begitu Ayo kita lakukan!"


"Baiklah!"


"Keluatlah Black Hole,"


Aku mengeluarkan Black Hole untuk menyerap semua debu dan Hujan Asam yang terjadi di kerajaan ini.


Setelah debu menghilang, Semua penduduk keluar dan melihatku yang berada di udara.


Aku kembali memperbaiki tanah yang rusak Akibat ledakan dengan sihir bumi dan untuk memperbaiki hutan yang rusak, Aku menggunakan Skill Healing tingkat tinggi, pohon pun kembali tubuh rumput-rumput kembali menghijau.


Semua penduduk pun bersorak, melihatku menyelamatkan Negri ini.


"Hooooooo!!


Zera sangat kagum melihat kehebatan Avrora, saat Avrora kembali Zera langsung berkata.


"Avrora sama! Anda benar-benar luar biasa, Aku  benar-benar senang bisa melayani Anda!"


Aku tersenyum.


"Terimakasih Zera!"


Keesokan Harinya Aku diperkenalkan menjadi Raja baru Kerajaan Zeldead, semua Rakyat menyambutku dengan gembira.


Setelah acara pengenalan selesai, Aku mengadakan rapat, semuanya terlihat sudah berkumpul, Alden, Zen dan Liza juga ikut dalam rapat.


Aku segera memulai Rapatnya.


"Dengarkan semua, karena Aku sudah mempunyai dua kerajaan mungkin kita Akan semakin sibuk,"


Aku menatap Ayah Viad.


"Ayah Aku minta tolong padamu, bisakah kau membantuku memimpin Negri ini?"


Viad terkejut.


"Apa maksudmu Putriku, bukanya kau ini Raja!"


Viad tersenyum sembari garuk-garuk kepala.


"Ahahahaha, dasar kau ini merepotkan saja, baiklah serahkan ini pada Ayah!"


Aku menengok ke arah Aden Zen dan Liza.


"Kalian semua sudah tau tentang kebenaran Dunia ini kan? Bagaimana kalau kita membentuk Kekaisaran, Aku tidak akan merebut kerajaan kalian, tapi aku yang akan mengatur semua dan menjamin keselamatan seluruh Kerajaan, tentu saja Aku juga akan memajukan seluruh Kerajaan!"


Alden langsung menjawab.


"Kemapuanmu melindungi dan memajukan Kerajaan memang sudah tidak diragukan lagi Avrora, semua itu sudah terbukti dengan kemajuan kerajaan Valdead, Aku setuju! Aku akan berbicara dengan ayahku!"


"Aku juga setuju, mungkin itu ide yang bagus, kita bisa saling membantu dan bisa menyatukan seluruh kerajaan!" uangkap Zen.


Liza tersenyum.


"Baiklah, Aku juga setuju Avrora, Aku juga akan berbicara dengan Ayah!"


Aku membalas senyuman Liza.


"Syukurlah, jika Ayah kalian semua setuju datanglah Ke kerajaan Valdead bersama Ayah kalian, kita akan membahas ini, ceritakanlah kebenaran dunia pada Ayah kalian, semua ini Aku lakukan untuk melindungi kita semua dari Acaman dunia luar!"


Setelah rapat selesai Aku kembali ke kerajaan Valded bersama para bawahanku, sementara Ayah Viad tetap berada di kerajaan Zelded sebagai perwakilan kepemimpinanku.


Alden, Zen dan Liza juga segera pulang ke Ke kerajaanya masing-masing.


Pangeran Leon pun pulang ke kekerajaan Neverland untuk membicarakan rencanaku.


Aku juga mengutus Cleve untuk menemui Ayahnya.


Setelah mereka menceritakaan kebenaran Dunia dan tujuanku, para Raja berfikir dan Akhirnya mereka semua pun setuju.


Dan tibalah hari ini pertemuan kami dengan para Raja untuk membentuk Kekaisaran.


Semua Raja sudah datang dan berkumpul di kerajaan Valded.


Aku langsung berbicara dan menjelaskan pada mereka semua tentang tujuanku.

__ADS_1


"Para Raja sekalian, Apa kalian setuju dengan penyatuan Negara kita ini, kalian tidak usah khawatir, Aku Akan memajukan semua Kerajaan, kalian Akan tetap menjadi Raja, tapi! Kalian harus selalu mengikuti perintahku, karena Aku adalah penguasa tertinggi!"


Setelah perundingan yang cukup lama Akhirnya semua Raja pun setuju dan mulai saat ini Aku resmi menjadi Kaisar Baru dan Kekaisaran ini Aku beri nama Arcrion.


Tiga tahun kemudian.


Hari ini Aku sedang bersantai tiduran di padang rumput yang hijau dan luas, tempat ini adalah tempat Favoritku untuk melepas kejenuhan, Angin disini benar-benar sangat nyaman.


Selama tiga tahun ini, Aku benar-benar disibukan dengan urusan pembagunan, Aku membangun Infsratuktur di semua kerjaan dan jalur kereta antar kerajaan, dan Akhirnya selesai juga, Kekaisaran Arcrion sekarang sudah berkembang begitu cepat dan sangat maju.


"Hah," Aku menghela nafas.


Akhirnya impianku untuk menyatukan semuanya Ras sudah terwujud, manusia dan monster bisa hidup bersama teryata bukan hal yang mustahil, walau itu semua butuh kerja keras sih.


"Pulang dulu deh,"


Saat Aku kembali ke Kerajaan teryata Valac sudah menungguku.


Aku segera duduk disinggasanaku.


"Ada apa Valac?"


Valac langsung berbicara.


"Avrora sama, saat saya sedang berjaga, saya melihat benda aneh terbang tinggi di Udara, saya tidak tau pasti benda aneh apa itu, yang saya lihat benda itu seperti burung terbuat dari besi!"


Aku terkejut mendengar penjelasan Valac dan berpikir.


"Burung besi? Mungkinkah itu sebuah pesawat? Ini tidak mungkin, di Dunia ini ada pesawat!"


"Apa kau tau benda itu terbang kemana?"


"Aku melihat benda itu terbang kearah timur!" jelas Valac.


Aku menganguk-nganggukan kepalaku.


"Baiklah terimakasih atas informasinya Valac!"


"Kalau begitu saya undur diri dulu Avrora sama!" Valac pun kembali bertugas.


Setelah Valac pergi Aku segera menyelidiknya.


"Ai-chan, apa kau bisa melacak keberadaan benda aneh itu?"


"Hihih . .baiklah, Aku akan mencarinya?"


Setelah lama menunggu Ai-chan, Akhirnya Ai-chan menemukan keberadaan benda itu.


"Hihihi. . .Avrora Aku sudah menemukanya!"


"Baiklah buka portal dan bawa Aku kesana!"


"Ryokai hihihi,"


Aku segera pergi kesana untuk menyelidikinya, sesampainya disana Aku pun terkrjut, Aku melihat kerajaan Besar dan modern disini.


"Apa ini, dari kapan ada kerajaan seperti ini?"


Dengan sihir Aku membuat tubuhku tidak terlihat, Aku segera masuk kedalam.


Setelah Aku masuk, Aku menemukan informasi, teryata ini adalah Kekaisaran timur.


"Dari kapan mereka membentuk Kekaisaran?"


Aku melihat orang berpakain tidak asing.


"Mereka itu, tidak salah lagi, itu adalah tentara Jepang, jangan-jangan!"


Aku mengikuti mereka kesebuah laboratorium.


Setelah sampai disana Aku sangat terkejut melihat banyak Unit pesawat tempur dan Tank.


"Apa-apaan ini, kenapa mereka bisa datang kesini?"


Aku mengingat-ingat kembali saat berada di Bumi aku jadi berpikir.


"Apa ini ada hubunganya dengan Lubang hitam yang ada di Bumi, saat Aku berada di Bumi waktu itu, mereka terlihat sedang meneliti Lubang itu, Aku hanya bisa berasumsi kalau mereka telah berhasil meneliti lubang itu dan menemukan dunia ini, dan pada Akhirnya mereka menemukan cara untuk datang kesini, tapi! dari kapan mereka datang kesini? Kenapa mereka bergabung dengan Kekaisaran Timur? Apa niat dan tujuan mereka sebenarnya? Aku harus terus mengawasi mereka, lebih baik kembali dulu!"


...Volume 2 chapter 22 End...

__ADS_1


__ADS_2