
...Kemarahan Avrora...
...----------------------------------------------------------------------------...
Aku sudah membunuh semua musuh yang ada di depanku tanpa ampun, "Aku pasti akan melenyapkan kalian semua tanpa sisa!"
Setelah melihat begitu menakutkanya Avrora Jendral Shin mulai gemetaran, Shin memerintahkan semua pasukanya untuk mundur dan meninggalkan kerajaan iblis timur.
Shin segera kabur menggunakan Jeep untuk pergi ke Kerajaan Alkadia.
Aku meghampiri Rose dan memberikan Yuki yang telah mati.
"Rose pegang dia!"
Rose segera membawa Yuki tanpa bertanya, karena Avrora begitu menakutkan sampai membuat Rose dan yang lainya terdiam.
Aku segera membuka Portal untuk pergi menuju Kekaisaran timur.
Aku sangat marah dan dipenuhi rasa dendam, Aku sudah tidak bisa berpikir lagi, yang ada dipikiranku cuma balas dendam atas kematian Yuki.
"Aku pasti akan menghancurkan kalian semua! pasti!"
Aku membuka portal di gerbang Kerajaan Alkadia.
Semua pasukan terkejut melihat kedatanganku.
Mereka langsung menyerang.
Aku langsung mengeluarkan senjata sabitku.
Aku menyeringai dengan tatapan kosong.
Semua pasukan pedang langsung menyerangku.
"Srett, srett, srett!"
Aku langsung memenggal kepala mereka sembari meminum darah mereka.
Semua pasukan langsung gemetaran, "Dasar monster!"
Sementara itu Jendaral Shin yang sedang dalam perjalanan menuju Kerajaan Alkadia bersama pasukan Starator, mendapat laporan kalau terjadi penyerangan di kerajaan Alkadia, oleh satu Orang Gadis berambut hitam dan merah.
Jendral Shin pun terkejut.
"Ini tidak mungkin? Jangan-jangan dia Gadis yang tadi, kenapa dia secepat itu ada disana? Kekuatanya sungguh mengerikan, dia benar-benar Mosnter!"
Jendral Shin mulai gemetaran.
Aku terus menghabisi musuh-musuhku tanpa Ampun dan sampailah di Laboratorium.
Pasukan bersenjata Api mulai menembaku, Aku cuma menyeringai dan menghalau semua peluru dengan sabitku.
"Enyahlahh!!" Aku menatap mereka dan langsung mejdadi Abu.
"Brakkk!!" Aku langsung membobol pintu Laboratorium.
__ADS_1
Semua orang yang sedang bekerja di Laboratorium langsung berteriak.
Aku melihat banyak senjata dan Peralatan tempur di dalam Laboratorium, Aku juga melihat banyak Tank dan Pesawat tempur yang sedang mereka buat, Aku langsung menghancurkan semua unit Tank dan pesawat tempur dengan sabitku.
"Bammm!! Laboratorium pun meledak dan tebakar, semua orang yang didalam langsung tewas.
Di sebelah kanan Aku melihat gudang senjata dan bahan bakar mereka. Aku segera terbang ke Angkasa.
Aku menyeringai, "Meledaklah, Dark Ekplosion!"
"Bammmmmmm!!!!" Gudang senjata pun meledak hebat.
Di sisi Lain kaisar Gabriel mulai ketar ketir, setelah mendengar laporan dari para bawahanya kalau Shin telah gagal mempertahankan Kerajaan Iblis timur dan sekarang Kerajaan Alkadia sedang di serang Oleh Gadis misterius seorang diri.
Setelelah melihat Kerajaanya Hancur sebagian, Kaisar Gabriel mulai ketakutan, dia berjalan mondar-mandir sembari menunggu kedatangan Shin.
"Apa yang sedang kau lakukan Shin cepatlah datang!"
Setelah menghancurkan Gudang senjata, Aku segera pergi menuju Ruanga kontrol.
"Brakkk!!" Aku langsung menjebol pintu masuk.
Aku melihat banyak komputer di dalam, Aku langsung membunuh mereka semua dan menghancurkan semua perangkat mereka tanpa sisa dan membakarnya,
Setelah menghacurkan Ruag kontrol, Aku segera pergi ketempat Kaisar itu berdada.
"Bammmm!!! Aku meledakan pintu masuk."Cih!" saat Aku masuk diruangan ini sudah tidak ada orang.
"Jadi mereka kabur ya? Aku takan membiarkan kalian kabur semudah itu!"
Aku langsung terbang tinggi ke angkasa.
Aku tersenyum jahat dengan tatapan kosong.
"Hee mungkin Aku hancurkan saja Kerajaan ini sekalian!"
"Omegadon!"
Aku membuat meteor seukuran setengah planet, yang di penuhi dengan bara Api.
Semua orang di penjuru Dunia bagian Timur mulai gemetaran, mereka bingung apa yang sebenarnya terjadi, Bara api seperti matahari yang sangat panas tiba-tiba muncul di angkasa, hawa disekitar menjadi sangat panas.
Leon, Cleve, dan Rose trrus menatap langit dan berpikir.
"Avrora apa yang terjadi padamu, apa kamu ingin menghancurkan Dunia ini!"
Semua orang terus menatap langit sembari gemetaran dengan wajah penuh keputusasaan.
Ai-chan yang biasanya berbicara dengan tertawa kali ini ia nampak tidak tertawa, dia berbicara padaku dengan serius.
"Hentikan Avrora! Apa yang kau pikirkan? Dengan Energi sebesar itu kau bisa menghancurkan dunia ini?!"
"Berisik! Itu bukan urusanmu Ai-chan! Aku pasti akan melenyapkan semuanya!"
"Kenapa kau jadi seperti ini Avrora! Kau sekarang sedang dipenuhi rasa dendam dan kebencian, kalau kau tetep seperti ini kau akan membunuh orang-orang yang tidak berdosa, kau sama saja seperti penjahat!"
__ADS_1
"Berisik!! Aku sudah tidak perduli lagi!"
"Dengarkan Aku Avrora! coba kau pikir, apa dengan melalukan semua ini Yuki akan senang? Ingat juga teman-temanmu, para bawahanmu dan Rakyatmu yang selalu mengagumimu, apa kau ingin menghancurkan Dunia yang kau bagun ini dengan susah payah!"
Aku termenung sejenak memikirkan perkataan Ai-chan, Aku memeggang kepalaku, Aku berteriak sembari mrngeluarkan Air mataku.
"Cih! terus apa yang harus Aku lakukan!! Cepat katakan!"
"Tenanglah dulu Avrora! Ada kemungkinan kalau Yuki bisa dihidupkan kembali!"
Aku terkejut setelah mendengar perkataan Ai-chan.
Aku melebarkan mataku.
"Apa? Apa yang kau katakan? Apa benar Yuki bisa dihidupkan kembali?"
"Benar! Karena Yuki bukan berasal dari dunia ini, jiwanya masih tertahan disini, Aku bisa merasakanya!"
Aku jadi merasa sedikit lega.
"Kalau begitu? Apa kita bisa menghidupkan Yuki kembali?"
"Akan Aku katakan lebih baik kau hilangkan saja dulu Energinya!"
"Baiklah!" Aku langsung menghilangkan Energinya.
Semua orang terlihat lega, Energi itu sudah menghilang.
Ai-chan menghela nafas.
"Kau ini memang sangat merepotkan ya!"
Aku meninggiKan suaraku.
"Sudah cepat katakan saja cara menghidupkan Yuki!"
"Hihihi baiklah Aku akan bercerita sedikit, Ada sebuah cerita, dengarkan aku!"
Ai Chan mulai bercerita.
"Seribu tahun lalu, ada seorang dewa bernama Ares, dia adalah bawahan dari dewa X/Minerva, ia selalu membuat onar di Alam Dewa, Ares selalu tidak biasa melakukan tugasnya dengan baik, dia mempunyai kekutan untuk membagkitakan Orang yang sudah mati, dia selalu menghidupkan orang yang sudah mati secara sembarangan, dia juga selalu melakukan kesalahan dan membuat Dewa X/Minerva geram, Ares pun dihukum di dunia ini di suatu Hutan di dalam Goa di daerah Barat, di Hutan itu terdapat kerajaan Elf, sepetinya para Elf diciptakan untuk menjaga Ares supaya tidak kabur, mereka juga yang membuat segel penjara Dewa Ares!"
Ai-chan langsung berkata serius.
"Avrora jika kau bisa megeluarkan Ares dari penjara dan memintan bantuanya, kemungkinan Yuki bisa dihidupkan kembali, hanya itu satu-satinya cara untuk menghidupkan Yuki!"
Aku mneyeringai.
"Hmmmm jadi begitu! Yosh! Aku pasti akan mengeluarkan Ares dari penjara!"
"Hihihihi sudah aku duga kau akan berbicara begitu, lebih baik bergegaslah waktu kita tidak banyak, cuma dua hari untuk menghidupkan Yuki kembali, jika lebih dari dua Hari, jiwanya pasti akan hancur dan kemngkinan Yuki tidak bisa dihidupkan kembali, kita masih beruntung karena Yuki mati di Dunia yang bukan Dunianya!"
Dan misi untuk menghidupkan kembali Yuki baru saja akan di Mulai.
...TBC...
__ADS_1
...Next Volume 3 Chapter 7...