
Dibalik Kesombongan Cleve
Setelah Putri Avrora ditangkap, Pangeran Leon, Alden, Zen dan Putri Liza mereka semua merasa tidak terima.
Mereka berempat langsung kembali ke kerajaan mereka masing-masing untuk membicarakan masalah ini dengan ayahnya.
Setelah setengah hari perjalanan dengan kuda akhirnya pangeran Leon sampai dikerajaan Neverland dan langsung menemui Ayahnya.
Pangeran Leon langsung marah-marah kepada Ayahnya.
"Ayah kenapa kamu diam saja melihat Avrora ditangkap, Ayah pasti sudah tau kan? kenapa Ayah diam saja, lakukanlah sesuatu untuk menyelamatkanya Ayah!"
Raja Aldric langsung memasang wajah sedih.
"Maafkan Ayah putraku, Ayah tidak bisa berbuat apa-apa, ini karena keempat kerajaan sudah menyetujuinya untuk menangkap Putri Avrora, kalau Ayah menolongnya, empat kerajaan pasti akan memusuhi kita, kita pasti akan diserang, perang akan terjadi dan habislah kita semua, kita tidak akan bisa menang melawan sekutu,"
Pangeran Leon kembali meninggikan suaranya.
"Aku tidak perduli tentang itu Ayah! pokoknya Ayah harus cepat menolong Avrora, walau kita akan berperang dengan mereka semua Aku sudah siap,"
Ratu langsung menangis dan memohon kepada raja.
"Suamiku, tolonglah putriku, kita baru bertemu denganya lagi selam 16th, Aku tidak mau kehilangan dia lagi, apa kita tidak bisa melakukan sesuatu?"
Raja Aldric terlihat bingung, untuk mengambil keputusan, antara memilih menolong Avrora, atau melindungi negaranya dari peperangan.
Pangran Alden, Zen dan Putri Liza mereka juga sedang berbicara dengan Ayahnya, tapi Ayah mereka juga tetap bersihkeras untuk menangkap Putri Avrora.
Secene pun berganti.
Aku, sekarang berada di penjara, dikerajaan Valderland, kedua tanganku terikat dengan rantai dan digantung.
"Sialan,"
Magus itu datang bersama pria bertopeng itu.
"Hahaha," Gail tertawa melihat Putri Avrora yang terikat, dia langsung memegang dagu Avrora.
"Hime sama, Akhirnya kamu tertangkap juga, ini akibatnya karena sudah berani melukai mataku waktu itu, Aku sudah curiga, kamu mempunyai kekuatan yang besar, dan Aku menyuruh pria bertopeng ini untuk memata-mataimu, pria ini telah mendengar semua pembicaraanmu waktu itu, bagaimana hime sama!Hahaha"
"Cih, teryata pria bertopeng ini yang menguping pembicaraanku waktu itu, dugaanku teryata salah,teryata bukan Pangeran Cleve yang menguping, Aku sudah meremehkan magus ini, sialan,"
Gail terus memegang dagu putri Avrora.
"Kamu imut juga Hime sama, bagaimana kalau Aku buka sedikit bajumu,"
"Sialan! apa-apaan Magus ini,"
Aku tidak bisa membiarkan dia melepas bajuku, Aku langsung berbicara dengan nada tinggi.
"Kalau kau berani membuka bajuku, Akan ku bunuh kau dasar sialan!"
"Hahahaha," Gail tertawa lebar, "Apa yang kau bicarakan Putri, membunuhku? jangan bercanda, bagaimana kau bisa membunuhku kalau tanganmu terikat begitu? Sebentar lagi kau jugu Akan dieksekusi, sebelum itu terjadi, biarkan Aku melihat dadamu yang indah ini,"
"Cih, dasar orang mesum,"
Aku tidak menyangka Magus ini adalah orang yang sangat mesum, sialan!
Gail mulai menggerakan tanganya dia langsung menarik lengan baju Putri Avrora sampai terbuka setengah.
"Sial, dia serius membuka bajuku, apa yang harus aku lakukan?"
Aku langsung memejamkan mataku saat magus itu menarik lenganku.
"Tunggu dulu!"
"Are?" Tiba-tiba Aku mendengar teriakan seorang pria, Aku langsung membuka mataku.
"Cleve!" Aku terkejut, pria itu adalah pangeran Cleve.
__ADS_1
Parangeran Cleve langsung mendekati Gail dan langsung berbicara.
"Aku ada urusan dengan gadis ini, tolong kalian pergi dulu!"
"Baiklah Pangeran, saya undur diri," kata gail.
Magus dan pria bertopeng itu akhirnya pergi.
Pangeran Cleve langsung memperbaiki baju Avrora yang sudah ditarik, sembari memalingkan wajahnya, pangeran Cleve terlihat malu.
Aku melihat Cleve yang sedang memperbaiki bajuku, Aku tidak menyangka dia akan melakukan hal ini, setelah memperbaiki bajuku, dia langsung pergi tanpa mengatakan apapun.
Saat Pangeran Cleve berjalan pegi, Aku memagilnya.
"Pangeran!"
Pangeran Cleve menengok ke Arahku, Aku langsung tersenyum manis padanya.
"Terimakasih,"
Melihat Avrora yang tersenyum Pangeran Cleve merasa malu, wajahnya memerah dan langsung berjalan pergi.
Hari sudah malam, Aku sangat lelah karena tanganku terus terikat rantai begini, Aku juga sudah mulai mengantuk Aku pun memejamkan mataku.
Tiba-tiba Aku mendengar lakah kaki seseorang menuju kesini, Aku langsung membuka mataku.
Aku terkejut Pangeran Cleve sudah berdiri didepanku, dia membawa pedangnya, dia bersiap untuk menebas.
"Ehhh, apa dia akan membunuhku?"
Saat Pangeran Cleve mengayunkan pedangnya, Aku langsung memejamkan mataku.
"Salash,"
Aku terkejut, teryata pangeran Cleve memotong rantainya, saat rantai terpotong Aku langsung jatuh.
Pangeran Cleve langsung menangkapku, Aku pun jatuh didalam pelukan Pangeran Cleve.
"Terimakasih banyak, Pangeran, kenapa kamu menolongku?"
Pangeran Cleve melepas pelukaanya setelah menangkap Putri Avrora, dia berkata dengan gugup.
"Ja~jangan salah paham, Sekarang kita impas, Aku menolongmu karena waktu itu kamu sudah menyelamatkanku dari serangan Naga, memang ini sudah terlambat tapi terima kasih banyak sudah menyembuhkanku,"
Aku pun tersenyum, Aku jadi berfikir mungkin pangeran Cleve itu sebenarnya baik, tapi dia mempunyai gengsi yang tinggi dan teryata dia adalah orang yang canggung.
Terdengar langkah kaki penjaga, menuju kesini.
"Gawat, aku harus segera kabur,"
Pangeran Cleve langsung menggandeng tanganku.
"Avrora Ayo ikut Aku,"
Aku langsung berlari digandeng Pangeran Cleve, Andai saja tidak ada penghalang Anti sihir, Aku bisa kabur dengan mudah, Aku kabur lewat bawah tanah, Aku percaya pada Pangeran Cleve, ini adalah kerajaan tempatnya, dia pasti tau jalan keluarnya.
Setelah melewati terowongan bawah tanah, Akhirnya Aku keluar dan berada dihutan.
Pangeran Cleve langsung berbicara padaku.
"Avrora maaf, Aku hanya bisa mengantarmu sampai disini, disini sudah tidak ada penghalang sihir,"
Aku langsung tersenyum pada Pangeran Cleve.
"Ini sudah lebih dari cukup, terimakasih banyak pangeran, disini Aku bisa kabur menggunakan sihirku,"
"Kalau begitu, Aku pergi dulu jaa," Pangeran Cleve pun pergi.
Saat pangeran Cleve pergi, Aku langsung berteriak.
__ADS_1
"Sekali lagi,terimakasih pangeran,"
Pangeran Cleve pun menengok, Aku langsung membuka portal dan melambaikan tanganku.
Aku langsung memilih pulang ketempat orang tua angkatku, karena mungkin disana akan lebih aman.
Saat Aku masuk kedalam rumah orang tua angkatku, tidak ada siapa-sipa dirumah ini.
Tetangga sebelah mengatakan sesuatu padaku, dia mengatakan kalau Ayah, Ibu dan Adiku dibawa oleh prajurit kerajaan Valderland, perajurit itu juga menitipkan sebuah surat yang berisi pesan agar Aku menyerahkan diri, atau keluargaku akan dibunuh.
"Sialan,"
Aku sangat kesal, Aku tidak punya pilihan lain selain menyerahkan diri.
Saat pagi hari Aku kembali kekerajaan Valderland untuk menyerahkan diri, teryata disana sudah banyak pahlwan dari empat kerajaan besar, mereka semua sudah berkumpul, mereka kembali merantaiku.
Aku dibawa ketengah-tengah Arena pertarungan, Aku disalib dan dirantai, mungkin hari ini, Aku akan dieksekusi mati.
"Sialan,"
Aku sudah pasrah, Asalkan orang tua Angkatku selamat itu tidak masalah.
Aku juga melihat Pangeran Cleve dibawa para penjaga, dia juga dirantai, mungkin dia ketahuan setelah menyelamatkanku jadi dia harus dihukum.
"Maafkan Aku Cleve,"
Pangeran Alden, Zen dan Putri Liza mereka juga datang, mereka terlihat putus asa, nampaknya mereka sudah berusaha keras berbicara pada Ayahnya untuk menyelamatkanku, tapi mereka gagal.
"Terimakasih semua,mungkin sekarang Aku akan benar-benar mati."
Aku mendengar berita dari pejaga yang sedang berbicara, penjaga itu mengatakam kalau pangeran Leon sedang menuju kesini dengan membawa seluruh pasukanya untuk menyelamatkanku.
Aku sudah menduga kakak pasti akan melakukan ini, Aku senang, tapi, mustahil untuk menglahkan pasukan sekutu sebanyak ini.
"Jangan mati Onii-chan,"
Aku langsung mengeluarkan Air mataku.
Para penjaga mengeluarkan keluargaku dihahapanku.
Aku senang mereka baik-baik saja, tapi tiba-tiba mereka langsung menusuk ibuku dihadapanku, mereka semua teryata membohongiku, mereka semua berniat membantai seluruh keluargaku.
Aku langsung terdiam melihat ibu yang tertusuk, Aku sungguh tidak mempercayai ini, kenapa mereka begitu kejam, padahal mereka sama sekali tidak bersalah.
"Tidakkkkkk,"
Aku langsung berteriak dan menangis, Aku ingin menolongnya sebelum ibuku mati, tapi aku tidak bisa berbuat apa-apa karena terikat, Aku mulai putus asa.
"Kekuatanku, kenapa kamu diam saja, Aku ingin menolong ibuku, cepat pikirkan cara untuk menolong ibuku bodohh dasar tidak berguna kenapa kau diam cepat katakan sesuatu, tolong aku! kumohon!"
"Hihi. .hihii. .Baiklah! Ada satu cara, tapi ini sangat beresiko, tingkat keberhasilanya cuma 20% itu tergatung tekadmu!"
"Baikalah cepat katakan apa yang harus Aku lakukan?"
"Hihi..hihi. .Baiklah, akan Aku katakan, kamu harus melalukan Evolusi kalau kamu ingin keluar dari situasi sulit ini, tapi! Tanpa syarat membunuh 10.000 orang kamu tidak akan bisa berevolusi, kamu harus bisa melakukan evolusi tanpa syarat, dan itu akan melanggar hukum Alam dunia ini,"
"Aku benar-benar tidak mengerti maksudmu? kalau begitu bagaimana caranya untuk melakukan evolusi tanpa syarat itu?"
"Hihi. Hihi..apa kamu tidak merasa aneh kenapa didunia ini kamu bisa melihat Lv dan status, dunia ini pasti dibuat oleh sebuah system, dan pasti ada seseorang yang sedang mengawasi kita dari jauh."
"Apa benar begitu!? apa dia adalah seoerang dewa?"
"Hihi. .hihi. .kemungkinan begitu! Baikalah Aku akan memberitahumu caranya, Aku akan membuka sebuah gerbang supaya jiwamu bisa masuk kedalam system itu, para penjaga system pasti akan tau kalau kamu sedang menerobos masuk kedalam system, jiwamu akan dianggap benda asing atau Virus, kalau kamu tidak bisa melawan para penjaga system itu, jiwamu akan dihapuskan dan kamu akan mati, kalau kamu berhasil masuk dan mengalahkan para penjaga system itu, kamu bisa menghapus syarat itu, dan kamu bisa berevolusi, tapi ingat! jangan memaksakan diri, kalau kau tidak sanggup, Aku akan kembali menutup gerbangnya untuk membawa jiwamu kembali mengerti!?"
"Bailkah aku mengerti cepat buka gerbangnya!"
"Hihi..hihi...Bersiaplah Aku akan membuka gerbangnya!"
"kyaaaaaaa,"
__ADS_1
Begitu gerbang terbuka Aku langsung jatuh kedalam system.
Bersambung.